Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PEMBELAJARAN DARING DENGAN TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA PROGRAM KHUSUS ANGKATAN 2020 PADA MATA KULIAH METODELOGI PENELITIAN ILMU KEPERAWATAN DI STIKES MAHARANI MALANG: The Relationship Between Online Learning with Students' Level of Comprehension of the Special Program for the Class of 2020 in the Course of Nursing Research Methodology at STIKES Maharani Malang Aminatus Sa'diyah; Rahmawati Maulidia; Ahmad Dafir Firdaus
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.596 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1045

Abstract

Pendahuluan: Pembelajaran metode daring menghadirkan persoalan. Permasalahan tidak hanya berkaitan dengan sarana, dosen dan mahasiswa juga menghadapi masalah dalam aspek kesiapan, namun juga dimungkinkan pelaksanaan pembelajaran metode daring berhubungan dengan tingkat pemahaman mahasiswa. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pembelajaran metode daring dengan tingkat pemahaman mahasiswa program khusus angkatan 2020 pada mata kuliah kuliah metodelogi penelitian ilmu keperawataan di STIKES Maharani Malang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 57 mahasiswa yang ditentukan secara purposive sampling dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survay online dengan menggunakan kuesioner online. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa statistik deskriptif dan uji rank spearman. Hasil dan Analisis: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pembelajaran metode daring dilaksanakan secara baik pada mahasiswa program khusus keperawatan angkatan 2020 di STIKES Maharani Malang. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji yang menunjukan sebagian besar mahasiswa menjawab pembelajaran metode daring dilaksanakan secara baik. (2) Mahasiswa paham tentang materi kuliah metodelogi penelitian ilmu keperawatan di STIKES Maharani Malang. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji yang menunjukan ebagian besar mahasiswa mengaku paham, yakni sejumlah 35 orang mahasiswa (61.4%). (3) Tidak ada hubungan pembelajaran metode daring dengan tingkat pemahaman mahasiswa pada mata kuliah metodelogi penelitian ilmu keperawatan di STIKES Maharani Malang. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis yang menunjukan nilai signifikansi sebesar (0.305).
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA KEPERAWATAN PROGRAM KHUSUS ANGKATAN 2020 DENGAN PROKRASTINASI SKRIPSI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI STIKES MAHARANI MALANG: Correlation Between the Anxiety Levels Of Special Program Nursing Students Year 2020 And Thesis Procrastination During The Covid 19 Pandemic At STIKES Maharani Malang Usman Mansur; Rahmawati Maulidia; Risna Yekti Mumpuni
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.797 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1099

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 menimbulkan kecemasan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Kecemasan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan progsus angkatan 2020 dengan prokrastinasi skripsi selama masa pandemi COVID-19 di STIKES Maharani Malang. Metode: Desain penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 67 orang, pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan sampel penelitian sebanyak 58 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji Spearman Rank menggunakan SPSS 20. Hasil: Penelitian ini membuktikan sebagian besar mahasiswa responden, 41 (70,7%) mengalami kecemasan sedang dan sebagian besar (74,1%) 43 mahasiswa responden mengalami prokrastinasi skripsi sedang. Hasil uji Spearman rank didapatkan nilai p = (0,000) < (0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa untuk mengurangi prokrastinasi skripsi, perlu menurunkan tingkat kecemasan mahasiswa.
PERBEDAAN SKALA NYERI PASIEN NEPHROLITHIASIS TINDAKAN EXTRA CORPOREAL SHOCK WAVE LITHOTRIPSY (ESWL) POSISI SUPINE DENGAN ARAH SUMBER ENERGI TEMBAKAN DARI SAMPING DAN BAWAH DI IRNA 2 R. ESWL RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG: Differences in Patients Pain of Nephrolithiasis Action Extra Corporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) Supine Position with The Direction of Energy Sources of Shoot From Side and Down in IRNA 2 ESWL Room dr. Saiful Anwar Malang Triono; Sih Ageng Lumadi; Rahmawati Maulidia
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 2 (2022): JIKep | Juni 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.6 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i2.1168

