Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Pencegahan Stunting (PENTING) Rani Suraya; Anggina Cucu Khetri Sianturi; Fahmi Ardiansyah Siregar; Marcella Permata Sari; Ninis Lestari; Nur Hanisah; Rizky Nanda Pratama
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.930

Abstract

Diketahui, menurut SSGI tahun 2021 prevalensi stunting di Kabupaten Batu Bara sebesar 30,9%, jauh diatas prevalensi stunting rata-rata provinsi Sumatera Utara yang mencapai 25,8%. Desa Bangun Sari merupakan salah satu desa yang terletak Di Kecamatan DatukTanah Datar, Kabupaten Batu Bara. Jumlah seluruh populasi masyarakat Desa Bangun Sari sebanyak 4.100 jiwa dengan jumlah kartu keluarga sebanyak 1.148. tampak dari kehidupan masyarakatnya yang kini cenderung mengandalkan teknologi, baik untuk kehidupansehari-hari, maupun untuk memudahkan masyarakat dalam bertani, berkebun, beternak, berdagang, dan lain-lain. Kasus stunting pada Desa Bangun Sari masih minim. Namun pencegahan perlu dilakukan di desa tersebut agar terhindar dari dampak yang buruk bagi anak maupun ibu hamil. Salah satau program kerja kuliah kerja nyata (KKN) 96 UINSU yaitu penuluhan terkait pencegahan stunting (penting). Adapun dilakukannya program penyuluhan pencegahan stunting (penting) yaitu untuk menambah pengetahuan masyarakat desa Bangun Sari terkait Pentingnya mencegah terjadinya stunting pada anak. Kegiatan pengabian dilakukan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan berupa pencegahan stunting (penting). Kegiatan ini dilakukan olek tim kuliah kerja nyata (KKN) 96 UINSU dan para kader posyandu. KKN 96 juga mendapatkan kesempatan untuk ikut andil dalam kegiatan posyandu dan pemberian makanan tambahan (PMT). Dengan adanya penyuluhan terkait pencegahan stunting (penting) diharapkan dapat memberikanpengetahuan kepada ibu maupun masyarakat desa Bangun Sari terkait pencegahan stunting (penting). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Bangun Sari tentang stunting dan pentingnya gizi bagi anak. Melalui penyuluhan, masyarakat diharapkan lebih sadar akan bahaya stunting dan tahu cara pencegahannya, seperti memperhatikan asupan nutrisi anak sejak dini. Kegiatan ini juga bertujuan membekali kader desa dengan keterampilan penyuluhan berkelanjutan, sehingga mereka dapat melanjutkan edukasi mengenai stunting secara mandiri setelah program selesai, mendukung upaya pencegahan stunting secara berkesinambungan di masyarakat.
Factors Influencing Hypertension Incidence in Bangun Sari Village: A Cross-Sectional Study Anggina Cucu Khetri Sianturi; Rani Suraya; Putri Maimunah; Adelia Mazidah Lubis; Shopiah Auzi; Maulana Randi Septian; Hubban Fathani Manik
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i1.5681

Abstract

Hypertension is theoretically influenced by several risk factors. The first risk factors are those that cannot be changed such as age, gender, and genetics. Modifiable risk factors include education, knowledge, behavior, and attitude. This study aims to identify factors that contribute to hypertension in Bangun Sari Village, Datuk Tanah Datar Sub-district. This study used a quantitative approach with a cross-sectional analytic design. The study population consisted of all residents of Bangun Sari Village, with a total population of 4,099 people and 1,148 households. The sample was taken using a purposive sampling technique, with the Lameshow formula, resulting in 94 respondents. Data were collected through observation sheets. The results showed a statistically significant relationship between age, knowledge, behavior, attitude, and occupation with the incidence of hypertension (with a p-value of 0.001 for all variables except education). There was a statistically significant association between employment status and the incidence of hypertension (p-value = 0.002). However, no significant association was found between education level and the incidence of hypertension (p-value = 0.501). Therefore, there is a statistically significant relationship between age, knowledge, behavior, attitude, and occupation with the incidence of hypertension, but there is no significant relationship between education level with the incidence of hypertension in Bangun Sari Village.