Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Radikalisme dan Kontribusi Sila Pertama Dalam Merawat Persatuan Indonesia Mese Baok, Deciana; Suardana, I Made; Saingo, Yakobus Adi
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.204

Abstract

Kemajemukan agama di Indonesia perlu dikelola secara teratur berbasis nilai-nilai Pancasila sehingga setiap warga Negara Indonesia dapat menikmati kenyamanan dan kerukunan hidup berelasi serta bersosialisasi dalam ikatan persatuan sehingga mampu menjadi tameng pengantisipasian tantangan radikalisme. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menganalisis tentang tantangan radikalisme dan kontribusi sila pertama dalam merawat persatuan Indonesia. Metode penelitian dalam makalah ini menggunakan pendekatan studi pustaka dan dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis pustaka dalam penelitian ini menjelaskan bahwa keberagaman agama yang melekat pada warga Negara Indonesia, sering kali coba digangu oleh ideologi sesat seperti radikalisme yang mengancam persatuan bangsa. Radikalisme, yang sering kali menggunakan agama sebagai dalih sehingga setiap masyarakat harus memiliki edukasi yang cukup bahwa ideology radikalisme tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila Pertama: “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Setiap masyarakat sudah selayaknya memiliki wawasan yang luas tentang indahnya keberagaman dan menghidupi semangat pengimplementasian nilai-nilai Sila Pertama Pancasila melalui pendidikan, dialog antaragama dan penegakan hukum sehingga dapat menjadi tameng yang kokoh untuk menangkis tantangan radikalisme. Selain itu spirit dari Sila Pertama Pancasila yang dihidupi secara utuh dan menyeluruh oleh masyarakat Indonesia yang beragam agama dapat memperkuat persatuan dan kesatuan dalam lingkup keharmonisan.
Karakter Berbasis Pendidikan Agama Kristen Dalam Pencegahan Pengaruh Pergaulan Bebas Siswa Mese Baok, Deciana; Haba Ito , Korne Amelia; Adi Saingo, Yakobus; Leobisa, Jonathan
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 3 No. 6 (2025): Mei - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v3i6.3144

Abstract

Pergaulan bebas menjadi salah satu ancaman serius yang dihadapi oleh remaja di era digital. Fenomena ini tidak hanya merusak moralitas, tetapi juga menurunkan kualitas hidup dan spiritualitas remaja. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Kristen di sekolah dalam membentengi remaja dari pengaruh pergaulan bebas, dengan menekankan pentingnya desain pengajaran PAK yang relevan dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatus seperti buku, jurnal akademik, dan dokumen pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAK yang efektif harus bersifat holistik, integratif, dan kolaboratif, mencakup pengajaran nilai-nilai iman, pembentukan karakter Kristiani, dan pemberdayaan spiritualitas remaja. Selain, itu, kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga menjadi factor penentu keberhasilan dalam membentengi remaja dari godaan pergaulan bebas. Kesadaran spiritualitas yang ditanamkan melalui pendidikan agama menjadi benteng diri yang kuat bagi remaja untuk hidup kudus, bijak dan bertanggung jawab di tengah pengaruh dunia. Temuan ini menegaskan bahwa urgensi revitalisasi desain pengajaran PAK sebagai strategi preventif dan spiritual remaja.