Abstract

Pendahuluan : Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) bagian metode non  invasive  Nephrolithiasis. Nephrolithiasis penyakit yang angka  kekambuhannya sangat tinggi, angka kekambuhan mencapai 60% setelah 5 sampai 10 tahun.. Studi   pendahuluan di RSUD Dr. Saiful Anwar sebanyak 16 pasien ESWL dengan posisi supine  31,25%  merasakan nyeri arah sumber energi dari samping. ESWL prosedur disertai rasa nyeri, arah sumber energi tembakan sangat mempengaruhi nyeri. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan skala nyeri pasien  ESWL posisi supine arah sumber energi tembakan dari samping dan bawah. Metode: Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan kohort. Observasi dilakukan saat  ESWL sampel sebanyak 20 responden dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi Visual Analugue  Scale (VAS). Hasil: Rerata  skala nyeri posisi supine dengan arah sumber energi tembakan dari samping 1,5 dan  bawah 1,1 ada perbedaan 0,4.Uji  statistik Wilcoxon pada pulse rate 5 ( 0,564 ) , 10 (0.132) , dan 12 (0.114 ). Secara deskriptif penelitian ini ada perbedaan skala nyeri pasien Nephrolithiasis tindakan ESWL pada posisi supine dengan arah sumber energi tembakan dari samping dan bawah sedangkan secara statistik tidak ada hubungan. Kesimpulan: Setiap  peningkatan pulse rate perlu dikaji skala nyeri, untuk keefektifan dan keberhasilan ESWL
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PERAWAT DALAM MASA PANDEMI COVID – 19 DI IRNA I RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG Dwi Ayu Yunita Sari; Sih Ageng Lumadi; Rahmawati Maulidia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 11 No 2 (2022): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v11i2.304

Abstract

Pendahuluan: Pandemi Covid-19 menimbulkan kecemasan pada perawat dalam menjalankan perannya. Kecemasan merupakan faktor yang mempengaruhi motivasi kerja perawat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan tingkat kecemasan perawat selama pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan jumlah populasi 70 orang dan sampel 60 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi kerja dan kuesioner kecemasan menggunakan Zung self-rating anxiety Scale (SAS atau SARS), dengan metode analisa data uji Spearman Rank dan SPSS 21. Hasil dan Analisis: Penelitian ini membuktikan sebanyak 47 responden (78,33%) mengalami motivasi sedang dan 58 responden (96,67%) mengalami kecemasan normal. Motivasi kerja sedang berkaitan dengan fasilitas dan reward (upah) yang diberikan instansi terkait dan kecemasan normal dikarenakan perawat mampu mengontrol kecemasan serta merasa aman secara psikologis. Hasil uji Spearman rank didapatkan nilai p = (0,190) > (0,05) dapat diartikan bahwa hubungan tidak signifikan antara motivasi kerja dengan kecemasan perawat. Dalam penelitian ini makna koefisien korelasi negatif yaitu semakin tinggi motivasi kerja perawat maka semakin rendah tingkat kecemasan perawat di masa pandemi Covid-19.
The Correlation Between the Level of Stress and The Independence Of The Elderly In Fulfilling The Activity Of Daily Living At The Posyandu, Tunggulwulung District Risma Dwi Sholikhatun; wiwik Agustina; Rahmawati Maulidia
Jurnal Keperawatan Malang Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v7i2.172

