Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN MEMBACA DENGAN READING ALOUD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KREATIVITAS ANAK DI TK PKK MAGUWOHARJO DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA Muzdhalifah; Rahimah
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 6 No. 01 (2022): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan karena diduga kemampuan membaca dengan reading aloud dipengaruhi oleh motivasi belajar dan kreativitas. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil sampel dari suatu populasi yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan perhitungan tersebut menunjukkan probabilitas = 0,001 < 0,05 maka H0 ditolak sehingga hipotesis yang menunjukkan adanya pengaruh antara pembelajaran membaca dengan reading aloud terhadap kreativitas anak. sehingga hipotesis dari penelitian ini juga terbukti. Kata Kunci : Pembelajaran Membaca, Reading Aloud, Motivasi Belajar, Kreativitas, Anak Usia Dini
MANFAAT MEDIA TELEVISI SEBAGAI SARANA PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Muzdhalifah
An-Nahdhah | Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 12 No. 2 (2019): An-Nahdhah - Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Publisher : Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood cognitive development is formed so quickly in the early stages of the start of human life from the age of 0-6 years, that age is categorized as the golden age or the golden age of the age range called early childhood. Therefore, in order to develop children's cognitive through television media in this digital era, teachers and parents have been widely used. And of course the use of television media as a source of children's learning has a positive impact with a record of proportions, and television channels must always be adjusted to the child's age, so that television media can provide educational pathways and provide benefits for early childhood. The data collection technique in this writing is the library looking at previous studies and then analyzed. From the results of previous research analysis, it can be concluded that television media can be used as a means for early childhood cognitive developmen.
PENGEMBANGAN MEDIA FLASH CARD KEANEKARAGAMAN SEMUT (FORMICIDAE) SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI SMAS MUJAHIDIN PONTIANAK Muzdhalifah; Qurbaniah, Mahwar; Rahayu, Hanum Mukti
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.20-29

Abstract

Hasil wawancara yang diadakan terhadap guru biologi di SMAS Mujahidin Pontianak, diketahui bahwa pembelajaran materi keanekaragaman hayati selama ini terbatas menggunakan powerpoint dan buku paket. Terbatasnya bahan ajar yang digunakan di sekolah mengakibatkan proses pembelajaran tidak berjalan secara maksimal. Agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dibutuhkan media yang efektif yaitu media flash card. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media flash card keanekaragaman semut (formicidae) kelas X SMAS Mujahidin Pontianak. Metode penelitian yang digunakan R&D (Research & Development) dengan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 4 tahapan yaitu: tahap Pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap tanpa melakukan penyebaran (Disseminate). Pengumpulan data kelayakan menggunakan lembar validasi yang diisi oleh 9 validator ahli. Respon siswa diukur menggunakan angket respon yang diisi oleh 12 siswa pada uji coba skala kecil dan 32 siswa pada uji coba skala besar. Hasil penelitian menunjukkan media flash card yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat layak pada aspek ahli media sebesar 81,73% (sangat valid), ahli materi sebesar 84,58% (sangat valid) dan ahli bahasa 86,6% (sangat valid). Hasil uji coba respon siswa skala kecil diperoleh hasil 83,85% (Sangat positif) dan uji coba respon siswa skala besar diperoleh 90,3% (Sangat positif). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan media yang dikembangkan sangat layak dan mendapatkan respon sangat positif dari siswa.