Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SD LABORATORIUM UNG KOTA GORONTALO Ningsi, Sungmi Setia; Lia Nurhayati; Hendra Adiko
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 3 No. 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v3i1.101

Abstract

Motivasi merupakan kekuatan pendorong yang membakitkan semangat dalam sebuah kegiatan pembelajaran itu sendiri, yang menjamin kelangsungan belajar itu sendiri dan merangsang peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga menimbulkan keinginan untuk belajar.Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat bagaimana pendidik memberikan motivasi belajar dikelas, dengan menggunakan metode kualitatif dengan cara melakukan observasi awal untuk melihat keadaan dilapangan dan melakukan wawancara untuk mengumpulkan data agar mendapatkan hasil dari tujuan penelitian yang ingin dicapai. Hasil yang ditemukan, pendidik menggunakan berbagai strategi dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi peserta didik, hal pendidik lakukan dengan cara yang berbeda-beda dengan melihat keadaan dan gaya belajar yang disukai peserta didik, dengan itu dapat disimpulkan motivasi yang diberikan sesuai dengan pengalaman yang ditemui pendidik dalam proses pembelajaran.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR PADA SISWA SDN 3 BULANGO SELATAN Amrin, Nur Darmita; Lia Nurhayati; Fandi H. Binggo
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 3 No. 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v3i1.103

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan belajar di SD Negeri 3 Bulango Selatan dan kendala-kendalanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hambatan pelaksanaan layanan bimbingan belajar di kelas III, IV dan V di SD Negeri 3 Bulango Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru kelas III, IV, V. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, observasi. Langkah analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Keabsahan data dengan cara uji kredibilitas meliputi triangulasi teknis yaitu dengan memeriksa data dari sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah membuat program layanan bimbingan belajar. Pelayanan bimbingan belajar dilaksanakan oleh guru sesuai dengan pemahamannya. Pelayanan bimbingan belajar oleh guru dipahami sebagai suatu bentuk bantuan kepada siswa untuk mencapai hasil belajar sesuai target yang telah ditetapkan. Dalam melaksanakan layanan bimbingan belajar, guru mengalami kendala antara lain keterbatasan pemahaman, waktu dan keterampilan.
IMPROVING STUDENTS' READING COMPREHENSION ABILITY THROUGH THE SQ3R METHOD (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, AND REVIEW) IN INDONESIAN LANGUAGE LESSONS FOR FOURTH GRADE AT SDN 1 LIMBOTO, GORONTALO REGENCY Nur Anisa Abbas; Lia Nurhayati; Yusraningsih H. Pongoliu
Journal of Education and Teaching Learning Vol.4 No.1 July (2026)
Publisher : PT MEDIA JURNAL DAN PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59211/mjpjetl.v4i1.280

Abstract

This study aims to improve students' reading comprehension skills through the application of Survey, Question, Read, Recite, and Review (SQ3R) method in the Indonesian language class for fourth-grade students at SDN 1 LIMBOTO, GORONTALO REGENCY. This study was motivated by students’ low reading comprehension skills, as evidenced by their difficulty in understanding the content of the text, identifying the main idea, answering questions based on the text, and summarizing the reading. The research design used was Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTagart model, conducted over two cycles. The research subjects consisted of 29 fourth-grade students at SDN 1 LIMBOTO. Data collection techniques included observation, testing, and documentation. The results showed that the application of the SQ3R method was able to improve students' reading comprehension skills. This was evident from the improvement in student learning outcomes in each cycle as well as the increased activity of both teachers and students in the learning process. The SQ3R method helps students become more active in understanding reading materials through activities such az analyzing, formulating questions, active reading, restating the content of the text, and reviewing the material. Thus, the SQ3R method is effective for improving students' reading comprehension skills in Indonesian Language classes at elementary school level.
DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL ANTARA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DAN SISWA REGULER DI SEKOLAH DASAR LABORATORIUM Firly Ladiku; Lia Nurhayati; Fandi H. Binggo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45723

Abstract

This study aimed to describe the dynamics of social interaction between students with special needs and regular students within the learning environment. The focus of the study was how social interaction processes were formed and developed in inclusive classrooms that involved students with differing characteristics. The study wasepted to provide an account of the patterns of social interaction occurring between students with special needs and regular students and to serve as a basis for developing more effective inclusive education practices at the elementary level. The research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects included the school principal, classroom teachers, students with special needs, and regular students involved in the inclusive classroom learning process. Data analysis followed the Miled and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing to obtain an in-depth understanding of the dynamics of social interaction occurring in the school setting. The findings indicated that the dynamics of social interaction between students with special needs and regular students developed progressively during classroom learning. This development was evidenced by five social interaction indicators: participation in collaborative activities, peer social support, social acceptance within the class community, initiave in reciprocal interactions, and positive emotional responses in peer relationships. The formed social interactions demonstrated processes of adaptation, cooperation, and mutual understanding between students with special needs and regular students, although some communication barriers and individual characteristic differences were still present. The role of teachers and an inclusive classroom environment were identified as crucial factors supporting the emergence of positive social interactions among students.