Sirait, Cindy Monika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Manajemen PAK Dalam Mengatasi Keterbatasan Guru Sekolah Minggu Sirait, Cindy Monika; Napitupulu, Tianggur Medi; Sihombing, Warseto Freddy
Jurnal Christian Humaniora Vol 8, No 2 (2024): November
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v8i2.2586

Abstract

Sekolah minggu memiliki peran penting dalam perkembangan spiritual dan moral anak-anak, sehingga memerlukan keberadaan guru yang berkualitas untuk mendidik mereka. Namun, keterbatasan jumlah guru yang ada seringkali menjadi kendala dalam pengajaran yang efektif. Karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana strategi manajemen Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang dapat mengatasi keterbatasan guru di sekolah minggu. Dengan adanya dukungan dan pelatihan yang memadai bagi guru sekolah minggu, para guru menjadi lebih siap dan percaya diri dalam menyampaikan materi ajaran Kristen dengan cara yang relevan dan menarik bagi anak-anak. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode analisis deskripsi kualitatif. Pada metode kualitatif ini juga penulis menggunakan tehnik penelitian berupa observasi, dan wawancara terbuka serta studi pustaka melalui pentingnya pelatihan guru sekolah minggu. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan keterbatasan tersebut, termasuk kurangnya pelatihan dan dukungan bagi guru. Melalui analisis ini, Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi gereja-gereja lain yang menghadapi tantangan serupa dalam mengoptimalkan kuantitas guru dan memberikan pendidikan rohani yang lebih baik bagi anak-anak.
James Fowler: Labirin Konsep Iman sebagai Realitas Humanisasi di Era Digital Sirait, Cindy Monika
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 9 (2025): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i9.4266

Abstract

Penelitian ini berangkat dari perubahan mendasar dalam pengalaman iman akibat dominasi algoritma, fragmentasi makna, dan budaya instan yang memengaruhi kedalaman refleksi manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis karya utama Fowler serta literatur teologis dan digital kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan iman tidak lagi bersifat linear, melainkan dinamis dan menyerupai “labirin” yakni proses navigasi makna yang non-linear, iteratif, dan reflektif-kritis, di mana individu secara aktif menafsir, menguji, dan merekonstruksi keyakinannya dalam konteks arus informasi digital yang kompleks. Tahap individuative-reflective dan conjunctive faith menjadi kunci dalam membentuk iman yang kritis, reflektif, dan integratif di tengah disrupsi digital. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa iman harus dipahami sebagai proses eksistensial yang membentuk kesadaran diri dan kualitas kemanusiaan. Dengan demikian, iman berfungsi sebagai kekuatan reflektif untuk menavigasi kompleksitas realitas digital secara utuh dan bertanggung jawab.