Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN CLIENT CENTER THERAPY DAN TEKNIK RELAKSASI PERNAPASAN SEBAGAI INTERVENSI GANGGUAN CAMPURAN ANXIETAS DAN DEPRESIF (F41.2) Yola, Erika Prima
HUMAN CARE JOURNAL Vol 10, No 1 (2025): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v10i1.3359

Abstract

Kecemasan dan depresi dikenal dengan istilah distress yaitu kondisi atau keadaan yang tidak menyenangkan yang meliputi kondisi kondisi mental yang negatif. Remaja merupakan salahsatu kelompok yang rentan mengalami kondisi distress akibat mengalami berbagai perubahan seperti fisik, biologis, psikologis, dan sosial hingga munculnya gangguan kesehatan mental. Client Center Theraphy (CCT) dapat membantu individu untuk menemukan kepercayaan diri dalam menyelesaikan permasalahannya dan juga kondisi fisik akan berangsur baik. Selain itu dilakukan relaksasi pernapasan yang berguna untuk menciptakan kondisi rileks. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja perempuan berusia 13 tahun yang mengalami gangguan campuran anxietas dan depresi. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawacara, dan tes psikologi yang terdiri dari tes kognitif (WISC), tes kepribadian (Grafis), serta tes inventori (BAI & BDI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan rancangan single case pre test and post tes. Peneliti menggunakan teknik client center therapy dan teknik relaksasi pernapasan untuk mengurangi kecemasan dan depresi pada subjek. Hasil intervensi menunjukkan bahwa teknik CCT mampu digunakan sebagai intervensi terhadap klien dengan gangguan campuran anxietas dan depresi. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perubahan kearah positif terkait gejala psikis yang dirasakan subjek. Sementara itu berdasarkan perhitungan skor BAI dan BDI terdapat penurunan skor atau kategori dari kecemasan dan depresi sebelumnya.
Penerapan Teknik Self Instruction untuk Menurunkan Tingkat Stres pada Remaja Yola, Erika Prima; Rahmadini, Alfi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektifitas dari penerapan teknik self instruction treatment (SIT) untuk menurunkan stres pada remaja. Menggunakan pendekatan kuasi eksperimen jenis one group pretest-posttest design, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan menggunakan skala PSS (Perceived Stress Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik self instruction treatment (SIT) mampu menurunkan stres pada remaja. Sebelum diberikan intervensi partisipan penelitian memiliki keluhan banyaknya pikiran-pikiran negatif yang menimbulkan perasaan negatif seperti kecewa, marah, sedih, sakit hati, tertekan dan bingung. Pikiran negatif tersebut menghasilkan respon fisik seperti pusing, demam, gangguan pada nafsu makan dan sulit tidur. Selain respon fisik, pikiran dan perasaan yang negatif pada anggota kelompok juga menyebabkan perilaku yang cenderung maladaptif dan perbuatan menyakiti diri (self harm). Namun setelah diberikan intervensi, partisipan penelitian memiliki pengetahuan mengenai stres dan emosi serta mampu mempraktikkan teknik SIT sebagai upaya untuk mengelola pikiran negatif menjadi pemikiran yang positif sehingga merasa lebih lega dan tenang. Selain itu berdasarkan perbandingan skor PSS antara pre-test dengan post-test mengalami penurunan skor dan kategori dari stres sebelumnya (pre-test).