Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN KUALITAS BRIKET CANGKANG KAKAO DAN LIMBAH PLASTIK SELULOSA ASETAT Alfian, Devia Gahana Cindi; Hidayatullah, M Taufik; Muhyi, Abdul; Syaukani, Muhammad; Afisna, Lathifa Putri; Silitonga, Dicky Januarizky; Kolala, Putra Andi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i1.1948

Abstract

Pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi alternatif merupakan solusi potensial dalam mendukung keberlanjutan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik briket berbahan dasar kulit kakao yang dipadukan dengan selulosa asetat dalam tiga variasi komposisi (%), yaitu A (95:5), B (93:7), dan C (90:10). Briket diproses menggunakan tekanan sebesar 60 kg/cm² dan dikeringkan pada suhu 100°C selama 4 jam. Pengujian dilakukan untuk menentukan kadar karbon, kadar zat terbang, kadar abu, nilai kalor, serta laju dan durasi pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar karbon tertinggi diperoleh pada variasi A (79,29%), yang mendekati standar SNI 1683-2021 dengan batas minimal 79%. Kadar zat terbang pada semua variasi memenuhi standar, dengan nilai terendah pada variasi A (7,05%), lebih rendah dari batas maksimal SNI, yaitu 10-17%. Namun, kadar abu masih jauh melebihi standar, dengan variasi C memiliki kadar abu tertinggi (20,83%), sedangkan batas maksimal SNI adalah 4%. Dari segi nilai kalor, seluruh variasi belum memenuhi standar SNI yang mensyaratkan minimal 6500 kal/g, dengan nilai tertinggi hanya mencapai 4671,63 kal/g. Laju pembakaran tertinggi terjadi pada variasi C (0,26 g/menit) dengan waktu pembakaran 69 menit, sementara variasi A memiliki laju pembakaran terendah (0,22 g/menit) tetapi dengan durasi terpanjang (81 menit), menunjukkan efisiensi pembakaran yang lebih baik. Secara keseluruhan, briket kulit kakao dengan selulosa asetat memiliki potensi sebagai bahan bakar alternatif, tetapi masih memerlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan nilai kalor dan menurunkan kadar abu agar sesuai dengan standar nasional.
Kampanye Multiplatform Untuk Transformasi Perilaku Pengelolaan Sampah di Bandung Oleh Gerakan Edukasi Lingkungan Bandung Raya Hidayatullah, M Taufik
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i06.2234

Abstract

Kota Bandung menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah, dengan produksi mencapai lebih dari 1.500 ton per hari pada tahun 2023. Rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan fasilitas memperburuk situasi. Gerakan Edukasi Lingkungan Bandung Raya (GreenBar) melalui program Green Innovation Week (GROW) berupaya mengatasi masalah ini dengan mengadakan kegiatan edukatif, seperti webinar daring, kampanye media sosial, pembagian flyer, tantangan interaktif, dan aksi bersih-bersih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengevaluasi efektivitas kampanye multiplatform yang dilaksanakan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan GROW berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, terutama di kalangan generasi muda. Kampanye media sosial terbukti efektif menjangkau audiens lebih luas melalui konten interaktif dan kolaborasi dengan influencer. Edukasi langsung juga memberikan dampak signifikan terhadap pemahaman masyarakat. Kesimpulan menekankan pentingnya pendekatan edukasi berbasis komunitas, kolaborasi lintas sektor, dan perencanaan strategis untuk menciptakan dampak lingkungan yang berkelanjutan. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan yang inovatif dan terintegrasi dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah secara efektif.
Faketing of Evidence of Tax Invoice That Has Damage to State Revenue (Number : 131/Pid.Sus/2018/PT SMG) Aprianti, Indri; Nuralam, Muhamad Eko; Hidayatullah, M Taufik; Oktavia, Putri Erna; Wulandari, Yuni
West Science Law and Human Rights Vol. 1 No. 01 (2023): West Science Law and Human Rights
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The term fictitious tax invoice is also known as an illegitimate tax invoice. According to the Director General of Taxes Circular Number 32/PJ/2010, an invalid tax invoice is a tax invoice that is not based on an actual transaction, and is issued by an entrepreneur who has not been confirmed as a taxable entrepreneur. The term fictitious tax invoice is also known as an illegitimate tax invoice. According to the Director General of Taxes Circular Number 32/PJ/2010, an invalid tax invoice is a tax invoice that is not based on an actual transaction, and is issued by an entrepreneur who has not been confirmed as a taxable entrepreneur. Tax Criminal Case in Blitar District Court Decision No. 556/Pid.B/2013/PN. Found in the indictment given the element of forgery of tax invoices committed by the Defendant, For this reason, according to the author, it is necessary to explain the indictment. The results of the analysis from the authors of the paper stated that in this tax invoice falsification case, the judge's decision against the defendant was considered wise and appropriate but different from the public prosecutor in fact it was still not in accordance with the case.