Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Kajian Entrepreneur Pada Mahasiswa di Kota Medan Syafitri, Anggryani; Hani, Fahira Rahmah; Siregar, Riska Nurasnida; Azzahra, Delima; Putri, Rahma Amina; Tambunan, Toman Sony
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 3 No. 4 (2025): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v3i4.2563

Abstract

Enterpreneur atau biasa dikenal dengan kewirausahaan merupakan orang yang mempunyai keahlian dalam mengembangkan, mengelola, serta sukses untuk mengatasi berbagai risiko yang terjadi untuk memperoleh keuntungan dalam usahanya. Penelitian ini membahas fenomena kewirausahaan di kalangan mahasiswa di Kota Medan, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan empat responden dari mahasiswa negeri dan swasta. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam aktivitas kewirausahaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa minat mahasiswa terhadap kewirausahaan semakin meningkat sebagai upaya mencapai kemandirian finansial dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Namun, mereka menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan modal, waktu, dan kurangnya pelatihan formal. Oleh karena itu, dukungan dari lingkungan kampus dan pemerintah sangat diperlukan untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang mendukung.
Manajemen Produksi Siaran Pemberitaan Media Televisi Kustiawan, Winda; Aswari, Ahmad; Syafitri, Anggryani; Simanjuntak, Hary’s Hidayat Abdillah; Nurhayani, Nurhayani; Salsabila, Nadjwa; Padang, Ranto Pradana
PEMA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i1.699

Abstract

Manajemen penyiaran dimaksudkan agar media dan industri penyiaran dapat memaksimalkan tujuan dari penyiaran itu sendiri, yaitu memberikan informasi, memberikan pendidikan dan memberikan hiburan kepada masyarakat. Melalui manajemen penyiaran, diharapkan industri penyiaran dapat mengaktualisasikan setiap program dengan baik. Radio dan televisi yang termasuk sebagai media pers publik juga harus mengalami perkembangan dalam hal operasional, produksi atau program yang akan disampaikan kepada publik. Dengan adanya pembinaan dan pengelolaan, maka segala permasalahan yang akan menghambat kelancaran program akan teratasi. Pendekatan yang harus dilakukan juga sangat variatif, misalnya pendekatan dengan metode studi banding atau penataran dari segi sumber daya manusia atau fasilitas yang akan digunakan untuk mendukung kelancaran program khususnya program radio dan televisi.
RESEPSI NETIZEN PADA KONTEN DAKWAH USTADZ ADI HIDAYAT “PERBAIKI SHALATMU MAKA ALLAH AKAN PERMUDAH URUSANMU” TERHADAP PENGAMALAN SHALAT Syafitri, Anggryani; Walisyah, Tengku
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi netizen terhadap konten dakwah ustadz Adi Hidayat berjudul “Perbaiki Shalatmu Maka Allah Akan Pemudah Urusanmu” serta implikasinya terhadap pengamalan shalat. Penelitian ini menggunakan netnografi virtual dengan pendekatan kualitatif melalui teori resepsi Stuart Hall yang membagi posisi audiens ke dalam tiga kategori, yaitu dominant-hegemonic, negotiated, dan oppositional. Data diperoleh dari komentar netizen pada video dakwah ustadz Adi Hidayat di youtube dan dianalisis menggunakan NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas netizen berada pada posisi dominant-hegemonic, yaitu menerima pesan dakwah secara positif yang ditunjukkan melalui meningkatnya kesadaran spritual, motivasi memperbaiki shalat, dan dorongan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sebagian netizen berada pada posisi negotiated dengan memaknai pesan berdasarkan pengalaman pribadi, sedangkan sebagian kecil lainnya berada pada posisi oppositional karena pesan yang disampaikan ditolak dan tidak sesuai dalam kehidupan mereka. Oleh karena itu keberhasilan dakwah digital dapat dilihat dari sejauh mana pesan mampu diterima dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.