Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Terhadap Peran Sila Keempat Pancasila dalam Budaya Demokrasi di Kampus Naila Elfira Sari; Vita Nurliana; Beta Marsaulina Manullang; Desty Novry Lianty; Septian Prayogi; M. Rizky Dwi Ardana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Negeri Medan terhadap peran sila keempat Pancasila dalam budaya demokrasi di lingkungan kampus. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuesioner yang disebarkan kepada 31 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling atau stratified sampling. Data dianalisis menggunakan pendekatan Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 99% mahasiswa memahami makna sila keempat Pancasila, di mana 51,6% responden mengaku memahami dan 48,4% sangat memahami. Selain itu, 100% responden sepakat bahwa sila keempat mendorong musyawarah dalam pengambilan keputusan, sementara 70,9% menilai bahwa prinsip musyawarah dan mufakat telah diterapkan dalam organisasi kemahasiswaan. Namun, masih terdapat tantangan dalam penerapan demokrasi di kampus, seperti dominasi suara mayoritas dan kurangnya keterlibatan aktif dari seluruh mahasiswa. Secara keseluruhan, penelitian ini mengungkap bahwa meskipun pemahaman terhadap sila keempat cukup tinggi, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan implementasinya agar nilai-nilai demokrasi benar-benar tercermin dalam kehidupan akademik mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan inisiatif universitas dalam menyediakan pendidikan demokrasi serta pelatihan kepemimpinan guna memperkuat peran mahasiswa dalam menciptakan budaya demokrasi yang lebih inklusif dan partisipatif.
Analisis Permasalahan Dalam Pengembangan Materi IPS Kelas IX SMP Santo Thomas 4 Medan Naila Elfira Sari; Vita Nurliana; Joey Athana Sembiring; Beta Marsaulina Manullang; Farhan Fauzan Ahdaputra; Anju Diah Natalia Panjaitan; Ipantri Naibaho
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dalam pengembangan materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas IX SMP Santo Thomas 4 Medan serta solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case method) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru IPS, dokumentasi terhadap materi ajar, serta observasi terhadap proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam pembelajaran IPS meliputi rendahnya literasi siswa, ketidaksesuaian isi buku dengan karakteristik siswa, serta dominasi metode ceramah yang membosankan. Untuk mengatasi hal tersebut, guru mengusulkan berbagai solusi, seperti pembelajaran berbasis kelompok, integrasi teknologi dalam pembelajaran (seperti penggunaan Quizizz dan Google Maps), serta mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari siswa agar lebih relevan dan mudah dipahami. Selain itu, pentingnya pelatihan dan evaluasi berkala bagi guru juga menjadi sorotan untuk meningkatkan kompetensi dalam menyampaikan materi secara kreatif dan sesuai dengan karakter siswa. Dengan menerapkan pendekatan-pendekatan ini, diharapkan pembelajaran IPS menjadi lebih interaktif, menarik, dan bermakna bagi siswa, serta mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.