Haris Fadilah
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Disiplin Peserta Didik di SMP Negeri 23 Banjarmasin Anwar Ibrahim; Haris Fadilah
Al Washliyah : Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washiliyah Barabai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70943/jsh.v2i2.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter disiplin peserta didik beserta faktor pendukung dan penghambat karakter disiplin peserta didik di SMP Negeri 23 Banjarmasin. Jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisiss data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta memvalidasi data dengan teknik triangulasi data untuk memperkuat keabsahan data. Hasil penelitian karakter disiplin peserta didik di SMP Negeri 23 Banjarmasin belum terlaksana dengan baik karena masih ada yang belum bisa disiplin seperti masuk sekolah dan kelas tepat waktu, melaksanakan tugas, tanggung jawab peserta didik, menaati peraturan sekolah, dan berpakaian rapi adalah karakternya baik- baik. Faktor pendukungnya motivasi diri dan orang tua, takut hukuman, kesadaran diri, dan pengaruh teman. Faktor penghambatnya orang tua kurang perhatian dan tidak semua peserta didik mempunyai orang tua yang lengkap, pengaruh pertemanan yang belum baik, tidak mampu memahami pelajaran, ribut di kelas, kebiasaan yang buruk, tontonan yang tidak bermanfaat, dan tingkat ekonomi orang tua.
Dekonstruksi Inspiration Porn: Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk terhadap Representasi ABK Berdaya Ekonomi pada Instagram Ridha Nazharullah; Haris Fadilah; Shapiah Shapiah; Lisya Ramitha Putri
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Takuana (April-June)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i1.581

Abstract

This study aims to deconstruct the phenomenon of inspiration porn through the representation of Children with Special Needs (ABK) on the Instagram account @abk.umkm.indonesia. The primary issue addressed is the ethical ambiguity in sharenting practices and the potential for disability commodification within digital spaces. The research utilizes Teun A. van Dijk's Critical Discourse Analysis (CDA) with a qualitative-interpretative approach. The multimodal data consists of caption texts, visual video elements, and audio narratives. A purposive sampling technique was applied, selecting all 145 posts from January 2024 to January 2026 that achieved above-average interaction rates. Data collection was conducted through digital documentation, text scrapping, video transcription, and passive participant observation. Findings reveal a paradigm shift in representation from "pity objects" to empowered "economic agents". Textually, the account consistently employs empowerment diction and professional visualizations to highlight creative potential . Cognitively, the account managers demonstrate a conscious effort to break the stigma by emphasizing the commercial value of the children's work. In a social context, this practice serves as a resistance discourse against systemic ableism. However, a paradox of positive commodification remains, where disability identity is utilized as a Unique Selling Point (USP) to capture algorithmic attention. This study concludes that while the account successfully re-brands disability identity, it still leaves a challenge regarding conditional social acceptance, which requires individuals with special needs to constantly appear productive.