Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

METODA PERBAIKAN TANAH LUNAK DENGAN PENAMBAHAN PASIR Alfian Saleh; Muthia Anggraini
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4141

Abstract

Pernasalahan tanah lunak sangat sering dibahas pada saat sekarang ini. Rendahnya daya dukung tanah lunak menjadi permasalahan serius untuk dapat dipecahkan. Pada perkerasan jalan daya dukungnya tergantung pada sifat teknik tanah dasarnya. Untuk meningkatkan kuat dukung tanah lunak yang digunakan sebagai subgrade jalan dapat dilakukan dengan stabilisasi tanah dengan cara mekanis. Penambahan pasir pada tanah lunak dapat meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah.Pada penelitian ini jenis tanah lunak yang digunakan adalah tanah lempung yang diambil pada daerah Rumbai Pesisir. Campuran pasir menggunakan pasir dari sungai Kampar. Tujuan penelitian untuk mengetahui metode perbaikan tanah lunak dengan stabilisasi pasir. Metode penelitian yaitu studi literatur yang dijadikan sebagai fondasi dasar untuk pengujian laboratorium. Kesimpulannya penambahan pasir pada tanah lunak dapat menaikkan nilai kuat dukung tanah dan penggunaan pasir sungai kampar dapat memanfaatkan material lokal.
PEMANFAATAN LIMBAH POME SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA ASPAL (STATE OF THE ART) Alfian Saleh; Muthia Anggraini
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6796

Abstract

Aspal merupakan bahan pengikat agregat pada konstruksi perkerasan jalan yang memegang peranan sangat penting dalam menentukan kinerja perkerasan walaupun komposisinya sekitar 4-10% berdasarkan berat total campuran. Sebagai residu penyulingan minyak bumi, ketersediaan aspal jenis ini sangat tergantung dari cadangan minyak bumi yang jumlahnya semakin terbatas. Di sisi lain, kebutuhan pembangunan dan pemeliharaan jalan terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan semakin tingginya permintaan mobilitas barang dan jasa. Hal itu berarti, pada masa-masa yang akan datang, akan timbul permasalahan kelangkaan aspal minyak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengurangi ketergantungan terhadap aspal minyak dengan mengembangkan alternative binder. Penambahan limbah pome pada aspal menjadi alternative sebagai bahan pengikat yang dapat mengikat agregat pada perkerasan aspal yang ditentukkan pada nilai penetrasi dan titik lembek aspal. Pada penelitian ini limbah pome yang digunakan adalah yang diambil pada PT.Asian Agri yang merupakan perusahaan sawit di Riau. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai penetrasi dan titik lembek pada aspal yang ditambahkan dengan limbah pome sehingga dapat mengetahui suhu pencampuran dan pemadatan dari perkerasan aspal. Metode penelitian yaitu studi literatur yang dijadikan sebagai fondasi dasar untuk pengujian laboratorium. Kesimpulannya penambahan limbah pome pada aspal dapat menjadi alternative sebagai bahan tambah pada aspal dapat memanfaatkan material lokal.
Penentuan Klasifikasi Tanah Metode Unified Soil Classification System (USCS) Muthia Anggraini; Virgo Trisep Haris; Alfian Saleh
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jurkim.v4i2.21528

Abstract

Tanah yaitu material yang terdiri dari butiran mineral, organic, dan endapan yang relative lepas. Klasifikasi tanah sistem unified (USCS) dilakukan untuk menentukan pengelompokkan jenis tanah tanah berdasarkan distribusi ukuran butirannya.Jenis tanah baik itu sifat fisis dan mekanis merupakan faktor penting yang harus dipertimbangan dalam perencanaan konstruksi agar tidak terjadi kegagalan konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan jenis tanah yang terdapat di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan adalah metode klasifikasi USCS. Peneltian ini menggunakan dari 4 titik yang terdapat di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Analisa yang dilakukan adalah dengan mengambil sampel tanah di lapangan, kemudian dilakukan pengujian sifat fisis di laboratorium. %. Untuk klasifikasi yang diperoleh yaitu tergolong tanah lempung dan tanah lanau. Klasifikasi tanah dipengaruhi oleh nilai Indeks Plastisitas (PI), dari hasil penelitian ini nilai Indeks Plastisitas terbesar yaitu sampel tanah titik sebesar 26.54 dengan klasifikasi tanah MH lanau tak organik. Kesimpulannya klasifikasi tanah berdasrkan metode USCS pada sampel tanah yang diuji yaitu tergolong klasifikasi tanah lanau dan lempung. Klasifikasi ini diperoleh berdasarkan nilai lolos saringan No.200 dan nilai LL serta PI.
Pendampingan Penyusunan Konsep Wisata Berbasis Potensi Lokal pada Objek Wisata Pulau Semut Kelurahan Limbungan Muthia Anggraini; Alfian Saleh; Virgo Trisep Haris
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v3i3.3946

