Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Dukungan dari Keluarga terhadap Kemampuan Pemenuhan Personal Hygiene pada Lansia di Daerah RT 10 Bojong Raya Jakarta Barat Yeni Suryani; Dina Aulia Nurmala; Anggira Kurniawan
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i1.5696

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemenuhan personal hygiene pada lansia dengan tingkat dukungan keluarga. Indonesia menghadapi tantangan demografis dengan semakin meningkatnya jumlah lansia, yang memerlukan perhatian lebih dalam pemeliharaan kesehatan, khususnya personal hygiene. Dukungan keluarga memainkan peran penting dalam menjaga kebersihan diri lansia, yang dapat memengaruhi kesehatan mereka secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional, dengan 73 responden lansia yang dibagi ke dalam kategori dukungan keluarga baik dan kurang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (61,6%) menerima dukungan keluarga yang baik, sementara 60,3% lansia mengalami pemenuhan personal hygiene yang kurang baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemenuhan personal hygiene (p-value = 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan keluarga yang baik dapat meningkatkan kualitas personal hygiene lansia. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan pentingnya penyuluhan kepada keluarga mengenai peran mereka dalam mendukung pemeliharaan kebersihan diri lansia, serta perlunya kerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya personal hygiene di kalangan lansia.
Pengaruh Digitalisasi Administrasi terhadap Kinerja Unit Rekam Medis di Rumah Saki: Studi pada Rumah Sakit Bhakti Asih Tangerang Edi Suyitno; Aurora Alifa; Susan Hadiyani; Yeni Suryani
Journal of Technology and System Information Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtsi.v1i3.5598

Abstract

Seiring deingan perkembangan transformasi teknologi kesehatan yang terus berkembang di Indonesia, penggunaan sistem di Rumah Sakit harus beradaptasi dengan era serba digital misalnya penggunaan Rekam Medis Manual yang berganti menjadi Rekam Medis EIektronik (RME). Digitalisasi merupakan proses peralihan media dokumen yang bersifat manual menjadi dokumen digital yang didalam file berekstensi misalnya pdf atau jpg yang proses peralihan ini dibantu dengan scanning dengan alat scanner. Tujuan dari penelitian ini untuk pengaruh digitalisasi administrasi: studi pada Rumah Sakit Bhakti Asih Tangerang. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif dengan cara melalui wawancara mendalam (In depth Intervieiw) oleh informan. Hasil penelitian ditemukan beberapa masalah yaitu penggunaan Rekam Meidis Elektronik memerlukan kapasitas penyimpanan yang besar, masih terdapat antrian untuk registrasi di loket dan juga server seiring down yang mengakibatkan SIMRS mengalami error dan loading hal ini berdampak juga pada SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit).
Transformasi Digital dalam Administrasi Rumah Sakit: Strategi Peningkatan Kualitas Layanan dan Pengambilan Keputusan Manajerial Edi Suyitno; Rini Febrianti; Susan Hadiyani; Yeni Suryani; Syahrifah Aima
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v4i1.3975

