p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tanzhim
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keteladanan Pendekar Mas Mochamad Amien: Studi Atas Kepemimpinan Dakwah di dalam Perguruan Silat Chakra V Ahmad Rido'i
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v1i1.12

Abstract

Silat sebagai bagian budaya Indonesia memiliki filosofi yang tidak lepas dari semangat agama Islam dan dakwah. Perguruan silat Chakra V Surabaya yang dipimpin oleh Mas Mochamad Amien senafas dengan filosofi tersebut, yakni menghidupkan nilai-nilai dakwah dan Islam, tentunya kekuatan jurus dan kekuatan fisik adalah sebuah keniscayaan sebagai sesuatu yang diandalkan. Dalam konteks dakwah didalam sebuah lembaga, kepemimpinan memiliki pengaruh yang amat besar, termasuk dalam lembaga yang bergerak dibidang seni dan budaya. Mas Mochammad Amien telah menunjukkan kepemimpinan dakwah dalam perguruannya, dimana pola keteladanan cukup kental diterapkan. Kepemimpinan ini membuahkan hasil dimana murid-muridnya bisa merasakan nilai-nilai Islam dan akhlak yang baik didalamnya, bahkan sebagian dari mereka akhirnya memilih menjadi muallaf. Studi ini mencoba mengeksplorasi kepemimpinan dakwah Mas Mochammad Amien diperguruan silatnya sehingga pola-polanya bisa diketahui khususnya dengan pendekatan teori Kouzes dan Posner tentang kepemimpinan keteladan. Teori ini memiliki lima dimensi praktek kepemimpinan pola keteladanan, yakni mencontohkan cara, menginspirasikan visi bersama, menantang proses, memungkinkan orang lain bertindak, dan menyemangati jiwa. Studi dilakukan dengan observasi langsung, melakukan wawancara terhadap pendekar Mas Mochamad Amien dan kepada dua muridnya yang dianggap mewakili telah merasakan produk keteladanan Mas Mochamad Amien.
Analisis Pengambilan Keputusan Perjanjian Hudaibiyah Dengan Model Bounded Rationality Ahmad Rido'i
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i2.47

Abstract

Proses pengambilan keputusan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Perjanjian Hudaibiyah menggunakan pendekatan bounded rationality dari Herbert A. Simon merupakan kajian yang menarik. Dalam situasi yang penuh ketidakpastian, keterbatasan informasi, tekanan waktu, dan kompleksitas dinamika dakwah, situasi konflik maupun peperangan yang dihadapi, Nabi tidak memilih keputusan yang paling optimal secara teoritis, melainkan yang satisficing—cukup baik dan realistis. Bounded rationality lebih relevan dalam menjelaskan pengambilan keputusan di dunia nyata yang kompleks dibanding model rasional klasik. Model pengambilan keputusan ini melalui proses seleksi alternatif yang terbatas, prosedural, dan kontekstual. Dengan pertimbangan yang visioner dan adaptif, Nabi mampu mengambil keputusan yang menghasilkan dampak yang besar bagi sejarah dan kemajuan umat Islam. Dalam jangka pendek, hasilnya tampak merugikan, tetapi secara strategis sangat menguntungkan bagi perkembangan dakwah Islam. Disisi lain, dalam konteks Perjanjian Hudaibiyah, pengambilan keputusan yang dilakukan kaum Quraisy, mengalami proses yang lebih timpang dalam persiapan dan prosedur pengambilan keputusannya, sehingga mempengaruhi proses keputusan poin-poin perjanjian dan evaluasi hasil perjanjian yang dilakukan oleh kaum Quraisy, akhirnya meminta perubahan bahkan melakukan pelanggaran atas perjanjian. Menggunakan metode penelitian historical case study, penulis mencoba melakukan intepretasi dan merekonstruksi pengalaman sejarah yang terbatas pada peristiwa Perjanjian Hudaibiyah dengan berbagai konteks yang melingkupinya. Studi ini dengan demikian, memperkaya perspektif keislaman dalam studi manajemen dan pengambilan keputusan.
Strategi Dakwah Pada Generasi Alfa: Menumbuhkan Imunitas Kognitif Dari Pengaruh Nilai-Nilai Liberal Ahmad Rido'i
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v4i1.61

Abstract

Generasi Alfa tumbuh dalam lingkungan digital yang sarat dengan paparan nilai dan ideologi, termasuk nilai-nilai liberal yang kerap hadir dalam dunia anak dan remaja. Kondisi ini menimbulkan tantangan serius bagi pembentukan nalar, karakter, dan orientasi nilai generasi muda. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan kembali konsep imunisasi kognitif sebagai pendekatan strategis dalam membangun daya tahan nalar anak dan remaja terhadap pengaruh nilai yang berpotensi problematis. Melalui penelitian konseptual (conceptual research) berbasis practice theory, artikel ini mendalami teori Inokulasi dan teori Sistem Imunitas Kognitif Andy Norman, dan menemukan beberapa kelemahan serta berusaha memperbaikinya. Hasilnya artikel ini menawarkan kerangka konseptual imunisasi kognitif berbasis dialektika nilai dengan beberapa komponen yang ditegaskan berkaitan dengan orientasi, standart dan proses dialektika yang sistematis. Proses ini juga memerlukan etos kognitif yang diperlukan. Tentunya dalam penerapan harus dipahami sasaran vaksinasi kognitifnya yakni pada Generasi Alfa yang harus dicermati karakteristiknya. Dengan dialektika nilai diharapkan bisa membentuk kekebalan kognitif yang memungkinkan subjek berpikir rasional, mengenali kesalahan nalar, dan merespons pengaruh nilai secara bertanggung jawab. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi pada penguatan pendekatan pendidikan nilai yang lebih reflektif, etis, dan tahan terhadap distorsi ideologis di era digital.