Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NUGGET BERGIZI BERBASIS LIMBAH PADAT TAHU DAN DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN UMKM Wulansarie, Ria; Astuti, Widi; Kusumaningrum, Maharani; Maksiola, Masni; Diyanti, Eka; Sawiji, Kurnia Ayu; Pramitha, Deva Aurelya; Fandika, Putri Maharani Adinda; Astri, Mutiara Sandina; Dewi, Dira Fitria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.32605

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan di UMKM Tahu Siip Pariyem Desa Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Proses produksi tahu menghasilkan limbah cair dan limbah padat yang dapat mencemari lingkungan serta dapat menimbulkan bau tidak sedap jika tidak segera diolah atau dibuang dengan benar. Masyarakat Desa Sumurrejo biasanya memanfaatkan ampas tahu hanya sebagai pakan ternak. Walaupun sudah menjadi sisa produksi tahu, ampas tahu masih memiliki kandungan protein, karbohidrat, dan serat yang cukup tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengolah limbah padat tahu menjadi nugget bergizi dengan penambahan ekstrak daun kelor. Daun kelor kaya akan protein, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan. Melalui pelatihan dan pendampingan, mitra UMKM diberi edukasi tentang pengolahan limbah tahu menjadi nugget bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan mitra dalam mengolah limbah padat tahu, serta peningkatan nilai gizi nugget yang dihasilkan. Uji organoleptik menunjukkan penerimaan yang baik dari masyarakat terhadap nugget berbasis limbah tahu dengan tambahan ekstrak daun kelor. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi atas masalah limbah industri tahu dan meningkatkan perekonomian UMKM Tahu Siip Pariyem.
INOVASI TUNGKU MASAKAN HEMAT ENERGI PADA INDUSTRI TAHU Handayani, Prima Astuti; Mahatmanti, Widhi; Musyono, Ari Dwi Nur Indriawan; Mursit, R. Ambar Kuntoro; Wikandaru, Achmad; Pikrihaikal, Tedhy; Sawiji, Kurnia Ayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35581

Abstract

Abstrak: UKM Tahu Ngaran merupakan industri rumah tangga yang produktif secara ekonomi. Mitra diketuai oleh pak Muhtadi yang beranggotan 7 orang yang berlokasi di Kecamatan Gunungpati Semarang. Setiap harinya Tahu Ngaran mampu produksi 11-13 kali proses produksi tahu. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu tungku masakan belum menggunakan teknologi dan mitra belum melakukan branding produk dan pengemasan produk tahu. Tujuan dari kegiatan PKM untuk meningkatkan efisiensi energi dan produktivitas UKM Tahu Ngaran, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mitra. Untuk mencapai tujuan kegiatan maka metode yang dilakukan meliputi sosialisasi, praktek, pendampingan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab secara langsung kepada mitra dan pengamatan saat kegiatan berlangsung. Setelah kegiatan program selesai tim akan melakukan pemantauan akan keberlangsungan program di lokasi mitra. Hasil PkM diperoleh tungku masakan yang memberikan hemat waktu perebusan 33,33% dan penghematan kayu bakar 33,33%. Dengan demikian mitra dapat meningkatkan laba sebesar 67,26% sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan UKM Tahu Ngaran. Produk Tahu Ngaran sudah dipasarkan berkemasan dengan nama brand “Tahu Ngaran”.Abstract: UKM Tahu Ngaran is an economically productive home industry. The partner organization, led by Mr. Muhtadi, consists of 7 members and is in Gunungpati District, Semarang. Daily production at Tahu Ngaran involves 11 to 13 batches of tofu processing. The primary challenges faced by the partner included the use of non-technological cooking stoves and a lack of product branding and packaging. The objective of this Community Partnership Program (PKM) activity was to enhance energy efficiency and productivity for UKM Tahu Ngaran, thereby improving the welfare of the partners. To achieve this objective, the methodology employed involved a series of steps: socialization, practical training, mentorship, and evaluation. The evaluation was conducted through direct interviews (Q&A) with the partners and observational monitoring during the activity. Upon completion of the program, the team will continue to monitor the sustainability of the program at the partner's location. The results of the PKM included the implementation of a new cooking stove, which yielded a 33.33% reduction in boiling time and a 33.33% saving in firewood consumption. Consequently, the partner was able to increase profit by 67.26%, successfully improving the welfare of UKM Tahu Ngaran. The Tahu Ngaran product is now marketed in branded packaging under the name "Tahu Ngaran".