Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS VIDEO ANIMASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN KESEHATAN REPRODUKSI Mariana, Ida
HUMAN CARE JOURNAL Vol 10, No 1 (2025): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v10i1.3334

Abstract

Sistem pembelajaran Teacher Centered Learning yang proses belajar mengajar berpusat pada guru atau dosen, terlebih kurang dalam pemanfaatan media yang ternyata membuat siswa/mahasiswa pasif karena hanya mendengarkan sehingga kreativitas mereka kurang terpupuk atau bahkan cenderung tidak kreatif. Seiring berkembangnya teknologi, dunia pendidikan juga mengalami perubahan dan perkembangan di zaman yang serba teknologi ini. Saat ini pendidikan juga disiapkan untuk generasi muda agar mampu bertahan dan mampu beradaptasi pada dunia teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis animasi untuk Pengetahuan kesehatan remaja di Sekolah Menengah Atas 10 Padang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Subyek penelitian ini adalah seluruh peserta didik remaja diKelas X di SMA 10 Padang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket penilaian dalam bentuk Googleform. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif baik berupa data kualitatif dan kuantitatif dengan software SPSS versi 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis animasi untuk pengenalan Kesehatan Reproduksi Remaja menunjukkan hasil yang valid dengan nilai  rata-rata persentase yaitu 58,97%. Item evaluasi mahasiswa valid (r= 0,553) item tersebut reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha yaitu 0,807. Media interaktif berbasis animasi sebagai media pembelajaran pengenalan kesehatan reproduksi layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Pursed Lips Breathing Tiup Kincir terhadap Pernapasan Anak Pneumonia Dafris, Shanti; Andayani, Rifka Putri; Reni, Ises; Mariana, Ida; Ausrianti, Rizka
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/3kbr8r05

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu terapi non farmakologi yang diberikan untuk mengatasi dampak dari pneumonia pada anak yaitu dengan latihan Pursed Lips Breathing tiup kincir. Intervensi ini dapat membantu mengatasi pola napas dengan cara meningkatkan pengembangan alveolus pada setiap lobus paru sehingga dapat menginduksi pola napas menjadi normal dan anak menjadi lebih relaks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pursed lips breathing tiup kincir terhadap respiratory rate dan saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan pretest and post test with control group design. Penelitian dilakukan di RST Reksodiwiryo Padang pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak yang berobat ke RST Reksodiwiryo Padang dengan jumlah sampel yaitu 30 responden. Pada desain ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok intervensi diberikan pursed lips breathing tiup kincir dan kelompok kontrol diberikan intervensi standar. Penelitian dilakukan di RST Reksodiwiryo Padang dengan jumlah responden 15 pada kelompok intervensi dan 15 pada kelompok kontrol. Analisis data menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat pengaruh intervensi pursed lips breathing terhadap respiratory rate pada anak dengan pneumonia (p <0,001) dan terdapat pengaruh intervensi pursed lips breathing terhadap saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia (p < 0,001). Penerapan teknik pursed lips breathing dengan media tiup kincir secara signifikan mampu menurunkan respiratory rate dan meningkatkan saturasi oksigen pada anak yang mengalami pneumonia.