Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS TERAPI BERMAIN ”BEAT THE CLOCK” UNTUK MENINGKATKAN ATENSI PADA ANAK DENGAN KECENDERUNGAN KESULLITAN PEMUSATAN PERHATIAN ( INANTENTIVE PRESENTATION) Rahmadini, Alfi
HUMAN CARE JOURNAL Vol 10, No 1 (2025): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v10i1.3364

Abstract

Kesulitan pemusatan perhatian merupakan bagian dari gangguan Attention Defisit Hiperactivity Disorder (ADHD). Gejala ini didapatkan dengan asesmen psikologis, yaitu melalui wawancara, observasi, dan pengecekan ceklis karakteristik ADHD pada anak sesuai dengan kriteria ADHD pada Diagnostic And Statistical Manual of Mental Disorder (DSM) 5. Kesulitan pemusatan perhatian ini dapat berakibat anak tidak dapat mempertahankan fokus, kesulitan memperhatikan hal detail dan tidak dapat menyelesaikan tugas. Dalam hal akademik, kesulitan pemusatan perhatian akan memengaruhi proses belajar karena tidak dapat fokus mendengarkan dan cenderung mudah lupa, sehingga mengakibatkan penurunan performa akademik dan penurunan motivasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan khusus agar dapat meningkatkan rentang perhatian anak tersebut. Salah satu penanganan yang dilakukan adalah dengan melakukan terapi bermain “beat the clock” yang dapat meningkatkan durasi perhatian serta konsentrasi. Berdasarkan hasil intervensi, terapi bermain ini dapat meningkatkan rentang perhatian anak, sehingga ia dapat duduk tenang lebih lama dari sebelumnya, serta dapat menyelesaikan tugas yang diberikan.
Penerapan Teknik Self Instruction untuk Menurunkan Tingkat Stres pada Remaja Yola, Erika Prima; Rahmadini, Alfi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektifitas dari penerapan teknik self instruction treatment (SIT) untuk menurunkan stres pada remaja. Menggunakan pendekatan kuasi eksperimen jenis one group pretest-posttest design, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan menggunakan skala PSS (Perceived Stress Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik self instruction treatment (SIT) mampu menurunkan stres pada remaja. Sebelum diberikan intervensi partisipan penelitian memiliki keluhan banyaknya pikiran-pikiran negatif yang menimbulkan perasaan negatif seperti kecewa, marah, sedih, sakit hati, tertekan dan bingung. Pikiran negatif tersebut menghasilkan respon fisik seperti pusing, demam, gangguan pada nafsu makan dan sulit tidur. Selain respon fisik, pikiran dan perasaan yang negatif pada anggota kelompok juga menyebabkan perilaku yang cenderung maladaptif dan perbuatan menyakiti diri (self harm). Namun setelah diberikan intervensi, partisipan penelitian memiliki pengetahuan mengenai stres dan emosi serta mampu mempraktikkan teknik SIT sebagai upaya untuk mengelola pikiran negatif menjadi pemikiran yang positif sehingga merasa lebih lega dan tenang. Selain itu berdasarkan perbandingan skor PSS antara pre-test dengan post-test mengalami penurunan skor dan kategori dari stres sebelumnya (pre-test).