Dwi, Andhini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mahasiswa Sebagai Implementator Program Kampus Mengajar dalam Gerakan Literasi Siswa (Studi Kasus di SDN Atas Awan Pusung Malang Puspo Pasuruan) Dwi, Andhini; Sunandar, Asep; Supriyanto, Achmad
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan-Prodi S3 Manajemen Pendidikan Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe: (1) the preparations made by the campus teaching students in driving student literacy at SDN 1 Pusungmalang Puspo; (2) analysis of the challenges and obstacles of the campus teaching students in acting as implementers of the implementation of the program to improve student literacy at SDN 1 Pusungmalang Puspo; (3) strategies used by the campus teaching students in acting as implementers of the implementation of the program to improve student literacy at SDN 1 Pusungmalang Puspo; (4) the impact of the campus teaching program in improving student literacy at SDN 1 Pusungmalang Puspo. The research approach used is a qualitative method with a case study, the location was implemented at SDN Pusungmalang 1 Puspo Pasuruan, data collection techniques include observation interviews, and field data analysis and documentary studies. The data analysis process includes data collection, data condensation and drawing conclusions using Nvivo 12 pro software. The validity of the research data uses triangulation techniques. This study reveals various findings related to the implementation of the Campus Teaching Program in improving student literacy at SDN Pusungmalang 1 Puspo. Students start with thorough preparation, following training provided by the program, which includes understanding student needs, adjusting learning materials, and using relevant media to support the learning process. However, they face several challenges, such as limited facilities at school, including limited access to books and technology, as well as difficult-to-reach geographical conditions and low student interest in reading.
PERAN MAHASISWA SEBAGAI IMPLEMENTATOR PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM GERAKAN LITERASI SISWA (Studi Kasus di SDN Atas Awan Pusungmalang Puspo Pasuruan) Dwi, Andhini; Sunandar, Asep; Supriyanto, Achmad; Zulkarnain, Wildan
Proceedings Series of Educational Studies 2025: Seminar Nasional Departemen Administrasi Pendidikan "Transformasi Manajemen Pendidikan: Memban
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini mendeskripsikan: (1) persiapan yang dilakukan oleh mahasiswa kampus mengajar dalam menggerakkan literasi siswa di SDN 1 Pusungmalang Puspo; (2) analisis tantangan dan hambatan mahasiswa kampus mengajar dalam berperan sebagai implementator pelaksanaan program peningkatan literasi siswa SDN 1 Pusungmalang Puspo; (3) strategi yang digunakan oleh mahasiswa kampus mengajar dalam berperan sebagai implementator pelaksanaan program peningkatan literasi siswa SDN 1 Pusungmalang Puspo; (4) dampak program kampus mengajar dalam peningkatan literasi siswa di SDN 1 Pusungmalang Puspo.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi kasus, lokasi dilaksanakan di SDN Pusungmalang 1 Puspo Pasuruan, teknik pengumpulan data meliputi observasi wawancara, dan analisis data lapangan dan studi dokumenter. Proses analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data dan pengambilan kesimpulanyang menggunakan software Nvivo 12 pro. Keabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi. Penelitian ini mengungkapkan berbagai temuan terkait implementasi Program Kampus Mengajar dalam meningkatkan literasi siswa. Mahasiswa memulai dengan persiapan yang matang, mengikuti pelatihan yang disediakan oleh program, yang meliputi pemahaman kebutuhan siswa, penyesuaian materi pembelajaran, serta penggunaan media yang relevan untuk mendukung proses belajar. Namun, mereka menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas di sekolah, termasuk akses yang terbatas terhadap buku dan teknologi, serta kondisi geografis yang sulit dijangkau dan rendahnya minat baca siswa.