Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengenalan Eduplay Green sebagai Solusi dalam Menciptakan Alat Permainan Edukatif (APE) Berbasis Limbah Rumah Tangga Sari, Dewi Maya; Zulfan, Zulfan; Lindawati, Lindawati; Abelia, Dinda Dwi; Salsabila, Raina; Ghufran S., Mufti Miadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.17781

Abstract

ABSTRAK EduPlay Green menawarkan solusi inovatif dengan memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi alat permainan edukatif yang ramah lingkungan dan terjangkau, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD sekaligus mengatasi masalah limbah dan memberdayakan guru serta masyarakat. Tujuan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD, mengatasi masalah limbah rumahtangga, memberdayakan guru PAUD, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan (survei, perizinan, dan identifikasi kebutuhan), pelaksanaan (sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi APE), dan monitoring serta evaluasi untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan program. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran mitra tentang pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya pemanfaatannya sebagai APE untuk PAUD. Kata Kunci: Alat Permainan Edukatif, Limbah Rumah Tangga, Pendidikan Anak Usia Dini  ABSTRACT EduPlay Green offers innovative solutions by utilizing household waste to create environmentally friendly and affordable educational play tools, thereby enhancing the quality of learning in early childhood education while also addressing waste issues and empowering teachers and the community. The purpose of this Community Service implementation is to improve the quality of early childhood education learning, address household waste issues, empower PAUD teachers, and raise awareness of the importance of waste management.This community service activity is carried out in three stages: preparation (surveys, permits, and needs identification), implementation (socialization and training on utilizing household waste as educational toys), and monitoring and evaluation to ensure the effectiveness and sustainability of the program. This community service activity successfully enhanced the partners' understanding and awareness of household waste management, particularly its use as educational toys for early childhood education. Keywords: Educational Play Tools, Householde Waste, Early Childhood Education.
Sinergi Mahasiswa KKN ITB Ahmad Dahlan dan Masyarakat dalam Mewujudkan Ruang Belajar Inklusif di Kampung Saung Jingga Saputra, Muhamad Fajar; Sari, Ike Nurmala; Ningsih, Sasi Ratna; Febriyanti, Mutiara Anita; Pertiwi, Aisyah Bintang; Salsabila, Raina; Putra, Rachmanda; Dinata, Rizky Iran; Ristanto, Rido Satria; Rohman, Wildan Noor; Aminudin, Aminudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.773

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Saung Jingga ini bertujuan untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pembangunan ruang belajar inklusif melalui sinergi aktif antara mahasiswa dan masyarakat. Latar belakang utama inisiasi program ini adalah kebutuhan akan wadah edukasi non-formal yang adaptif, terbuka, dan mampu menjangkau berbagai kelompok usia dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Metode yang diaplikasikan adalah Pendekatan Partisipatif Kolaboratif, di mana mahasiswa dan warga setempat merancang serta melaksanakan program secara bersama-sama, serta mengintegrasikan metode Edukasi, Sosialisasi, dan Pendampingan. Aktivitas inti program meliputi penguatan literasi dan numerasi dasar bagi anak usia dini melalui activity-based learning (belajar berbasis aktivitas) dan pengembangan kreativitas, serta pemberdayaan keterampilan bagi kelompok dewasa. Kegiatan KKN ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan terbuka, sekaligus efektif dalam meningkatkan kapasitas komunal serta menumbuhkan minat belajar yang berkelanjutan di kalangan masyarakat.