Abstract

Riverside areas have unique and varied characters that are not the same as others in terms of social, economic, cultural, and environmental aspects. The unique and specific character of the Pulau Semut Tourism object located in the Limbungan Village Pengambangan Area can be developed according to its potential. The location is on the side of the river which is still natural because it has a mangrove forest that is still beautiful. The local wisdom of this tourist attraction is that it is managed by the local community, with tourist destinations that are still natural, and there are several local products from fish processing that are worth developing as a local potential-based tourism concept. Partners still need to be assisted in terms of preparing local potential-based tourism concepts. The methods used are the discussion method, activity planning method, and implementation method. The result is that the concept displayed on the map is the local potential, namely the balimau spot and the culinary meatballs of rasau fish. In conclusion, the preparation of the Ant Island tourism concept emphasizes the local potential of Ant Island tourism.
Pemodelan Numerik Penggunaan Geofoam Sebagai Timbunan Pada Subgrade Muthia Anggraini; Pratikso; Maizir, Harnedi
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.281

Abstract

Tanah lunak menyebabkan banyak permasalahan teknik karena memiliki daya dukung dan kekuatan geser yang rendah. Kondisi ini apabila dijadikan sebagai subgrade akan mengakibatkan terjadinya penurunan tanah timbunan. Berbagai metode dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi tanah, tetapi pada penelitian ini fokus pada penggunaan Geofoam sebagai pengganti timbunan. Geofoam memilki density 11,2 – 45,7 kg/m³, sehingga bisa dijadikan sebagai alternatif timbunan ringan. Ada dua model pada penelitian ini yaitu timbunan tanpa Geofoam dan timbunan dengan Geofoam tebal 20 cm dan tebal 30 cm. Tujuannya untuk menganalisis penurunan subgrade tanpa timbunan Geofoam EPS 22 dibandingkan dengan menggunakan timbunan Geofoam EPS 22 tebal 20 cm dan tebal 30 cm. Metodenya menggunakan numerik Plaxis 2D versi 2023, parameter Mohr-Coulomb digunakan untuk memodelkan tanah lunak dan parameter linier elastis untuk memodelkan Geofoam dan pelat beton. Variasi beban yang digunakan yaitu beban terpusat 0, 5, 10, 15, dan 20 kN. Hasilnya beban maksimum 20 kN memberikan penurunan sebesar 26,687 mm pada timbunan tanpa Geofoam, penurunan 5, 989 mm pada timbunan Geofoam EPS 22 tebal 20 cm, dan penurunan 2,944 pada timbunan Geofoam EPS 22 tebal 30 cm. kesimpulannya Geofoam EPS 22 sebagai timbunan pada subgrade dapat memperkecil penurunan tanah dan semakin tebal Geofoam EPS 22 yang digunakan maka penurunan tanah yang terjadi akan semakin kecil.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Job Safety Analysis (JSA) Pada Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Utama Universitas Riau PT. Totalindo Eka Persada Tbk. Indriati Kusuma, Thalia; Zainuri; Muthia Anggraini
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proyek pekerjaan pembangunan Gedung Perpustakaan utama Universitas Riau terdapat beberapa pekerjaan yang berisiko tinggi yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet (dinding pembatas) Zone 1 University Main Library (UML) dimana risiko yang terjadi terjatuh yang mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja pada pembongkaran parapet zone I UML. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode JSA. Dari hasil analisis observasi dan wawancara terdapat kategori risiko besar yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dengan nilai 15-25, yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dimana risiko yang terjadi adalah terjatuh dari ketinggian yang mengakibatkan kematian, analisis menggunakan JSA pada hasil tabel tingkat risiko pekerjaan pembongkaran parapet didapatkan beberapa tingkatan dari setiap uraian pekerjaan dan tingkat risiko tertinggi berada pada uraian pekerjaan No.10 yaitu Pekerja bisa terjatuh dan menimbulkan kecelakaan kerja fatality (cacat atau kematian) sehingga pada pekerjaan pembongkaran dapat tertimpa material yang dijatuhkan dan juga pekerja bisa terjatuh dari ketinggian. Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan hasil tingkat risiko kecelakaan kerja dalam kategori tingkat risiko besar yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dimana risiko yang terjadi adalah terjatuh dari ketinggian yang mengakibatkan kematian. Saran pada penelitian ini yaitu melihat besarnya tingkat risiko kecelakaan kerja, diperlukan adanya tahapan sosialisai tentang keselamatan kerja oleh Perusahaan terkait, Pengetahuan tentang keselamatan kerja harus di tekankan dalam suatu project dan perlunya penerapan disiplin dalam penggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Karakteristik Tanah Timbun Sebagai Pengganti Subgrade Muthia Anggraini; Haris, Virgo Trisep; Saleh, Alfian
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i2.44

