Isvara, Aruna Langit
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seni dan Demokrasi: Pemanfaatan Ruang Publik sebagai Sarana Ekspresi, Perlawanan, dan Advokasi oleh Komunitas Taring Padi Isvara, Aruna Langit; Ismoyo, Sindu Lintang
IRAMA Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/irama.v7i1.80314

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi menjaga ruang publik sebagai arena komunikasi dan pertukaran ide dalam menyuarakan aspirasi masyarakat marginal di tengah tantangan komersialisasi dan privatisasi ruang publik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi komunitas seni Taring Padi dalam memanfaatkan seni sebagai alat advokasi dan penyadaran publik untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan anggota komunitas, dan studi dokumentasi terhadap arsip karya dan manifesto Taring Padi. Data dianalisis secara tematik dengan memadukan teori demokrasi deliberatif dan konsep ruang publik Jurgen Habermas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Taring Padi berhasil memanfaatkan seni visual seperti mural, poster, dan baliho sebagai media komunikasi yang efektif dalam menyuarakan isu-isu sosial, politik, dan lingkungan. Melalui pendekatan kolektif dan kolaboratif, komunitas ini menciptakan ruang publik yang inklusif, mendukung dialog terbuka, partisipasi aktif, dan prinsip kesetaraan. Penelitian ini menegaskan bahwa seni memiliki potensi besar sebagai instrumen advokasi dan pemberdayaan masyarakat dalam ruang publik.
ART AS A MEDIUM OF DELIBERATION: A CASE STUDY OF PUBLIC SPACE UTILIZATION BY THE TARING PADI COMMUNITY Isvara, Aruna Langit; Ismoyo, Sindu Lintang
Arty: Jurnal Seni Rupa Vol. 14 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/arty.v14i1.19284

Abstract

This study examines the role of art as a medium of deliberation in public spaces through a case study of the Taring Padi art community in Yogyakarta. Using a qualitative approach and a case study method, the research involved observations, in-depth interviews, and document analysis. Findings reveal that the Taring Padi community utilizes visual arts such as murals, posters, and billboards to voice social, political, and environmental issues, as well as to advocate for public rights. Through collective work, thematic discussions, and collaboration with local communities, the group creates inclusive and democratic public spaces aligned with the principles of deliberative democracy. Art serves not only as an aesthetic expression but also as a catalyst for social change, strengthening solidarity among marginalized communities. This research contributes to the literature on art, public spaces, and democracy by proposing an art-based advocacy model relevant to equitable development.