Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Lokakarya Pembelajaran dan Asesmen St Muriati; Ulfah Syam; Muhammad Bakri; Rampeng Rampeng
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1307

Abstract

Lokakarya pembelajaran dan asesemen adalah pendampingan yang diberikan kepada sekolah penggerak dalam merancang proses pembelajaran dan asesmen di sekolah. Kegiatan ini dilaksankan pada tanggal 28 September 2024 di SMP Negeri 2 Takalar, Kabupaten Takalar. Peserta kegiatan lokakarya ini berasal dari tiga satuan pendidikan dari Kabupaten Takalar yaitu: UPT SMPN 2 Galesong Selatan, UPT SMPN 2 Mangarabobang, dan UPT SMPN 4 Galesong Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu: 1) pembukaan, 2) mulai dari diri, 3) eksplorasi konsep, 4) ruang kolaborasi, 5) demonstrasi kontekstual, 6) elaborasi pemahaman, dan 7) rencana aksi nyata. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu agar peserta memahami: a) pentingnya asesmen awal dan pembelajaran terdiferensiasi, b) cara merancang dan melakukan asesmen awal pembelajaran, c) cara merancang pembelajaran terdiferensiasi sesuai dengan hasil asesmen awal, dan d) Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah memahami bentuk pendampingan kepada guru dalam penyusunan dan pelaksanaan asesmen awal pembelajaran serta pembelajaran terdiferensiasi. Melalui kegiatan lokakarya ini diharapkan kegiatan pembelajaran dan asesmen yang diterapkan sesuai dengan yang dicita-citakan oleh satuan pendidikan masing-masing sekolah.
Pendampingan Lokakarya Perencanaan Berbasis Data St Muriati; Suhardiman Suhardiman; Ulfah Syam; Muhammad Bakri; Nurfaizah Sahib
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1405

Abstract

Lokakarya perencanaan berbasis data adalah pendampingan yang diberikan kepada sekolah penggerak terkait transformasi sekolah dan pendidikan daerah dalam kerangka merdeka belajar, profil dan rapor pendidikan untuk menyusun perencanaan berbasis data yang menghasilkan RKT dan RKAS. Kegiatan pendampingan lokakarya pembelajaran berbasis data ini dilaksanakan pada tanggal 27 November 2023 di SMP Negeri 2 Takalar, Kabupaten Takalar. Total peserta kegiatan berjumlah 24 orang yang terdiri dari enam orang pengawas sekolah, enam orang kepala sekolah, dan 12 orang dari unsur guru yang berasal dari satuan pendidikan Kabupaten Takalar dan Kabupaten Jeneponto. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu: 1) pembukaan, 2) mulai dari diri, 3) eksplorasi konsep, 4) ruang kolaborasi, 5) demonstrasi kontekstual, 6) rencana aksi nyata, 7) penutup. Tujuan dari lokakarya perencanaan berbasis data ini yaitu agar peserta memahami perencanaan berbasis data berdasarkan hasil rapor pendidikan untuk jenjang menengah atau fase D. Melalui lokakarya ini diharapkan peserta memperoleh pemahaman terkait transformasi sekolah dan pendidikan daerah dalam kerangka merdeka belajar, profil dan rapor pendidikan untuk menyusun perencanaan berbasis data yang menghasilkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) berbasis rapor pendidikan pada satuan pendidikan masing-masing sekolah.
SELF-REGULATED EFL SPEAKERS THROUGH METACOGNITIVE INSTRUCTION Ulfah Syam; Nurfaizah Sahib; Rampeng Rampeng
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 7 No 3 (2025): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v7i3.1693

Abstract

This qualitative study investigates the role of metacognitive instruction in developing self-regulated English as a Foreign Language (EFL) speaking skills among undergraduate students. Speaking is often perceived as one of the most challenging language skills due to its cognitive complexity and affective demands. Drawing on theories of metacognition and self-regulated learning, this study explores how metacognitive instruction is implemented in EFL speaking classrooms, how it fosters students’ self-awareness, and how it contributes to the development of self-regulation in speaking. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and analysis of instructional materials at State University of Makassar. The data were analyzed thematically using systematic coding and categorization procedures. The findings reveal that metacognitive instruction was implemented through structured pre-speaking, while-speaking, and post-speaking stages that explicitly emphasized planning, monitoring, and evaluation. The instruction enhanced students’ linguistic and affective self-awareness and supported the gradual development of self-regulated speaking behaviors, including independent monitoring, self-correction, and motivational regulation. The study highlights the pedagogical value of integrating metacognitive instruction into EFL speaking classrooms to promote learner autonomy, confidence, and sustainable speaking development