Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERTUMBUHAN TIGA VARIETAS SELADA (Lactuca sativa L.) DENGAN BERBAGAI MEDIA TANAM PADA SISTEM HIDROPONIK DEEP FLOW TECHNIQUE (DFT) Widarawati, Rosi Widarawati; Kusnaman, Djeimy; Nurwidodo, Prasetiyo Dwi
Agrin Vol 28, No 2 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.2.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendapatkan media tanam yang terbaik terhadap pertumbuhan 3 varietas tanaman selada pada sistem hidroponik deep flow technique.; 2) Mengetahui pertumbuhan varietas selada yang terbaik pada hidroponik deep flow technique; 3) Mengetahui interaksi media tanam dengan ketiga varietas selada pada sistem hidroponik deep flow technique. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari - Mei 2024 di Greenhouse milik bapak Eko, Dusun Gupakan, Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dengan ketinggian tempat 38 mdpl dan analisis tanaman di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Rancangan penelitian yang digunakan, yaitu Rancangan Acak Terbagi (split plot) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah jenis media tanam, yaitu rockwool, spons dan cocopeat. Faktor kedua adalah varietas selada yaitu, Grand Rapids, Lectus F1 dan Bisi SL 02. Hasil penelitian menunjukkan media tanam spons menjadi media tanam terbaik pada pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun. Varietas selada Bisi SL 02 menunjukkan bahwa varietas tersebut adalah varietas terbaik pada variabel jumlah daun, sedangkan interaksi antara media tanam dan varietas selada berpengaruh nyata terhadap variabel luas daun minggu ke-1.Kata Kunci: selada, hidroponik, rockwool, spons, cocopeat, varietas.
Pengaruh Varietas Kentang dan Spektrum Cahaya Light Emitting Diode terhadap Kandungan Klorofil Planlet Kentang pada Sistem Kultur In Vitro Nurwidodo, Prasetiyo Dwi; Suprayogi, Suprayogi; Farid, Noor
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2248

Abstract

Keterbatasan kajian mengenai pengaruh spektrum cahaya LED terhadap respons fisiologis berbagai varietas kentang pada kultur in vitro masih menjadi kendala dalam upaya optimalisasi produksi bibit secara efisien. Variasi spektrum cahaya diketahui dapat memengaruhi proses fotosintesis, pertumbuhan, serta akumulasi klorofil planlet secara berbeda antardiferensiasi varietas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh spektrum cahaya LED terhadap fisiologis eksplan kentang pada kultur in vitro, pengaruh varietas kentang terhadap fisiologis eksplan kentang pada kultur in vitro dan serta interaksi antara keduanya. Lima jenis spektrum cahaya LED diaplikasikan dan dilihat pengaruhnya terhadap pertumbuhan eksplan 5 varietas kentang in vitro. Percoabaan menggunakan Rancangan Split-plot tiga ulangan dengan rancangan dasar RAKL. Kandungan klorofil planlet kentang diukur menggunakan metode Arnon (1949) melalui ekstraksi 0,1 g daun dengan aseton 80%, dilanjutkan pengukuran absorbansi pada λ 645 nm dan 663 nm. Data dianalisis menggunakan uji F dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spektrum cahaya LED berpengaruh sangat nyata terhadap fisiologis eksplan kentang pada minggu keempat setelah kultur, dengan cahaya putih dan kombinasi cahaya red-green-blue (RGB) menghasilkan kandungan klorofil tertinggi. Varietas kentang berpengaruh sangat nyata terhadap fisiologis eksplan kentang pada kultur in vitro, dengan varietas Tedjo MZ menunjukkan performa terbaik. Tidak ada interaksi nyata antara varietas kentang dan spektrum cahaya LED terhadap fisiologis planlet kentang pada kultur in vitro. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi optimasi sistem pencahayaan kultur in vitro kentang untuk meningkatkan efisiensi produksi bibit berkualitas.