Abstract

ABSTRACT Background: Stress is the body's response to an unpleasant environment where a person sees it as a problem or a burden and the inability to meet its demands. One of the responses that occur due to stress is an emotional response, the symptoms can be anxiety, mood disorders and a decrease in productivity, one of which can occur in daily activities. Purpose: To determine the correlation between stress levels and the independence of the elderly in fulfilling the Activity Of Daily Living at the posyandu for the elderly at the district of Tunggulwulung. Methods: Correlational design with a cross sectional approach to determine the correlation between two variables, the independent variable is the level of stress and the dependent variable is the independence of the elderly in fulfilling the Activity Of Daily Living by observing. The sample in this study amounted to 36 respondents. Sampling using purposive sampling technique. Result: The results of statistical test obtained p value = 0,000 the value p is smaller than (0,05) Conclusion: There were a significant relationship between the level of stress and the independence of the elderly in fulfilling the Activity Of Daily Living at the Posyandu, Tunggulwulung District. Key words: Activity Of Daily Living; Elderly; The level of Stres.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DALAM MENERAPKAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN Fifin Furroidah; Rahmawati Maulidia; Lilla Maria
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.314

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan memegang peranan penting terhadap segala macam tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan mempengaruhi kesadaran masyarakat akan hak-haknya dari suatu unit kesehatan. Kurangnya kepatuhan perawat profesional dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan yang benar dan jelas sesuai standar dapat berdampak pada pertanggung jawaban dalam aspek hukum, kualitas pelayanan dan komunikasi antar tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik perawat dengan tingkat kepatuhan dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 74 orang dan sampel 62 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dokumentasi asuhan keperawatan, dengan metode analisa data uji chi-square dan SPSS 21. Penelitian ini membuktikan ada sebanyak 35 responden (56,5%) patuh pada pendokumentasian asuhan keperawatan dan 27 responden (43,5%) tidak patuh pada pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji chi-square tidak ada hubungan antara usia p-value=0,268 (p > 0,05), jenis kelamin p-value= 0,067 (p > 0,05), pendidikan p-value=0,268 (p >0,05) dan masa kerja p-value= 0,172 (p>0,05) dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji chi - square didapatkan nilai ( p > 0,05) dapat diartikan bahwa tidak ada hubungan antara karakteristik perawat dengan tingkat kepatuhan dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Saran penelitian ini adalah perlu penelitian lebih lanjut lagi tentang kepatuhan dalam penerapan pendokumentasian asuhan keperawatan dengan menambahkan aspek lain yang belum dikaji dalam penelitian ini.
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI Wahyu Puji Astutik; Sih Ageng Lumadi; Rahmawati Maulidia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.317

Abstract

Pasien yang cemas saat menjalani kemoterapi kemungkinan akan mengalami efek yang kurang menyenangkan akibat lamanya waktu pelaksanaan sehingga menimbulkan rasa cemas, takut, dan gelisah terhadap tindakan kemoterapi. Untuk itu diperlukan pendekatan yang sesuai salah satunya dengan perilaku caring. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien kanker yang menjalani kemoterapi di ruang Rawat Inap 1 RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 41 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar yaitu sebanyak 21 responden (51.22%) memiliki perilaku caring yang cukup dan lebih dari separuh responden yaitu sebanyak 28 responden (68.29%) memiliki tingkat kecemasan ringan. Keeratan hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien kanker bersifat berbanding terbalik dan kekuatan lemah dengan nilai (r= -0.340) yang artinya semakin tinggi perilaku caring perawat semakin rendah tingkat kecemasan pasien kanker yang menjalani kemoterapi (p<0.05). Diharapkan perawat dapat memberikan perhatian yang lebih intensif, sehingga mengurangi kecemasan pasien yang menjalani kemoterapi.
HUBUNGAN ANTARA LOCUS OF CONTROL DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT Irma Dian Arsita; Rahmawati Maulidia; Nining Loura Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.318

