Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perencanaan (Takhtith) dalam Islam: Konsep, Unsur, dan Fungsinya Khoirul Alim; M Said Anggi; Ansori Ansori; Kasful Anwar; Muhammad Yusup
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.310

Abstract

Perencanaan (takhtith) merupakan aspek fundamental dalam kehidupan dan manajemen, terutama dalam Islam yang menekankan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Konsep perencanaan dalam Islam didasarkan pada prinsip-prinsip yang tercermin dalam Al-Qur’an, Hadis, serta literatur manajemen pendidikan Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengeksplorasi bagaimana perencanaan dalam Islam memiliki dasar teologis yang kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan tidak hanya mencakup aspek teknis dalam manajemen, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang menekankan niat, ketakwaan, dan evaluasi diri. Beberapa unsur utama dalam perencanaan meliputi tujuan yang jelas, perumusan program, dan evaluasi berkelanjutan. Fungsi perencanaan dalam Islam juga berperan dalam pengelolaan sumber daya, peningkatan efisiensi, serta sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian hasil di dunia, tetapi juga mempertimbangkan nilai-nilai spiritual sebagai bagian dari manajemen yang lebih efektif. Perencanaan yang sejalan dengan prinsip Islam berpotensi meningkatkan efektivitas pengelolaan dalam berbagai aspek kehidupan.
Prinsip-Prinsip Dasar Manajemen Pendidikan Dalam Perspektif Islam Ayu Gita Lestari; Nurhayani Ritonga; Kasful Anwar; Ansori Ansori
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.315

Abstract

Manajemen pendidikan Islam merupakan suatu sistem yang mengelola proses pendidikan berdasarkan prinsip-prinsip Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Namun, dalam penerapannya, pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan dalam mengintegrasikan kurikulum Islam dengan standar pendidikan nasional, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam manajemen pendidikan Islam, serta rendahnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip dasar manajemen pendidikan Islam serta tantangan dan solusi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder, seperti kitab tafsir, jurnal ilmiah, serta buku yang relevan dengan manajemen pendidikan Islam. Analisis dilakukan dengan menelaah prinsip-prinsip dasar manajemen pendidikan Islam, termasuk ketauhidan, tanggung jawab, keadilan, musyawarah, konsistensi, dan keikhlasan, serta strategi untuk meningkatkan efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, serta meningkatkan daya saing lulusan dalam dunia global. Namun, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran, pengelolaan kurikulum yang fleksibel, dan penguatan literasi digital agar pendidikan Islam lebih relevan dengan tantangan zaman. Kesimpulannya, manajemen pendidikan Islam yang terstruktur dengan baik dapat menjadi solusi dalam menciptakan generasi yang berilmu dan berakhlak, serta mampu bersaing di tingkat internasional.
Staffing (Tauzhif) dalam Perspektif Al Quran dan As-Sunnah Nur Asiah; Fatmawati Fatmawati; Kasful Anwar; Ansori Ansori
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.316

Abstract

Staffing (tauzhif) dalam perspektif Al-Qur'an dan As-Sunnah merupakan bagian integral dari manajemen sumber daya manusia yang menekankan prinsip keadilan, kompetensi, dan amanah dalam proses rekrutmen, seleksi, serta penempatan tenaga kerja. Analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis mengungkapkan bahwa strategi staffing dalam Islam tidak hanya bertujuan untuk mencapai efektivitas organisasi, tetapi juga memastikan kesejahteraan dan tanggung jawab moral tenaga kerja. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, konsep staffing dalam Islam dipahami sebagai sistem yang mengoptimalkan sumber daya manusia dengan menempatkan individu sesuai dengan keahliannya, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi organisasi. Implementasi staffing berbasis nilai-nilai Islam memberikan dampak positif dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, adil, dan berorientasi pada etos kerja yang tinggi.
Mutu Pendidikan Islam dalam Perspektif Ihsan dan Manajemen Mutu Ardaini Ardaini; Dessy Sasmita; Rita Zahara; Kasful Anwar; Ansori Ansori
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.317

