Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendampingan dan Pengembangan SDM Anak Yatim Perempuan pada Aspek Kreativitas Berbasis Bioentrepreneurship Finadatul Wahidah; Ratri Kurnia Pratiwi; Ahmad Rosidi
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v4i1.96

Abstract

Komunitas anak yatim sangat perlu untuk mendapatkan perhatian terutama dalam penanaman jiwa kewirausahaan. Karena masa anak-anak merupakan masa produktif yang perlu untuk diberikan bekal keterampilan usaha yang nantinya dapat diterapkan setelah mereka beranjak dewasa. Keterampilan yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan bioentrepreneurship dengan pemanfaatan bahan-bahan limbah. Bioentrepreneurship ini merupakan kegiatan yang menggabungkan biologi dengan entrepreneur. Biologi merupakan salah satu cabang dari ilmu sains, yang mempelajari alam dan makhluk hidup, juga mengajarkan akan tanggung jawab untuk mencintai, memelihara kelestarian lingkungan, dan menjaga keseimbangan alam sehingga dapat memperoleh manfaat. Adapun metode pemberdayaan yang digunakan adalah metode Asset Based Community Development (ABCD). Di dalam pemberdayaan ini komunitas yang diberdayakan dan dikembangkan adalah anak yatim perempuan di LKSA Yabappenatim Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Berdasarkan hasil pemberdayaan di Komunitas LKSA Yabappenatim dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan dalam meningkatkan anak yatim perempuan pada aspek pemanfaatan limbah lingkungan sebagai bahan yang berdayaguna dan mengembangkan kreativitas anak yatim perempuan berbasis bioentrepreneurship tidak akan berhasil jika tidak ada kerjasama dan partisipasi aktif dari subjek pendampingan, masyarakat terutama masyarakat sekitar. asosiasi-asosiasi dan institusi yang berkaitan dengan lembaga LKSA Yabappenatim serta para donatur yang telah menyumbang dengan ikhlas untuk pelaksanaan program ini di komunitas LKSA Yabappenatim Pelaksanaan pemberdayaan berjalan dengan optimal karena pemberdayaan ini menghasilkan pengembangan kreativitas anak yatim perempuan berbasis bioentrepreneurship dalam memanfaatkan limbah lingkungan alam di sekitar LKSA Yabappenatim menjadi bahan atau produk yang berdayaguna.
PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN KOMUNITAS SANTRI MILENIAL DALAM BERLITERASI DIGITAL BERBASIS SOCIAL ENTREPRENEURSHIP Finadatul Wahidah; Dewi Sinta; Babur Rohmah; Muhammad Nasikhul Ibad
AT TAMKIN : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam dan Perubahan Sosial Vol. 1 No. 2 (2022): (May 2022)
Publisher : Department of Islamic Community Development, Faculty of Dakwah,Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Advances in information technology in the era of disruption get many benefits and threats. One of the biggest threats to Indonesia is the spread of harmful content (hoax content, hate speech, bullying, radicalism, to various fraudulent practices), primarily through digital media. Poor media literacy skills will harm the information obtained related to the truth of the data. So, digital literacy skills are needed. This service is carried out in the santri community of MA Al-Qodiri Jember, using the ABCD approach. The results of community service at the Santri MA Al Qodiri Jember Community are: 1) The development of the quality of students runs optimally in implementing digital literacy; 2) The development of the quality of students runs optimally in implementing digital literacy based on social entrepreneurship; 3) The development of the quality of students runs optimally in aspects of using the environment as a source of entrepreneurship; 4) We are developing the quality of students running optimally in managing the web; 5) We are reducing hoax information at the MA Al Qodiri Jember institution. Before the assistants accompanied the institution, the sources of information already existed, and literacy was little understood.
PAUD RELIGIOUS VALUES-BASED CURRICULUM MANAGEMENT Finadatul Wahidah; Kholilur Rahman; Alfiyatin Intaningtyas
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol. 20 No. 2 (2022): (Oktober 2022)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/ar-risalah.v20i2.1487

Abstract

In educational process, curriculum management must be implemented to ensure that curriculum planning, implementation, and evaluation occur effectively and efficiently. This study focuses on Pre-Kindergarten Education Institutions (PAUD), an educational service program offered by formal and informal a variety of educational groups, which is targeted particularly at young children in order to promote their physical and psychological development. This study aimed to explore the curriculum management based on religious values used in Raudatul Athfal Miftahul Ulum Terpadu Suren Jember as well as its planning, implementation, and evaluation. The result of the study showed: (1) the planning of curriculum management based on religious values at RA Miftahul Terpadu Suren includes Hablum minallah such as carrying out the dhuha prayer, reciting AL-Qur’an etc; Hablum minannas such as speaking politely, behaving well, and greeting to others; Hablum minannafsi such as having a sense of self-love, Hablum minal alam such as caring to the environment. These planning processes are the outcome of previous evaluations. (2) At this school, the implementation of religious values-based curriculum consists of two levels, namely school level and grade level. (3) Evaluation of religious values-based curriculum management entails both process and outcome evaluation.