Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Cara Pencegahan Stunting Di Kelurahan Dodu Wilayah Kerja Puskesmas Rasana’e Timur Kota Bima Nini Niatullah Aliyati; Erni Faturahmah
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v2i4.523

Abstract

Stunting is a state of stunted growth experienced by children from the first 1000 days of life of life. It can also be explained as a growth problem that occurs in children under five years of age caused by chronic malnutrition, resulting in delays in the growth process. (under 5 years of age) caused by chronic malnutrition, which results in delays in the growth process. The purpose of this community service is to provide education to the community, youth, and village government on how to prevent and reduce the level of stunting effectively through health socialization efforts. effectively through health socialization efforts. The method used in this research is a qualitative descriptive approach. The results and objectives to be achieved from this activity are the residents of Dodu Village who have high enthusiasm, so that counseling activities run and the residents of Dodu Village became more aware of the ways to prevent stunting.
Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Kebutuhan Nutrisi Pada Masa Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Zakia Rahmiatun; Erni Faturahmah; Susanti
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Akbid Surya Mandiri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70683/jkk.v3i2.52

Abstract

Seorang ibu yang memasuki masa nifas sangat memerlukan pola nutrisi yang seimbang. Kebutuhan nutrisi dan cairan yang dibutuhkan ibu nifas tidak lepas dari pedoman nutrisi yang berfokus pada penyembuhan fisik dan stabilitas setelah kelahiran. Pentingnya memperhatikan kebutuhan nutrisi ibu pada masa nifas bertujuan untuk membantu proses pemulihan pada alat reproduksi dalam dan luar yang akan kembali seperti sebelum hamil. Gizi yang diperoleh harus bermutu, cukup kalori, tinggi protein, karbohidrat, lemak, magnesium, zat besi, asam folat, zinc, Iodium, vitamin dan banyak mengandung cairan (Andina Vita Sutanto, 2022). Oleh karena hal tersebut penelitian dilakukan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu nifas tentang kebutuhan nutrisi pada masa nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur dengan jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah semua ibu Nifas 0-42 Hari di Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur dengan Hari perkiraan lahir pada bulan April-Mei yaitu sebanyak 40 Orang ibu Nifas. Didapatkan bahwa dari 40 responden yang memiliki pengetahuan baik adalah 15 responden (37,5%), pengetahuan cukup adalah 16 responden (40%) dan pengetahuan kurang adalah 9 responden (22,5%). Sehingga kesimpulan yang bisa diambil yakni gambaran pengetahuan ibu nifas tentang kebutuhan nutrisi pada masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima dalam kategori cukup yaitu sebanyak 16 responden (40%). Agar wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur dapat meningkatkan lagi pengetahuan tentang Kebutuhan Nutrisi pada Masa Nifas.
Kejadian Anemia terhadap Kepatuhan Komsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Makassar : Incidence of Anemia on Compliance with Consumption of Supplementary Blood Tablets in Pregnant Women in the Working Area of the Makassar City Health Center Nur Afifah Harahap; Eka Sarofah Ningsih; Erni Faturahmah; Ardiana Batubara; Sara Surya; Dewi Triloka Wulandari; Pannyiwi, Rahmat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3953

Abstract

Latar belakang: Anemia adalah gejala dari kondisi yang mendasari, seperti kehilangan komponen darah, elemen tak adekuat atau kurangnya nutrisi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, yang mengakibatkan penurunan kapasitas pengangkut oksigen darah. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kota Makassar. Metode: Dalam penelitian ini peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik yang bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, status gizi, dan tingkat sosial ekonomi dengan kejadian anemia di Puskesmas kota Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional dengan melakukan pengukuran/pengamatan pada saat yang bersamaan. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diatas menunjukan bahwa responden yang mempunyai pemahaman baik dan anemia masa kehamilan baik sebanyak 7 orang (35%). Sedangkan responden yang mempunyai pemahaman baik dan anemia masa kehamilan kurang sebanyak 5 orang (25%). Dan reesponden yang mempunyai pemahaman kurang dan anemia masa kehamilan baik sebanyak 4 orang (20%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-Square menunjukan ada hubungan antara pemahanan ibu hamil dengan anemia masa kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Kota Makassar. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pemahaman ibu hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar. Ada hubungan status gizi Ibu Hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar. Ada hubungan sisial ekonomi Ibu Hamil tentang anemia di wilayah kerja puskesmas Kota Makassar.