Ahmed Al Khalidi
Universitas Islam Kebangsaan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Komunikasi Organisasi Syiar Muhibbah Subuh Dalam Menggerakkan Shalat Subuh Berjamaah di Kota Lhokseumawe Ahmed Al Khalidi; Mahmudi Mahmudi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.828

Abstract

Shalat subuh merupakan salah satu shalat lima yang paling banyak orang susah untuk mengerjakannya. Begitu juga yang di alami setiap masjid dikota Lhokseumawe. Pada waktu masuk shalat subuh masjid tampak begitu sepi, banyak shaf-shaf di masjid kota Lhokseumawe yang kosong, di bandingkan shalat lima yang lainnya yaitu shalat dhuhur, ashar, magrib dan isya. Begitu juga dengan antusiasme masyarakat kota Lhokseumawe untuk shalat berjamaah terutama subuh. Sangat sedikit masyarakat yang melakukan shalat subuh berjamaah, dan kalau dilihat di masjid-masjid lebih banyak dari pada kalangan orang usia lanjut yang melakukan shalat berjamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi syiar muhibbah subuh dalam menggerakkan shalat subuh berjamaah di kota Lhokseumawe serta hambatan pola komunikasi syiar muhibbah subuh dalam menggerakkan shalat subuh berjamaah di kota Lhokseumawe. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan dengan teknik deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi syiar muhibbah subuh dalam menggerakkan shalat subuh berjamaah di kota Lhokseumawe adalah mampu dalam menggerakkan salah subuh berjamaah dengan mengirim pesan melalui Short Massage Service (SMS), Email kepada Jamaah-jamaah, membagikan browsur, dan spanduk ke masjid-masjid juga memberikan informasi dari mulut ke mulut. Di mana pola komunikasi ini digunakan untuk mempermudah Syiar Muhibbah Subuh (SMS) dalam mensyiarkan dakwahnya. Hambatan pola komunikasi syiar muhibbah subuh dalam menggerakkan shalat subuh berjamaah di kota Lhokseumawe yaitu masalah ketika hujan dan ketika para jamaah berhalangan hadir ke masjid akibat faktor-faktor tertentu.