Diketahui, menurut SSGI tahun 2021 prevalensi stunting di Kabupaten Batu Bara sebesar 30,9%, jauh diatas prevalensi stunting rata-rata provinsi Sumatera Utara yang mencapai 25,8%. Desa Bangun Sari merupakan salah satu desa yang terletak Di Kecamatan DatukTanah Datar, Kabupaten Batu Bara. Jumlah seluruh populasi masyarakat Desa Bangun Sari sebanyak 4.100 jiwa dengan jumlah kartu keluarga sebanyak 1.148. tampak dari kehidupan masyarakatnya yang kini cenderung mengandalkan teknologi, baik untuk kehidupansehari-hari, maupun untuk memudahkan masyarakat dalam bertani, berkebun, beternak, berdagang, dan lain-lain. Kasus stunting pada Desa Bangun Sari masih minim. Namun pencegahan perlu dilakukan di desa tersebut agar terhindar dari dampak yang buruk bagi anak maupun ibu hamil. Salah satau program kerja kuliah kerja nyata (KKN) 96 UINSU yaitu penuluhan terkait pencegahan stunting (penting). Adapun dilakukannya program penyuluhan pencegahan stunting (penting) yaitu untuk menambah pengetahuan masyarakat desa Bangun Sari terkait Pentingnya mencegah terjadinya stunting pada anak. Kegiatan pengabian dilakukan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan berupa pencegahan stunting (penting). Kegiatan ini dilakukan olek tim kuliah kerja nyata (KKN) 96 UINSU dan para kader posyandu. KKN 96 juga mendapatkan kesempatan untuk ikut andil dalam kegiatan posyandu dan pemberian makanan tambahan (PMT). Dengan adanya penyuluhan terkait pencegahan stunting (penting) diharapkan dapat memberikanpengetahuan kepada ibu maupun masyarakat desa Bangun Sari terkait pencegahan stunting (penting). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Bangun Sari tentang stunting dan pentingnya gizi bagi anak. Melalui penyuluhan, masyarakat diharapkan lebih sadar akan bahaya stunting dan tahu cara pencegahannya, seperti memperhatikan asupan nutrisi anak sejak dini. Kegiatan ini juga bertujuan membekali kader desa dengan keterampilan penyuluhan berkelanjutan, sehingga mereka dapat melanjutkan edukasi mengenai stunting secara mandiri setelah program selesai, mendukung upaya pencegahan stunting secara berkesinambungan di masyarakat.