Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemantauan dan Edukasi Sanitasi Kualitas air Sumur Bor pada Masyarakat di Dusun Paramppunganta Desa Kampili Kab Gowa Baharuddin, Alfina; Alwi, Muhammad khidri; indasari, indasari; Maharani, Saskia Anrah; Aulia, Adira Artika; Mubakkira, Nurul Fadliah
Window of Community Dedication Journal Vol. 5 No. 2 (Desember,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i2.2298

Abstract

Poor environmental sanitation factors include inadequate access to clean water, contributing to an increase in infectious diseases such as diarrhea.This research is descriptive quantitative The population in this study were 5 boreholes The population in this study was the community in Paramppungata Hamlet, Kampili Village, Gowa Regency of 200 people. The sampling technique with exhautif sampling method (total sampling) is that all populations are sampled in this study as many as 200 people. The results showed that the quality of borehole water in terms of physical parameters in the turbidity parameter exceeded the lowest NAB at point 3 (0.48), and the highest at point 5 was 240. Likewise with odor and taste parameters that are problematic at points 2, 3 and point 4. Chemical parameters meet the requirements of drinking water quality standards for both Fe, nitrate (No3) parameters, only the total hardness parameter does not meet the requirements. biological parameters at all points do not meet the drinking water quality requirements, the highest at point 3 by 5400 ml / l and the lowest at points 1 and 2 each by 130 ml
Sosialisasi Dan Edukasi Terkait Jentik Nyamuk Di Dusun Parappunganta, Kabupaten Gowa Baharuddin, Alfina; Burhanuddin, Nurfardiansyah; Nurgahayu, Nurgahayu; Aulia, Adira Artika; Indasari, Indasari; Nurhalida, Zalina; Mubakkira, Nurul Fadillah; Maharani, Saskia Anrah
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.1 (Juni,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2576

Abstract

Dengue merupakan penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina, yang berkembang pesat di wilayah tropis seperti Indonesia, terutama pada musim penghujan akibat banyaknya genangan air yang menjadi tempat perindukan nyamuk. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat seperti demam berdarah dan sindrom syok dengue, bahkan berisiko menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat. Upaya pengendalian dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif, termasuk Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus dan penggunaan abate (abatisasi) sebagai insektisida untuk membunuh jentik. Indeks entomologi seperti HI, CI, BI, dan ABJ digunakan untuk mengetahui kepadatan jentik di suatu wilayah. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan minimnya partisipasi aktif menjadi hambatan utama dalam pengendalian DBD. Oleh karena itu, dibutuhkan peran serta semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak sebagai agen perubahan, untuk menciptakan lingkungan bebas jentik dan menurunkan angka kasus DBD secara berkelanjutan, sejalan dengan target eliminasi kematian akibat dengue pada tahun 2030.