Abstract

Era transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis di sektor kesehatan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan akses layanan. Transformasi digital mencakup adopsi teknologi seperti rekam medis elektronik (Electronic Health Record/EMR), telemedicine, dan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat dan layanan yang lebih responsif. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan: Apa saja tantangan dan hambatan dalam implementasi transformasi digital di rumah sakit, khususnya EMR, dan strategi apa yang dapat digunakan untuk mengatasinya? Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur. Data dikumpulkan melalui telaah pustaka dari berbagai sumber ilmiah, laporan pemerintah, dan studi kasus yang relevan untuk mengidentifikasi faktor kunci, hambatan, serta praktik terbaik transformasi digital di sektor kesehatan. Analisis dilakukan secara kritis terhadap 25 publikasi yang membahas EMR, telemedicine, sistem informasi kesehatan, serta teknologi pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EMR dan teknologi digital lainnya secara signifikan meningkatkan akurasi diagnosis, efisiensi operasional, transparansi layanan, serta perlindungan data pasien. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya literasi digital tenaga kesehatan, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur, isu privasi dan keamanan data, serta regulasi yang belum memadai. Strategi untuk mengatasinya mencakup peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan berkelanjutan, perencanaan strategis, kolaborasi lintas departemen, interoperabilitas sistem, dan investasi pada infrastruktur digital. Kesimpulannya, transformasi digital di rumah sakit terbukti dapat mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, namun keberhasilan implementasinya memerlukan dukungan manajemen, kebijakan yang jelas, serta keterlibatan semua pemangku kepentingan. Peneliti menyarankan untuk memperkuat regulasi, memperluas literasi digital, dan mendorong kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, dan masyarakat untuk memastikan transformasi digital yang efektif dan berkelanjutan.
Hubungan Digitalisasi Sistem Informasi Administrasi Rumah Sakit dengan Kepuasan Pasien di RSU Bhakti Asih Tangerang Yeni Suryani; Susan Hadiyani; Shabira Luna Ramahdania; Aliyah Soraya Alan; Nabilah Alfatih Nabilah Alfatih
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.4042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara digitalisasi sistem informasi administrasi rumah sakit dengan kepuasan pasien di RSU Bhakti Asih Tangerang. Digitalisasi dalam sistem administrasi rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan serta mempercepat proses administrasi, yang pada gilirannya berdampak pada pengalaman pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dan melibatkan 36 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi pasien terhadap digitalisasi sistem informasi dan tingkat kepuasan mereka terhadap layanan yang diterima. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden (58,3%) menilai digitalisasi sistem informasi administrasi rumah sakit dalam kategori baik, sementara 41,7% lainnya menilai kurang baik. Berdasarkan uji bivariat menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p-value sebesar 0,021, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara digitalisasi sistem informasi dan kepuasan pasien. Nilai Odds Ratio (OR) yang dihitung sebesar 3,40 menunjukkan bahwa pasien yang merasakan digitalisasi sistem informasi administrasi yang baik memiliki peluang 3,4 kali lebih besar untuk merasa puas dibandingkan dengan mereka yang merasakan sistem administrasi yang kurang baik. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi sistem informasi administrasi rumah sakit berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien. Oleh karena itu, penerapan sistem informasi yang lebih baik di rumah sakit berpotensi meningkatkan pengalaman pasien dan tingkat kepuasan mereka terhadap layanan rumah sakit.
Studi Perilaku Cuci Tangan Lansia di Kantor Kecamatan Ciledug Kota Tangerang: Kajian Kebijakan Tindak Lanjut Yeni Suryani; Susan Hadiyani
Journal of Indonesian Management Vol. 4 No. 2 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jim.v4i2.4039

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku mencuci tangan pada lansia di Kantor Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Sampel yang digunakan diperoleh dengan menerapkan rumus Slovin sehingga jumlahnya mencapai 60 responden lansia. Penelitian ini menganalisis distribusi usia dan jenis kelamin lansia serta perilaku mencuci tangan pada lansia yang berada di dua wisma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 60-74 tahun sebanyak 53 orang (88,3%), sementara lansia berusia 75-90 tahun berjumlah 7 orang (11,7%). Penelitian melibatkan 60 responden yang terbagi sama antara laki-laki dan perempuan, yaitu 30 laki-laki (50%) dari Wisma A dan 30 perempuan (50%) dari Wisma B. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kelompok usia 60-74 tahun mendominasi, yang menandakan bahwa lansia dalam rentang usia ini masih relatif sehat dan aktif. Perilaku mencuci tangan pada lansia menunjukkan bahwa hanya 2 orang (3,3%) yang memiliki tingkah laku cara cuci tangan dengan baik, 22 orang (36,7%) memiliki perilaku cukup baik, dan 36 orang (60%) memiliki tingkah laku cara cuci tangan dengan  cuci tangan kurang baik. Penelitian ini merekomendasikan agar penyuluhan dan edukasi lebih lanjut diberikan kepada lansia untuk meningkatkan perilaku cuci tangan yang tepat, guna mendukung peningkatan kualitas hidup lansia di Kantor Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.