Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perkuatan Wire Rope dan Tulangan Konvensional Balok Beton Bertulang Tampang T Momen Negatif Menggunakan Metode Layers (Mengabaikan Tulangan Sayap) Dimas Langga Chandra Galuh
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode layers merupakan analisis yang digunakan untuk melakukan analisis kapasitas suatu elemen struktur dengan cara membagi penampang elemen struktur tersebut dengan ketebalan yang bervariasi. Penelitian ini mencoba membandingkan antara hasil experimental sebelumnya yaitu balok beton bertulang tampang T yang diperkuat dengan wire rope dan tulangan konvensional pada daerah momen negatif dengan analisis dengan metode layers tanpa memperhitungkan tulangan sayap balok T. Analisis metode layers akan menghitung tiga benda uji, yaitu Balok Kontrol (BK), balok perkuatan dengan wire rope pada daerah tarik momen negatif (BP1), balok perkuatan dengan wire rope pada daerah tarik dan tulangan polos daerah tekan momen negatif (BP2). Hasil analisis memperlihatkan bahwa kapasitas lentur memiliki rasio perbandingan terhadap hasil experimental BK, BP1, dan BP2 kondisi crack terhadap pengujian berturut – turut 0,53, 0,72 dan 0,72. Sedangkan pada kondisi maximum berturut – turut adalah 1,28, 0,76, dan 0,78.
Analisis Kinerja Struktur Gedung Sekolah 4 Lantai Dengan Metode Push Over M.Afif Shulhan; Eeng Julianto; Dimas Langga Chandra Galuh; Arrizka Yanuar Adipradana
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2021): Volume 6. No. 2 Agustus 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan wilayah yang rawan terjadi gempa. Gempa bumi yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng bumi merupakan penyebab terbesar dari gempa yang akan menimbulkan kerusakan pada struktur gedung. Gempa bumi yang terjadi di Indonesia sering kali memakan korban jiwa. Namun, dapat dipastikan bahwa penyebab adanya korban jiwa bukan diakibatkan secara langsung oleh gempa, tetapi akibat oleh rusaknya bangunan yang menyebabkan keruntuhan pada bangunan. Pada tahun 2019 terjadi perubahan SNI gempa menjadi SNI 1726:2019, hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan besaran beban gempa terhadap bangunan eksisting yang berpotensi mempengaruhi level kinerja suatu bangunan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini berusaha menerapkan proses analisis ulang terhadap kinerja struktur gedung dengan tinjauan gedung sekolah 4 lantai yang berlokasi di Magelang. Dalam rangka mengetahui unjuk kinerja struktur, penelitian ini mempergunakan metode pushover analysis. Secara spesifik, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui displacement inelastic dan level kinerja struktur gedung 4 lantai akibat beban gempa SNI 1726:2019 berdasarkan analisis push over. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai displacement inelastic sebesar 0,00593 m (arah X) dan 0,00229 m (arah Y). Nilai displacement inelastic tersebut tidak melampaui nilai batas displacement maksimal (ATC-40), sehingga gedung termasuk dalam level kinerja Immediate Occupancy (IO), yaitu bila terjadi gempa, hanya sedikit kerusakan struktural yang terjadi, sehingga bangunan aman dan dapat langsung dipakai kembali.