Abstract

Lapisan perkerasan jalan yang menjadi bagian konstruksi paling penting penting adalah subgrade atau tanah dasar, fungsinya untuk mendukung beban yang ada di atasnya. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai daya dukung tanah dasar adalah dengan perbaikan fisik tanah yaitu dengan mengganti tanah tersebut dengan tanah timbun. Tanah timbunan sebagai pengganti tanah dasar memiliki karakteristik yang harus sesuai dengan Spesifikasi Bina Marga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik tanah timbun sebagai pengganti subgrade jalan. Metode pengujian yaitu pengujian laboratorium. Sampel tanah timbun diambil dari Bekasab, Duri. Hasil penelitian untuk karakteristik tanah timbun yaitu untuk sifat fisis tanah tergolong klasifikasi CL yaitu lempung tak organik. Sifat mekanis tanah timbun diperoleh nilai CBR sebesar 16,80%. Kesimpulannya karakteristik tanah timbun untuk pengganti subgrade tidak diperbolehkan plastisitas tinggi dan untuk sifat mekanis nilai CBR berdasarkan Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2 > 6%.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Job Safety Analysis (JSA) Pada Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Utama Universitas Riau PT. Totalindo Eka Persada Tbk. Indriati Kusuma, Thalia; Zainuri; Muthia Anggraini
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.60

Abstract

Pada proyek pekerjaan pembangunan Gedung Perpustakaan utama Universitas Riau terdapat beberapa pekerjaan yang berisiko tinggi yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet (dinding pembatas) Zone 1 University Main Library (UML) dimana risiko yang terjadi terjatuh yang mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja pada pembongkaran parapet zone I UML. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode JSA. Dari hasil analisis observasi dan wawancara terdapat kategori risiko besar yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dengan nilai 15-25, yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dimana risiko yang terjadi adalah terjatuh dari ketinggian yang mengakibatkan kematian, analisis menggunakan JSA pada hasil tabel tingkat risiko pekerjaan pembongkaran parapet didapatkan beberapa tingkatan dari setiap uraian pekerjaan dan tingkat risiko tertinggi berada pada uraian pekerjaan No.10 yaitu Pekerja bisa terjatuh dan menimbulkan kecelakaan kerja fatality (cacat atau kematian) sehingga pada pekerjaan pembongkaran dapat tertimpa material yang dijatuhkan dan juga pekerja bisa terjatuh dari ketinggian. Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan hasil tingkat risiko kecelakaan kerja dalam kategori tingkat risiko besar yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dimana risiko yang terjadi adalah terjatuh dari ketinggian yang mengakibatkan kematian. Saran pada penelitian ini yaitu melihat besarnya tingkat risiko kecelakaan kerja, diperlukan adanya tahapan sosialisai tentang keselamatan kerja oleh Perusahaan terkait, Pengetahuan tentang keselamatan kerja harus di tekankan dalam suatu project dan perlunya penerapan disiplin dalam penggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Korelasi Nilai Kuat Geser Dengan Indeks Plastisitas Pada Tanah Lempung Muthia Anggraini; Trisep Haris, Virgo
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v5i2.124

Abstract

Kekuatan geser merupakan parameter penting dalam desain geoteknik. Kondisi tanah lempung yang sangat mudah berubah bentuk dan ditandai dengan kuat geser rendah. Korelasi yang berguna ada di antara indeks sifat yang diperoleh dari pengujian rutin sederhana dan kekuatannya dan sifat deformasi tanah kohesif . Batas cair dan nilai indeks plastisitas tanah mempunyai pengaruh yang besar terhadap nilai kohesi ( c ) tanah dan sifat-sifat fisik tanah itu sendiri . Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui korelasi nilai kuat geser dengan indeks plastisitas pada Tanah Lempung. Metode yang digunakan adalah pendekatan laboratorium untuk pengujian propertis tanah lempung dan pengujian kuat geser laboratorium menurut SNI 3420:2016. Hasilnya dengan analisis regresi mendapatkan persamaan matematis c = -0,006 ( LL )+ 0,3938 dengan R² = 0,7464 dan c = -0,0047 (PI) + 0,1897 dengan R² = 0,5686. Kesimpulannya semakin tinggi nilai Batas Cair (LL) dan Indeks Plastisitas (PI) tanah maka nilai kohesi tanah ( c ) akan semakin rendah.
ANALISA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK CONSTRUCTION SERVICES WUR MD DI PETAPAHAN GS Ekky Roshal; Gusneli Yanti; Muthia Anggraini
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.133

Abstract

Kecelakaan kerja di Indonesia mengalami peningkatan, dari sebelumnya 114.000 kasus kecelakaan pada tahun 2019, menjadi 177.000 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2020. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 Pasal 5 Ayat 2 yang menyatakan bahwa “Setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi wajib menerapkan SMK3 di perusahaannya”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek Consruction Services WUR MD di Petapahan GS. Metode yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara dan verifikasi dokumen menggunakan checklist audit SMK3 tingkat awal yang terdiri dari 64 kriteria. Hasil penelitian penerapan SMK3 tingkat awal pada proyek Consruction Services WUR MD di Petapahan GS nilai persentasenya sesuai dengan rumus perhitungan (Sugiyono 2013) adalah sebesar 92.19 %. Kesimpulan didapat bahwa penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek proyek Consruction Services WUR MD di Petapahan GS tergolong dalam kategori nomor 3 yaitu tingkat pencapaian penerapan 85-100% termasuk tingkat penilaian penerapan memuaskan.