Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Karakteristik Melalui Edukasi Pesan Gizi Seimbang dengan Media Permainan Pada Anak Panjaitan, Winda Sauci; Yulita, Yulita; Lubis, Izmi Arisa Putri; Andini, Atika Putrie
Journal of Nursing and Health Science Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v3i3.241

Abstract

Latar Belakang; Pesan gizi seimbang berisi pesan-pesan yang dibuat oleh kementerian kesehatan Indonesia, yang bertujuan untuk menghimbau masyarakat agar dapat mengonsumsi makanan sesuai gizi seimbang, menurunkan tingkat kesakitan dan diperuntukan bagi setiap individu agar tetap mempertahankan hidup sehat. Tujuan; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang pesan gizi seimbang dengan media permainan ular tangga terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa di SD Negeri Lawe Desky Kabupaten Aceh Tenggara. Metode; Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan desain one group pretest-posttest. Tenik pengambilan sampel menggunakan Quota sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 28 orang siswa. Data dianalisis menggunakan uji normalitas. Uji Paired Sample t-test untuk variabel pengetahuan karena berdistribusi normal, dan uji Wilcoxon untuk variabel sikap dan tindakan karena tidak berdistribusi normal. Hasil; Hasil menunjukkan rata-rata skor Pre-Test pengetahuan 50,14%, sedangkan Post-Test 71,64%. Rata-rata skor Pre-Test sikap 65,71%, dan Post-Test 83,25%. Untuk tindakan, skor Pre-Test 71,00%, dan Post-Test 85,00%. Kesimpulan; Semua p-value < 0,000 yang menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan edukasi terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa. Saran untuk pihak sekolah agar dapat menggunakan berbagai media permainan sebagai suatu media baru dalam proses pembelajaran di sekolah, sehingga dapat memberikan hiburan pada siswa agar proses pembelajaran tidak monoton dan pesan yang disampaikan oleh guru dapat diterima dan dipahami dengan baik.
Hubungan Asi Eksklusif, Lama Menyusui dan Frekuensi Menyusui dengan Status Gizi Bayi 0-6 Bulan: Relationship Between Exclusive Breastfeeding, Duration and Frequency of Breastfeeding with Infant Nutritional Status 0-6 months Lubis, Izmi Arisa Putri; Asih Setiarini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2409

Abstract

Latar Belakang: Status gizi yang baik dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi, namun apabila status gizi bayi buruk dapat mempermudah bayi terserang penyakit, oleh karena itu dibutuhkan zat gizi yang cukup untuk bayi. ASI merupakan makanan utama untuk bayi sampai berusia 6 bulan. Tujuan: Penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan pemberian ASI eksklusif, lama menyusui dan frekuensi menyusui terhadap status gizi bayi usia 0-6 bulan. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan sampel penelitian yaitu ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0-6 bulan yang diambil menggunakan teknik aksidental mengikuti jadwal posyandu sampai sebanyak 72 bayi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Medan Tuntungan Kota Medan. Pengambilan data dengan wawancara kuesioner dan mengukur BB dan PB menggunakan timbangan bayi dan alat ukur panjang badan bayi. Analisis menggunakan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Didapatkan bahwa ibu yang menyusui bayi secara eksklusif sebesar 26,4% dan tidak asi ekslusif sebesar 73,6%. Frekuensi ibu menyusui yang lebih dari 8 kali yaitu 98,6 %, lama menyusui ibu sebagian besar memiliki rata-rata durasi 10-30 menit yaitu 55,6%. Hasil bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan dengan p value >0,05 yaitu antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi berdasarkan BB/U, PB/U dan BB/PB., lama menyusui dan status gizi berdasarkan BB/U, PB/U dan BB/PB, dan frekuensi dengan status gizi berdasarkan BB/U dan PB/U, Namun ada hubungan yang signifikan dengan p value <0,05 yaitu anatara frekuensi menyusui dengan status gizi berdasarkan BB/PB. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna secara statistik antara pemberian ASI eksklusif, lama menyusui dan frekuensi menyusui terhadap status gizi bayi. Namun berdasarkan penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna secara statistik terhadap frekuensi menyusui dengan status gizi bayi berdasarkan BB/PB.