Fuaddudin Fuaddudin
Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiliensi Anak Broken Home dan Dampaknya dalam Memotivasi Belajar Siswa di SD Muhammadiyah Gilipanda Kota Bima Tahun 2026 Faridah Faridah; Agus Salam; Fuaddudin Fuaddudin
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2891

Abstract

Penelitian mengenai resiliensi siswa umumnya berfokus pada konteks keluarga utuh, sehingga masih terbatas kajian mendalam tentang bagaimana resiliensi dan motivasi belajar terbentuk pada siswa dengan latar belakang broken home, khususnya dalam situasi pengasuhan oleh figur pengganti. Studi ini bertujuan mendeskripsikan dinamika resiliensi dan motivasi belajar pada siswa dengan kondisi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap satu siswa yang tinggal bersama nenek setelah perceraian orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa, guru kelas, guru BK, dan wali, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) nenek berperan sebagai sistem pendukung tunggal yang menggantikan fungsi orang tua; (2) resiliensi siswa bersifat reaktif dan sangat bergantung pada dukungan eksternal; (3) motivasi belajar kuat namun dominan ekstrinsik sehingga konsistensi belajar masih fluktuatif; dan (4) perceraian orang tua memunculkan dampak ganda, yakni kerentanan emosional sekaligus peningkatan kemandirian. Disimpulkan bahwa kelekatan dengan figur pengganti menjadi faktor protektif utama. Rekomendasi ditujukan pada penguatan layanan BK berbasis self-esteem dan goal setting serta komunikasi terbuka dalam keluarga.
Pemberian Makanan Tambahan Nugget Ikan untuk Mengatasi Kekurangan Yodium (GAKY) dI POSYANDU Spaga Kelurahan Jatibaru Kota Bima Aris Iwansyah; Fuaddudin Fuaddudin; Nurul Ramadhan; Jumadin Novri
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i1.85

Abstract

Kekurangan gizi merupakan salah satu penyebab utama dari banyaknya masalah kesehatan. Syafikri et al., (2019) dalam Sulistiyawati et al., (2022) mengatakan bahwa Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. GAKY merupakan salah satu penyakit dari kekurangan gizi yang diakibatkan konsumsi yodium yang kurang sehingga dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan kualitas hidup manusia (Hariyanti, 2013). Data Riskesdas 2013 dalam Pitaloka et al., (2019) menunjukkan proporsi nilai ekskresi yodium urin (EYU) defisit (<100 µg/L) tertinggi dialami oleh ibu hamil dengan proporsi 24,3 diatas ibu menyusui, wanita usia subur (WUS) dan anak umur 6-12 tahun. Dari data diatas, menunjukkan bahwa perlu segera adanya upaya untuk menurunkan angka GAKY di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi GAKY adalah dengan pemberian edukasi mengenai kekurangan yodium pada masyarakat terutama orang tua, karena orang tua bertugas dan bertanggungjawab dalam pemenuhan gizi anak-anaknya. Selain itu, penanganan GAKY juga dapat dilakukan dengan memberikan makanan tambahan berupa nugget ikan yang memiliki kandungan yodium yang tinggi. Hal ini dapat membantu memenuhi kebutuhan yodium anak yang kurang suka mengonsumsi ikan.