Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Metode User-Centered Design (UCD) dan System Usability Scale (SUS) dalam Re-Design Proses Pemesanan Makanan pada Aplikasi Maxim: Bahasa Indonesia Azahra Zardan, Ririn Yuliani; Aprilia, Trisna; Zulqiyah, Aqiyah; Muhammad Rivani, Ibrahim
Kreatif Teknologi dan Sistem Informasi (KRETISI) Vol. 2 No. 2 (2024): Kreatif Teknologi dan Sistem Informasi (KRETISI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/kretisi.v2i2.2102

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Redesign antarmuka pemesanan makanan pada aplikasi Maxim, dengan tujuan meningkatkan pengalaman pengguna melalui pendekatan desain yang lebih intuitif dan mudah digunakan. Sebagai salah satu platform yang memiliki fitur pemesanan makanan secara online, antarmuka aplikasi Maxim masih memiliki beberapa kekurangan yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna pada antarmuka pemesanan makanan di aplikasi Maxim melalui pendekatan User-Centered Design (UCD) dan evaluasi usabilitas menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Proses desain dimulai dengan menganalisis kebutuhan pengguna serta mengidentifikasi masalah yang ada pada antarmuka sebelumnya, seperti navigasi yang rumit dan kurangnya elemen visual yang mendukung. Desain ulang pada antarmuka kemudian dilakukan dengan fokus pada penyederhanaan alur navigasi, peningkatan visualisasi, serta penyusunan elemen antarmuka yang lebih intuitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ulang yang diterapkan pada aplikasi Maxim berhasil memperbaiki navigasi, visualisasi, serta kemudahan penggunaan, yang pada akhirnya meningkatkan tingkat kepuasan pengguna. Evaluasi menggunakan metode SUS menghasilkan skor 82,55, yang termasuk dalam kategori excellent dengan grade B dan dapat dikategorikan sebagai acceptable. Hasil ini menunjukkan bahwa desain ulang antarmuka pemesanan makanan pada aplikasi Maxim diterima dengan baik oleh pengguna, serta memberikan pengalaman yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan aplikasi yang lebih user-friendly, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing aplikasi Maxim di pasar layanan pemesanan makanan online.
Sosialisasi dan Edukasi Keamanan Digital untuk Meningkatkan Kesadaran Siswa terhadap Ancaman Siber di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda Ari Pradhana, Alvin; Al Hidayat, Muhammad Restu; Aprilia, Trisna; Harsyal Kila, Hiskya; Kamila, Vina Zahrotun; Setyadi, Hario Jati; Irsyad, Akhmad; Islamiyah, Islamiyah; Saputra, Muhammad Fawaz; Masa, Amin Padmo Azam
Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi (PETISI) Vol. 3 No. 2 (2025): Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/petisi.v3i2.4297

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa kemudahan sekaligus ancaman keamanan yang semakin meningkat, terutama bagi siswa SMP yang merupakan pengguna aktif internet namun memiliki literasi keamanan digital yang rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMP Muhammadiyah 1 Samarinda terhadap ancaman siber serta langkah-langkah perlindungan akun digital. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif dengan penyampaian materi mengenai phishing, aplikasi modifikasi berbahaya, teknik password kuat, Google Account Manager, verifikasi dua langkah, dan etika keamanan internet. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Oktober 2025 dengan melibatkan 62 siswa dari seluruh tingkat kelas di sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai ancaman digital dan cara melindungi akun secara mandiri. Siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri phishing, memahami bahaya aplikasi modifikasi, dan menerapkan praktik keamanan dasar. Kegiatan ini berhasil membentuk kesadaran keamanan digital di lingkungan sekolah dan mendorong perilaku berinternet yang lebih aman, bijak, dan bertanggung jawab bagi siswa.