Abstract

Motivasi kerja merupakan suatu kekuatan, dorongan yang menggerakkan manusia untuk mencapai tujuan tertentu. Locus of control merupakan faktor yang mempengaruhi motivasi kerja perawat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara locus of control dengan motivasi kerja perawat. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan jumlah populasi 50 orang dan sampel 50 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner locus of control dan kuesioner motivasi kerja, dengan metode analisa data uji Spearman Rank dengan SPSS 25. Penelitian ini membuktikan sebanyak 18 responden (36%) memiliki locus of control tinggi dengan motivasi kerja tinggi dan 32 responden (64%) memiliki locus of control tinggi dengan motivasi kerja sedang. Pada penelitian ini mayoritas responden memiliki motivasi kerja yang sedang, hal ini dapat terjadi jika seseorang cenderung memiliki locus of control eksternal lebih tinggi daripada locus of control internal. Locus of control yang tinggi dan seimbang akan berkaitan dengan sikap seorang perawat dalam meningkatkan motivasi kerja, sehingga jika seseorang memiliki locus of control (Kendali diri) yang baik, maka individu tersebut mampu mengendalikan dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Hasil uji Spearman rank didapatkan nilai p = (0,00) < (0,05) dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara locus of control dengan motivasi kerja perawat. Dalam penelitian ini makna koefisien korelasi yang sedang (0,576) dan positif yaitu semakin tinggi locus of control maka motivasi kerja perawat semakin meningkat.
EFEKTIFITAS INTERPERSONAL GROUP THERAPY TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL PADA ODHA Danny Hardhiansyah Rukmana; Rahmawati Maulidia; Risna Yekti Mumpuni
Media Husada Journal Of Nursing Science Vol. 4 No. 3 (2023): November
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjns.v4i3.150

Abstract

Terapi antiretroviral (ARV) adalah terapi pengobatan infeksi HIV menggunakan sejumlah obat. Memang ARV tidak bisa menghilangkan seluruh virus HIV/AIDS, tetapi ARV bisa melambatkan persebaran virus. Namun, ODHA tidak patuh dalam mengkonsumsi ARV karena kesulitan mengakses layanan kesehatan dan kurangnya dukungan keluarga. Ketidakpatuhan dapat menyebabkan bencana kesehatan masyarakat karena meningkatkan kegagalan pengobatan lini pertama dan penyebaran varian virus yang resistan terhadap obat. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan 24 responden. Desain penelitian ini berjenis quasi experiment menggunakan pendekatan one group pre test-post test. Uji statistik bivariat menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar tingkat kepatuhan minum obat sebelum dilakukan interpersonal group terapy adalah tingkat kepatuhan rendah sebesar 50%, sebagian besar tingkat kepatuhan minum obat setelah dilakukan interpersonal group terapy adalah tingkat kepatuhan sedang sebesar 50%, dan ada pengaruh efektifitas interpersonal group terapy terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada ODHA di Poli VCT RSU Karsa Husada Kota Batu dengan nilai signifikasi 0,008 (p<0,05).
Relationship Between Duration Of Use Social Media With Quality Sleep For Study Program Students Bachelor Of Nursing Maharani Sticks Poor Rama Putra Reynaldy; Rahmawati Maulidia; Risna Yekti Mumpuni
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2025): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i2.794

Abstract

Introduction:The Sleep quality is a state where awareness of something decreases, but brain activity still plays an extraordinary role. Objectives: The purpose of this study was to determine the relationship between the duration of social media use and sleep quality in undergraduate nursing students at STIKes Maharani Malang. Methods: Correlational quantitative research design with a cross sectional approach. The number of research samples is 115 students with simple random sampling technique. Results: The results showed that the value of p = 0.003 which is smaller than α (<0.05). The value of the corelation coefficient (r = 0,272) indicates that there is a relationship between the duration of social media use and the quality of sleep in undergraduate nursing students at STIKes Maharani Malang. Conclusions: The majority or as many as 54 (47.0%) respondents had a moderate duration of social media use among undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang. The majority or as many as 98 (85.2%) of respondents experienced poor sleep quality among undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang. There is a significant relationship between the duration of social media use and sleep quality in undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang with a significance value of p = (0.003) < (0.05) so that the Ha hypothesis decision is accepted, namely that there is a relationship between the duration of social media use with sleep quality in undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang.