Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Public Perception of the Implementation of Minister of Home Affairs Regulation Number 72 of 2022: A Quantitative Study on Digital Population Identity in Pontianak City Riyoldi; Entang Adhy Muhtar; Nina Karlina
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 3 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i3.1320

Abstract

The Indonesian government, through Minister of Home Affairs Regulation No. 72 of 2022, introduced the Digital Population Identity (IKD) application as a step toward digital transformation in administrative services. This study aims to analyze public acceptance of the IKD application in Pontianak City using the Technology Acceptance Model (TAM) framework, focusing on the dimensions of Perceived Usefulness (PU) and Perceived Ease of Use (PEU). A survey of 467 respondents revealed that while the application is acknowledged as beneficial and relatively easy to use, a significant proportion of neutral responses in both dimensions indicates a gap between user expectations and experiences. Privacy concerns and trust in data security emerged as key challenges to technology adoption. By integrating risk and trust theories into TAM, this study finds that government transparency, data security enhancement, and digital literacy education are essential elements for building public trust. The study recommends optimizing application features, improving interface design, developing segmented communication strategies, and strengthening public outreach to establish an inclusive and reliable digital ecosystem for administrative services.
Analisis Kinerja Bongkar Muat General Cargo di PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Tanjung Pandan Riyoldi; Sutini; Zihni Ihkamuddin; Purwanto
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.852

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja operasional proses bongkar muat general cargo di PT Pelabuhan Tanjung Priok, Cabang Tanjung Pandan, dengan fokus pada produktivitas, efisiensi waktu, serta biaya operasional. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif untuk mengukur secara objektif durasi laytime, tingkat keterlambatan operasi, dan konsekuensi finansial yang ditimbulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi laytime aktual berkisar antara 30 hingga 35 jam, dan sekitar 50 persen kegiatan operasional mengalami keterlambatan yang berujung pada timbulnya biaya demurrage tambahan rata-rata sebesar Rp75 juta per kapal. Faktor-faktor utama yang menghambat kinerja meliputi keterbatasan alat bongkar muat, dengan hanya dua crane yang beroperasi antrian kapal yang tidak terhindarkan, serta ketergantungan pada kondisi cuaca yang memengaruhi kelancaran aktivitas. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya strategi perbaikan yang terukur, seperti penambahan alat bongkar muat, penerapan sistem kerja berbasis shift 24 jam, serta digitalisasi proses administrasi untuk mempercepat alur pelayanan. Rekomendasi tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi operasional sebesar 30 hingga 40 persen, sekaligus menekan potensi pemborosan biaya akibat keterlambatan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi manajemen pelabuhan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam meningkatkan keandalan, daya saing, dan kualitas layanan operasional pelabuhan di era logistik modern.