Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas Antifungi Ekstrak Etanol Daun Parsley (Petroselinum Crispum) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans Secara Invitro Bimmaharyanto S., Dedent Eka; Umboro, Recta Olivia; Apriliany, Fitri
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.411

Abstract

Candida albicans merupakan flora normal didalam tubuh manusia. Mikroorganisme  spesies jamur dari golongan deuteromycota ini pada kondisi tertentu dapat bersifat pathogen. Spesies ini adalah salah satu penyebab infeksi oportunistik kandidiasis pada kulit, mulut, organ kelamin. Parsley (Petroselinum crispum) merupakan tanaman aromatik berkhasiat obat. Kandungan senyawa flavanoid pada tanaman ini memiliki khasiat sebagai antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dan konsentrasi minimal ekstrak etanol daun parsley (Petroselinum crispum) dalam menghambat pertumbuhan  Candida albicans. Uji aktivitas antifungi dilakukan dengan metode disc diffusion test, menggunakan sampel uji ekstrak etanol 70% daun parsley (Petroselinum crispum) dengan konsentrasi 10%; 30%; 50%; 80% dan 100% (b/V). Kontrol positif menggunakan nystatin 100.000 IU dan kontrol negatif menggunakan aquadest steril. Hasil pengamatan dianalisis secara diskriptif dan diuji menggunakan analisisn statistik ANOVA Kruskal wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% daun parsley (Petroselinum crispum) signifikan efektif menghambat pertumbuhan Candida albicans. Konsentrasi 100% memiliki efek setara dengan kontrol positif. Sedangkan konsentrasi minimum yang mampu menghambat pertumbuhan Candida albicans adalah sebesar 10%.
Peran apoteker untuk meningkatkan kepatuhan minum obat diabetes dan TBC pada masyarakat kota Mataram Apriliany, Fitri; Umboro, Recta Olivia; Bimmaharyanto S., Dedent Eka; Isasih, Widani Darma; Ayu, Baiq Dinda Puspita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22764

Abstract

Abstrak Apoteker adalah salah satu profesi yang memiliki peran tidak hanya mengenai obat-obatan tetapi memiliki peran dibidang pelayanan kefarmasian. Indonesia menemui banyak tantangan masalah kesehatan seperti diabetes dan TBC. Sehingga pemerintah mengeluarkan peraturan presiden no 67 tahun 2021 tentang penanggulangan TBC. Untuk mendukung program pemerintah, maka IAI mengajak kepada para apoteker agar berkolaborasi melalui kegiatan branding, edukasi, dan kompetisi untuk mewujudkan dunia yang lebih sehat. Kegiatan ini dilakukan di Taman Sangkareang Kota Mataram bertujuan untuk memperkenalkan peran dan fungsi apoteker dibidang pelayanan kefarmasian komunitas dalam aksi mewujudkan peningkatan kepatuhan minum obat diabetes dan TBC. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat Kota Mataram. Metode pengabdian dilakukan dengan 1) sambutan, 2) senam sehat untuk jantung, 3) edukasi dengan metode concurrent dan 4) dialog interaktif dengan masyarakat. Evaluasi dilakukan dengan kegiatan dialog interaktif dengan masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah masyarakat mengetahui peran dan fungsi apoteker dan mengetahui lebih banyak tentang penyakit diabetes dan TBC dan peningkatan kepatuhan minum obat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berdampak pada perubahan sikap pemahaman dan pengetahuan dari masyarakat tentang peran apoteker dan kepatuhan minum obat. Hal ini ditunjukkan dengan awalnya masyarakat hanya mengetahui peran apoteker sebagai penyedia layanan hanya tentang obat. Tetapi, masyarakat kini menjadi mengetahui bahwa peran apoteker juga memiliki peran tentang edukasi baik penggunaan obat dan penyakit, tindakan upaya pencegahan penyakit dan melakukan konseling. Kata kunci: diabetes; TBC; peran apoteker. Abstract Pharmacists are a profession that has a role not only regarding medicines but also has a role in the field of pharmaceutical services. Indonesia faces many health challenges such as diabetes and tuberculosis. So government issued presidential regulation no. 67 of 2021 concerning TB control. To support government programs, IAI invites pharmacists to collaborate through branding, education, and competition activities to create healthier world. This activity was carried out at Sangkareang Park, Mataram City, to introduce role and function of pharmacists in field of community pharmaceutical services in action to realize increased fulfillment of diabetes and TB medication. Participants in this activity are people of Mataram City. The method is carried out by 1) ceremonies, 2) exercise for the heart, 3) education using concurrent methods, and 4) interactive dialogue with community. Evaluation is carried out through interactive dialogue activities with community. The result of this activity is that public knows role and function of pharmacists and knowing more about diabetes and tuberculosis as well as increasing fulfillment of medication. So it can be concluded that this activity has an impact on changes in attitudes, understanding, and knowledge of community regarding role of pharmacists and compliance with taking medication. This started with public only knowing about role of pharmacists as service providers regarding medicines. However, public now knows that role of pharmacists also has a role in education regarding use of drugs and diseases, taking measures to prevent disease, and providing counseling. Keywords: diabetes; tuberculosis; the role of pharmacist.