Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Motivasi Ibu tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Karies Gigi pada Anak TK Negeri Pembina Cibinong Bogor Anjani, Almaida Refi; Mijaata, Djoko Micni
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan motivasi ibu dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Cibinong, Bogor. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross-sectional dengan melibatkan 107 ibu dan anak yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan motivasi ibu, serta pemeriksaan fisik gigi dan mulut anak untuk mendeteksi karies. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu (p = 0,676) dan motivasi ibu (p = 1,000) dengan kejadian karies gigi pada anak. Meskipun mayoritas ibu memiliki tingkat pengetahuan dan motivasi yang baik, hasil ini menunjukkan bahwa faktor-faktor lain seperti pola makan dan akses terhadap layanan kesehatan gigi mungkin lebih berpengaruh terhadap kejadian karies gigi. Penelitian lebih lanjut dengan memperhatikan variabel internal dan eksternal lainnya diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan gigi dan mulut anak.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Motivasi Ibu tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Karies Gigi pada Anak TK Negeri Pembina Cibinong Bogor Anjani, Almaida Refi; Mijaata, Djoko Micni
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan motivasi ibu dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Cibinong, Bogor. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross-sectional dengan melibatkan 107 ibu dan anak yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan motivasi ibu, serta pemeriksaan fisik gigi dan mulut anak untuk mendeteksi karies. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu (p = 0,676) dan motivasi ibu (p = 1,000) dengan kejadian karies gigi pada anak. Meskipun mayoritas ibu memiliki tingkat pengetahuan dan motivasi yang baik, hasil ini menunjukkan bahwa faktor-faktor lain seperti pola makan dan akses terhadap layanan kesehatan gigi mungkin lebih berpengaruh terhadap kejadian karies gigi. Penelitian lebih lanjut dengan memperhatikan variabel internal dan eksternal lainnya diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan gigi dan mulut anak.
Pemeriksaan Asam Urat sebagai Strategi Promotif-Preventif untuk Pencegahan Gout pada Komunitas Lebak Mijaata, Djoko Micni; Wijaya, Bryan Anna; Mahendri, Ryan Daffano Putra; Philo, Andrew; Santoso, Alexander Halim
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i12.2931

Abstract

Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik dengan prevalensi meningkat dan berperan dalam terjadinya gout serta penyakit metabolik lain. Keterbatasan akses pemeriksaan laboratorium di komunitas adat seperti di wilayah Kabupaten Lebak menyebabkan deteksi dini sering terabaikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendeteksi hiperurisemia melalui pemeriksaan kadar asam urat menggunakan metode point of care testing (POCT) yang cepat dan praktis. Sebanyak 59 warga dewasa di Kabupaten Lebak, Banten, mengikuti pemeriksaan dan edukasi mengenai pola makan rendah purin, hidrasi, serta aktivitas fisik. Rerata kadidar asam urat 8,25 ± 1,75 mg/dL dengan prevalensi hiperurisemia 88,14%. Pemeriksaan POCT terbukti efisien sebagai metode skrining komunitas dan efektif meningkatkan literasi kesehatan. Intervensi ini menegaskan pentingnya skrining kadar asam urat sebagai strategi promotif–preventif berbasis komunitas untuk menekan risiko gout dan komplikasi metabolik.