Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor Faktor Tinggihnya Kasus Stunting pada Balita Desa Sido Sari Kabupaten Seluma Hesti Rahma Juliana; Iin Larasati; Jelly Furnama Sari; Rangga Darma Gunawan; Zuliha Nuramin Nanti; Ismail Ismail
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v3i3.1455

Abstract

Stunting is still a nutritional problem in Indonesia that has not been resolved. Stunting is a physical growth disorder characterized by a decrease in growth rate and is the impact of nutritional imbalance. This research aims to describe several factors that trigger the high number of stunting cases among toddlers that occur in Sido Sari Village, Seluma Regency. The method used in the research is qualitative descriptive research where research data is obtained from the results of in-depth interviews and field observations as well as documentation of all research stakeholders. The results of this research show that there are several factors that trigger the high number of stunting cases among toddlers in Sido Sari Village, including lack of education of parents of toddlers, economic limitations and lack of training and skills of village health cadres.
Peran Bimbingan Konseling Dalam Pembentukan Konsep Diri Pada Remaja Jelly Furnama Sari; Zubaidah; Aisyah Putri Adeyola
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa remaja, individu mengalami perubahan penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk fisik, biologis, dan emosional. Proses pencarian identitas, pembentukan jati diri, dan pengembangan kepercayaan diri menjadi tantangan utama dalam fase ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Dalam hasil dan pembahasan, penelitian ini menjelaskan bahwa konsep diri berperan penting dalam perkembangan remaja, dan teori yang mendukung konsep diri meliputi teori dari person centered, looking glass self, dan teori humanistik. Faktor-faktor seperti persepsi diri sendiri, citra diri, penampilan fisik, lingkungan, keluarga, budaya, dan pertemanan dapat mempengaruhi konsep diri. Bimbingan dan konseling memiliki tujuan untuk membantu individu dalam mengembangkan aspek pribadi-sosial, termasuk konsep diri, agar dapat beradaptasi dengan lingkungan dan mengatasi masalah yang mungkin timbul melalui berbagai program layanan seperti client centered therapy, cyber counseling, konseling kelompok cognitive behavior, konseling individu rational emotive behavior, konseling kelompok pendekatan humanistik, bimbingan kelompok teknik role playing dan forgiveness therapy.
Dinamika Hardiness pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Jelly Furnama Sari
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.8889

Abstract

Hardiness merupakan aspek penting dalam menghadapi tekanan dan tantangan hidup, terutama bagi ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ketahanan psikologis pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ibu menghadapi berbagai tantangan, baik secara emosional, psikologis, sosial, maupun ekonomi. Mereka mengalami tekanan batin, kecemasan, stigma sosial, dan keterbatasan finansial dalam pengasuhan anak. Meskipun demikian, para ibu menunjukkan ketahanan psikologis yang tinggi yang mencerminkan karakteristik hardiness, yaitu komitmen, kontrol, dan tantangan. Komitmen terlihat dalam sikap tanggung jawab dan keteguhan hati dalam merawat anak. Kontrol tercermin dalam kemampuan mengelola stres dan mengambil keputusan secara bijak. Sementara itu, aspek tantangan terlihat dari cara mereka memaknai kesulitan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pertumbuhan. Ketahanan psikologis ini dipengaruhi oleh strategi coping yang adaptif, tingkat religiusitas yang tinggi, serta dukungan sosial yang memadai. Ibu yang mampu mengakses dan memanfaatkan ketiga faktor ini cenderung lebih tangguh dalam menghadapi kondisi anak berkebutuhan khusus. Temuan ini menunjukkan bahwa hardiness berperan penting dalam memperkuat peran ibu dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menjalani tanggung jawab pengasuhan.