Abstract

Mutu pendidikan Islam merupakan faktor utama dalam menentukan daya saing lembaga pendidikan di era globalisasi. Konsep mutu dalam Islam tidak hanya berkaitan dengan standar akademik, tetapi juga mencerminkan nilai ihsan, yaitu kualitas terbaik dalam setiap aspek kehidupan yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan manajemen mutu terpadu (Total Quality Management/TQM) dalam pendidikan Islam serta relevansinya dengan konsep ihsan. Objek penelitian ini adalah lembaga pendidikan Islam, termasuk madrasah dan pesantren, yang menerapkan prinsip mutu dalam pengelolaan pendidikannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap teori manajemen mutu dan nilai-nilai Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep mutu dalam Islam selaras dengan prinsip TQM, yang menekankan perbaikan berkelanjutan, kepuasan pelanggan (stakeholders), dan komitmen terhadap standar kualitas. Dalam perspektif Islam, mutu pendidikan juga mencakup dimensi spiritual yang menuntut dedikasi tinggi dalam pengelolaan pendidikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan TQM dalam pendidikan Islam bukan hanya strategi manajerial, tetapi juga merupakan manifestasi dari nilai ihsan yang mengarahkan lembaga pendidikan untuk mencapai keunggulan yang bersifat holistik dan berkelanjutan.
Konsep dan Tantangan Tabligh dalam Islam: Analisis Perspektif Al-Qur'an dan Hadis di Era Digital Repolinda Repolinda; Jamilah Jamilah; Kasful Anwar; Ansori Ansori; Muhammad Yusup
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.319

Abstract

Tabligh dalam perspektif Islam merupakan salah satu aspek fundamental dalam penyampaian wahyu Allah kepada umat manusia. Konsep ini tidak hanya mencakup penyampaian pesan agama secara lisan, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral, etika, dan sosial yang harus diemban oleh para da'i. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tabligh dalam Islam, peranannya dalam kehidupan sosial, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di era modern. Kajian ini menggunakan pendekatan pustaka dengan menganalisis sumber utama dalam ajaran Islam, seperti Al-Qur'an, Hadis, dan literatur ulama klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa tabligh bukan sekadar penyampaian informasi agama, tetapi juga mencakup upaya mendidik dan membina umat agar dapat menginternalisasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, berbagai tantangan dalam konteks sosial, budaya, dan perkembangan teknologi modern turut mempengaruhi efektivitas tabligh. Oleh karena itu, diperlukan strategi dakwah yang adaptif dan berbasis hikmah agar pesan Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Konsep Taujih wa Tansiq dalam Islam: Implementasi dalam Manajemen dan Kepemimpinan Arawan Arawan; Hadiyanto Zulbasri; Ansori Ansori; Kasful Anwar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.320

Abstract

Taujih wa Tansiq merupakan dua konsep fundamental dalam manajemen dan kepemimpinan Islam yang berperan dalam pengarahan dan pengaturan individu maupun organisasi menuju tujuan yang selaras dengan nilai-nilai syariah. Taujih (pengarahan) melibatkan pemberian panduan, motivasi, dan bimbingan agar setiap elemen dalam organisasi dapat bekerja secara optimal sesuai dengan visi yang ditetapkan. Sementara itu, Tansiq (pengaturan) memastikan koordinasi dan harmonisasi antar elemen organisasi sehingga tercipta efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Taujih wa Tansiq dalam perspektif Islam dengan merujuk pada sumber normatif seperti Al-Qur’an dan Hadis, serta menelaah implementasinya dalam konteks manajemen dan kepemimpinan modern. Kajian ini juga membahas bagaimana prinsip-prinsip Islam dalam pengarahan dan pengaturan dapat diterapkan dalam organisasi dan lembaga pendidikan guna meningkatkan efektivitas kepemimpinan. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip Taujih wa Tansiq berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi melalui pendekatan berbasis syariah yang menekankan musyawarah, keadilan, dan tanggung jawab.
Perencanaan (Takhtith) dalam Islam: Konsep, Unsur, dan Fungsinya Khoirul Alim; M Said Anggi; Ansori Ansori; Kasful Anwar; Muhammad Yusup
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.310

Abstract

Perencanaan (takhtith) merupakan aspek fundamental dalam kehidupan dan manajemen, terutama dalam Islam yang menekankan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Konsep perencanaan dalam Islam didasarkan pada prinsip-prinsip yang tercermin dalam Al-Qur’an, Hadis, serta literatur manajemen pendidikan Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengeksplorasi bagaimana perencanaan dalam Islam memiliki dasar teologis yang kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan tidak hanya mencakup aspek teknis dalam manajemen, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang menekankan niat, ketakwaan, dan evaluasi diri. Beberapa unsur utama dalam perencanaan meliputi tujuan yang jelas, perumusan program, dan evaluasi berkelanjutan. Fungsi perencanaan dalam Islam juga berperan dalam pengelolaan sumber daya, peningkatan efisiensi, serta sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian hasil di dunia, tetapi juga mempertimbangkan nilai-nilai spiritual sebagai bagian dari manajemen yang lebih efektif. Perencanaan yang sejalan dengan prinsip Islam berpotensi meningkatkan efektivitas pengelolaan dalam berbagai aspek kehidupan.
Prinsip-Prinsip Dasar Manajemen Pendidikan Dalam Perspektif Islam Ayu Gita Lestari; Nurhayani Ritonga; Kasful Anwar; Ansori Ansori
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.315

