Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Determinan Hipertensi di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Erick R.R. Manongga; Jeini Ester Nelwan; Wulan Pingkan Julia Kaunang
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 5 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.v5i4.60387

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah sistolik seseorang mencapai atau melebihi 140 mmHg, dan/atau tekanan darah diastoliknya mencapai atau melebihi 90 mmHg. Faktor-faktor yang tidak dapat diubah yang mempengaruhi peningkatan tekanan darah seseorang meliputi usia, jenis kelamin, etnis/ras, dan riwayat keluarga. Sementara itu, faktor-faktor yang dapat diubah mencakup aktivitas fisik, status gizi, pola makan, dan gaya hidup.Tujuan dalam penelititan ini yaitu untuk mengetahui gambaran determinan hipertensi di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Metode: Desain penelitan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Amurang dengan Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 58 orang yang ditentukan dengan menggunakan Teknik Accidental Sampling. Analisis data secara univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien penderita hipertensi yang diteliti berdasarkan usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga lebih banyak sedangkan pasien penderita hipertensi yang tidak mengonsumsi alkohol dan tidak memiliki memiliki kebiasaan merokok lebih banyak dari pada pasien penderita hipertensi yang mengonsumsi alkohol dan memiliki kebiasaan merokok. Kesimpulan: Determinan hipertensi yaitu usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, serta tidak mengonsumsi alkohol dan memiliki kebiasaan tidak merokok lebih banyak pada pasien penyakit hipertensi di wilayah kerja puskesmas Amurang.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tumpaan Juan J. Rumondor; Grace Debbie Kandou; Wulan Pingkan Julia Kaunang
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i2.7533

Abstract

This study investigates the factors associated with medication adherence among patients with type 2 diabetes mellitus (T2DM) at Puskesmas Tumpaan, Indonesia. The study aims to identify the influence of knowledge, comorbidities, and family support on patients' adherence to prescribed medication regimens. A cross-sectional design was employed with 205 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using structured interviews and validated instruments: MMAS-8 for adherence and DKQ-24 for knowledge. Statistical analyses included chi-square and multivariate logistic regression. Results revealed that 56.1% of patients were adherent to their medication, with knowledge, presence of comorbidities, and family support significantly associated with adherence (p < 0.05). Patients with good knowledge were nearly seven times more likely to adhere, while those with comorbidities and strong family support also demonstrated significantly higher adherence. The findings suggest that enhancing patient education and involving families in chronic care management may improve adherence outcomes. This study underscores the multidimensional nature of adherence and its implications for primary health service programs in diabetes management.