Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA STIMULASI ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 TAHUN DI TK ABA 06 MARGOSO KENDUNG KANDANG KOTA MALANG Nurhalida; Lilla Marisa; Rahmawati Maulidia
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.229

Abstract

ABSTRAK Ibu memainkan peran penting dalam merangsang perkembangan anaknya, banyak yang mempengaruhi perkembangan anak, termasuk stimulasi orang tua, terutama informasi ibu mengenai perkembangan. Selain nutrisi yang baik serta kasih sayang yang cukup, bayi pula membutuhkan perasaan yang tepat. Pengkajian ini bertujuan guna mengetahui hubungan antara perasaan orang tua dengan perkembangan balita usia dini 3-5 tahun di TK ABA 06. Konfigurasi pengujian memakai analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Memakai prosedur pemeriksaan purposive dengan jumlah sampel 40 responden. Bermacam-macam informasi memakai jajak pendapat pra-penyaringan formatif. Penyelidikan informasi memakai uji Spearman. Hasil dari pengkajian ini mendefinisikan kalau sebagian perkembangan balita yakni dalam keadaan yang normal dengan stimulasi yang baik yakni 35 responden (87,5) dengan perkembangan yang sesuai 38 balita (95,0). Hasil uji spearman diperoleh (r hitung) sebesar 0,607 dengan nilai p = 0,000. Jadi ada hubungan antara stimulasi orang tua dengan kemajuan balita umur 3-5 tahun di TK ABA 06 Kota Malang. Ini mendefinisikan kalau semakin baik wali memberikan stimulasi, semakin banyak peningkatan peningkatan anak itu. Disarankan bagi wali yang memiliki anak prasekolah guna lebih fokus pada pergantian acara anaknya. Serta organisasi terkait guna memberikan data tambahan guna mendefinisikan staf dalam membina kapasitas anak-anak.
Perencanaan Bangunan Pengaman Tebing Pada Proyek Pembangunan Ruang Kelas Bersama Universitas Lancang Kuning Nurhalida; Zainuri; Muthia Anggraini
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i1.131

Abstract

Area pembangunan ruang kelas bersama yang direncanakan di Universitas Lancang Kuning khususnya bangunan 3 lantai, pada lahan yang berdekatan dengan lereng atau tebing menimbulkan risiko teknis yang tidak dapat diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah tekanan lateral tanah yang terjadi akibat kondisi topografi miring. Hal ini juga ditemukan pada lokasi pembangunan ruang kelas bersama di Universitas Lancang Kuning, Lereng memiliki ketinggian 5 meter. Tujuannya adalah penanganan teknis untuk menjamin kestabilan lereng. Maka diperlukan perencanaan bangunan dinding penahan tanah tipe gravitasi sebagai solusi pengamanan tebing. Berdasarkan perhitungan teknis dan geoteknik yang mengacu pada SNI 8460-2017, Dengan menggunakan metode Simplified Bishop, hasil analisis terhadap kestabilan lereng menunjukkan faktor keamanan (FS) bidang gelincir lereng dengan jari-jari (R) = 5,16 meter. Selanjutnya direncanakan dimensi dinding penahan tanah tipe gravitasi dengan tinggi 4 meter, ketebalan puncak atas 0,6 meter, lebar tumit belakang 0,75 meter, lebar telapak 3,5 m dan lebar dasar dinding 0,75 m telah dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan terhadap pergeseran (Fgs) sebesar 3,15, terhadap guling (Fgl) sebesar 7,21, dan terhadap daya dukung tanah sebesar 19,22. Seluruh nilai tersebut melebihi batas minimum yang disyaratkan (Fgs dan Fgl > 1,5; daya dukung > 3), sehingga struktur dinyatakan aman dari ketiga aspek stabilitas tersebut.