Sulis putri dewi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTRIBUSI PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG PADA ERA PRA KEMERDEKAAN DAN PASCA KEMERDEKAAN Nanang qosim; Mu’tasim billah; Siti rohmah; Sulis putri dewi
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.869 KB) | DOI: 10.59024/jumek.v1i1.37

Abstract

Tantangan didalam dunia pesantren merupakan Globalisasi dalam realita sosial, serta harus bertindak secara konsisten dalam melintasi batas-batas suatu negara (trans-nasional), dan mendorong perubahan-perubahan di berbagai tingkatan . Dalam keadaan seperti itu, tantangannya menuntut kesiapan pesantren di segala bidang, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai tradisional yang dibangun pada berabad-abad yang lalu dan menjadi sistem pendidikan khas Indonesia (pribumi). Dan sekolah dituntut untuk berpartisipasi aktif dalam merespon berbagai perubahan, serta mengharuskan sekolah tampil dalam persaingan pasar bebas. Kondisi ini merupakan deretan dan masalah yang panjang di mana benteng moral telah mencapai titik kritis dan terjadinya kekhawatiran, pergeseran nilai, secara signifikan. Dan merespon pesantren Zainul Hasan Genggong untuk memainkan perannya dalam dinamika yang ada, tanpa meninggalkan tradisi nilai-nilai tersebut. Dalam perspektif teori Pierre Bourdieu peran sekolah dalam menghadapi proses masuknya ke ruang lingkup dunia secara konseptual, peneliti juga mendeskripsikannya melalui teori yaitu habitus [bentuk pesantren] x modal [kiai di pesantren] + domain [nilai Satlogi Murid] = praktik [peran kiai dalam menghadapi tantangan globalisasi]. Internalisasi nilai-nilai diatas menjadi tradisi besar di sepanjang sejarah dan dapat memberikan kemuliaan.