Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Discovery Learning Berbantuan Wordwall terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV SD Suhirno; Rizqi, Hesti Yunitiara; Aji, Prima Wahyu
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v4i1.104

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan wordwall di kelas IV SDN Kalongan 02. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN Kalongan 02. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga kelas IV A sebagai kelas control dan kelas IV B sebagai kelas eksperimen dengan masing-masing kelas terdiri dari 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil rata-rata kelas eksperimen sebesar 77,86 lebih tinggi dari kelas kontrol yang diperoleh nilai 70,68 dengan selisih nilai 7,18. Hasil uji hipotesis regresi juga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan model pembelajaran discovery learning berbantuan wordwall terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa sebesar 89%. Pendukung lain yaitu terlihat dari respon positif siswa sebesar 87,5% terhadap pelaksanaan pembelajaran menggunakan model discovery learning berbantuan wordwall memperoleh kriteria sangat baik.
Edukasi Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa PGSD Rizqi, Hesti Yunitiara; Suhirno
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian memiliki tujuan yaitu untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa PGSD terkait pentingnya pendidikan karakter. Metode dilakukan melalui sosialisasi, diskusi, pelatihan keterampilan dalam menyusun alat evaluasi tentang pendidikan karakter. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis yang dilakukan dari data yang diperoleh melalui kuesioner yang diberikan mahasiswa adalah sebesar 98% pengetahuan mahasiswa tentang nilai-nilai pendidikan karakter, dapat mengidentifikasi pendidikan karakter sebesar 96,5%, dan menyusun alat evaluasi terkait pendidikan karakter sebesar 88,5%. Dari hasil tersebut maka memperoleh rata-rata sebesar 94,3%. Adanya keterbatasan pemahaman mahasiswa yang dimiliki terlihat dari hasil pretest yang hanya memperoleh rerata sebesar 43%, sehingga tim pengabdian memberikan pengetahuan melalui edukasi tentang pentingnya pendidikan karakter. Pemahaman mahasiswa mengalami peningkatan sebesar 51,3%. Harapan dari kegiatan ini yaitu mahasiswa akan mendapatkan bekal untuk kedepan dan terdorong untuk mengimplementasikan pendidikan karakter kepada siswa di sekolah dasar.
Kebudayaan Gunung dan Laut : Analisis Perayaan Tradisional sebagai Sarana Pelestarian Lingkungan ari eko budiyanto Ari; Suhirno; Wahyu Romadhon Ria Prasetya
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Vol. 9 No. 1 SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/dq3w9b20

Abstract

Keterkaitan antara budaya dan lingkungan adalah studi dalam memahami cara manusia berinteraksi dengan alam. Dalam konteks Masyarakat tradisional, terutama yang tinggal di daerah pegunungan dan pesisir, kebudayaan berperan tidak hanya sebagai identitas sosial, tetapi juga sebagai system pengetahuan ekologis yang mengatur penggunaan dan pelestarian lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis budaya komunitas pegunungan dan pesisir melalui perayaan tradisonal yang berfungsi sebagai Upaya pelestarian lingkungan yang terjadi secara alami, berkelanjutan, dan komunitas. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui metode tinjauan Pustaka, observasi terbatas di area pegunungan dan Pantai , serta wawancara mendalam bersama tokoh adat, pemimpin Masyarakat, dan pelaku tradisional. Temuan studi menunjukkan bahwa perayaan tradisional seperti ruwatan gunung dan Larung sesaji Adalah wujud kearifan lokal yang mengandung nilai-nilai ekologis, spiritual, dan sosial yang saling berhubungan. Di komunitas pegunungan, tradisi ruwatan gunung mencerminkan penghormatan kepada alam sebagai sumber kehidupan, sekaligus berfungsi sebagai mekanisme sosial untuk menjaga keberlanjutan hutan, sumber air, dan lahan pertanian. Di sisi lain, di Masyarakat pesisir, tradisi Larung sesaji menunjukkan kesadaran Bersama akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut, membatasi penangkapan sumber daya perikanan, dan memperkuat solidaritas sosial di antara para nelayan.  Selain itu, nilai-nilai lingkungan yang terdapat dalam perayaan tradisional itu berperan sebagai norma sosial yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui praktik budaya, simbol, dan ritus bersama. Norma-norma ini menciptakan etika lingkungan yang mengatur tindakan Masyarakat dalam berhubungan dengan alam dengan bijak dan penuh tanggung jawab. Dengan cara ini, perayaan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai alat sosial-ekologis yang efisiensi dalam mendukung usaha pelestarian lingkungan. Artikel ini menekankan perlunya pengakuan, pelestarian, dan integrasi kebudayaan komunitas pegunungan dan pesisir dalam kebijakan lingkungan kontemporer, serta pengembangan model konservasi yang mengutamakan partisipasi Masyarakat dan kearifan lokal sebagai dasar keberlanjutan lingkungan.