Abstract

Manajemen pendidikan Islam merupakan suatu sistem yang mengelola proses pendidikan berdasarkan prinsip-prinsip Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Namun, dalam penerapannya, pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan dalam mengintegrasikan kurikulum Islam dengan standar pendidikan nasional, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam manajemen pendidikan Islam, serta rendahnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip dasar manajemen pendidikan Islam serta tantangan dan solusi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder, seperti kitab tafsir, jurnal ilmiah, serta buku yang relevan dengan manajemen pendidikan Islam. Analisis dilakukan dengan menelaah prinsip-prinsip dasar manajemen pendidikan Islam, termasuk ketauhidan, tanggung jawab, keadilan, musyawarah, konsistensi, dan keikhlasan, serta strategi untuk meningkatkan efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, serta meningkatkan daya saing lulusan dalam dunia global. Namun, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran, pengelolaan kurikulum yang fleksibel, dan penguatan literasi digital agar pendidikan Islam lebih relevan dengan tantangan zaman. Kesimpulannya, manajemen pendidikan Islam yang terstruktur dengan baik dapat menjadi solusi dalam menciptakan generasi yang berilmu dan berakhlak, serta mampu bersaing di tingkat internasional.
Staffing (Tauzhif) dalam Perspektif Al Quran dan As-Sunnah Nur Asiah; Fatmawati Fatmawati; Kasful Anwar; Ansori Ansori
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.316

Abstract

Staffing (tauzhif) dalam perspektif Al-Qur'an dan As-Sunnah merupakan bagian integral dari manajemen sumber daya manusia yang menekankan prinsip keadilan, kompetensi, dan amanah dalam proses rekrutmen, seleksi, serta penempatan tenaga kerja. Analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis mengungkapkan bahwa strategi staffing dalam Islam tidak hanya bertujuan untuk mencapai efektivitas organisasi, tetapi juga memastikan kesejahteraan dan tanggung jawab moral tenaga kerja. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, konsep staffing dalam Islam dipahami sebagai sistem yang mengoptimalkan sumber daya manusia dengan menempatkan individu sesuai dengan keahliannya, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi organisasi. Implementasi staffing berbasis nilai-nilai Islam memberikan dampak positif dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, adil, dan berorientasi pada etos kerja yang tinggi.
Mutu Pendidikan Islam dalam Perspektif Ihsan dan Manajemen Mutu Ardaini Ardaini; Dessy Sasmita; Rita Zahara; Kasful Anwar; Ansori Ansori
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.317

Abstract

Mutu pendidikan Islam merupakan faktor utama dalam menentukan daya saing lembaga pendidikan di era globalisasi. Konsep mutu dalam Islam tidak hanya berkaitan dengan standar akademik, tetapi juga mencerminkan nilai ihsan, yaitu kualitas terbaik dalam setiap aspek kehidupan yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan manajemen mutu terpadu (Total Quality Management/TQM) dalam pendidikan Islam serta relevansinya dengan konsep ihsan. Objek penelitian ini adalah lembaga pendidikan Islam, termasuk madrasah dan pesantren, yang menerapkan prinsip mutu dalam pengelolaan pendidikannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap teori manajemen mutu dan nilai-nilai Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep mutu dalam Islam selaras dengan prinsip TQM, yang menekankan perbaikan berkelanjutan, kepuasan pelanggan (stakeholders), dan komitmen terhadap standar kualitas. Dalam perspektif Islam, mutu pendidikan juga mencakup dimensi spiritual yang menuntut dedikasi tinggi dalam pengelolaan pendidikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan TQM dalam pendidikan Islam bukan hanya strategi manajerial, tetapi juga merupakan manifestasi dari nilai ihsan yang mengarahkan lembaga pendidikan untuk mencapai keunggulan yang bersifat holistik dan berkelanjutan.