Hafidah Putri Pangestu
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Kartun Animasi Locart Berbasis Kearifan Lokal untuk Mengembangkan Toleransi Sosial di Sekolah Menengah Pertama Hafidah Putri Pangestu; Didik Sukriono; Nur Wahyu Rochmadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2316

Abstract

Berdasarkan kajian empiris diketahui bahwa pembelajaran PPKn dinyatakan membosankan bagi siswa karena PPKn membahas konsep abstrak dan kurangnya media pembelajaran yang menarik serta guru hanya bersifat teoritis, kurang menyentuh implementasi dalam kehidupan atau terpisah dari pengalaman nyata siswa di masyarakat. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang inovatif sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan produk media pembelajaran kartun animasi locart yang sudah teruji kevalidan, keefektivan dan kepraktisan dalam mengembangkan toleransi sosial. Desain penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg & Gall. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang dengan prosedur pelaksanaanya diawali pretest, melaksanakan pembelajaran menggunakan media kartun animasi locart kemudian diakhiri posttest. Instrumen penelitian menggunakan angket,lembar observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu deskriptif dan statistik (uji t). Hasil penelitian antara lain : (1) produk kartun animasi locart yang berisikan sebuah cerita tentang gotong royong di hajatan sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang dapat menimbulkan toleransi sosial. Toleransi sosial dalam kartun, tampak pada pemahaman masyarakat terkait penggunaan sound system dengan volume yang keras dan tenda hajatan di sebagian jalan; (2) uji validasi ahli media dan ahli materi dari produk dinyatakan sangat layak; (3) uji kepraktisan terhadap penggunaan kartun animasi locart mendapatkan respon positif dari siswa maupun guru dan dinyatakan sangat praktis; 4) Uji keefektivan dengan rata-rata nilai di uji coba awal 43,48 (pretest) dan 63,50 (postest). Uji coba lapangan, rata-rata posttest 81,21 dan pre-test 47,35. Sesuai hasil uji t, nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000. Nilai ini lebih kecil dari batas signifikansi yang ditetapkan, yaitu 0,050, sehingga mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan antara hasil pretest (sebelum menggunakan kartun animasi locart) dan posttest (setelah menggunakan kartun animasi locart).