Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnalku

PTKP wanita vs pria: Analisis komparatif berbasis gender dan status perkawinan Wijaya, Alif Sukhairi
Jurnalku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v5i1.1491

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbedaan perlakuan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) berdasarkan gender dan status perkawinan (lajang, kawin, janda/duda, dan kawin kembali) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Studi ini mengkaji 48 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2012-2024 dari berbagai negara untuk memetakan gap penelitian dan menyusun agenda riset masa depan. Hasil SLR menunjukkan bahwa kebijakan PTKP di sebagian besar negara telah berevolusi dari sistem berbasis kepala keluarga (yang cenderung bias gender) menuju sistem yang lebih netral gender. Namun, penelitian mengidentifikasi bahwa elemen bias gender masih bertahan dalam bentuk insentif pajak untuk keluarga tradisional dan disinsentif implisit bagi wanita bekerja. Terdapat variasi signifikan antar negara dalam perlakuan PTKP berdasarkan status perkawinan, dengan beberapa negara memberikan manfaat lebih besar untuk wajib pajak kawin, sementara negara lain menerapkan sistem individual yang lebih netral. Isu perlakuan pajak pasca-perceraian dan perkawinan kembali juga menunjukkan kompleksitas kebijakan yang belum diatasi secara komprehensif. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa kesenjangan literatur, termasuk: (1) keterbatasan studi lintas negara mengenai dampak kebijakan PTKP yang berbeda terhadap kesetaraan gender; (2) kurangnya penelitian tentang implikasi PTKP terhadap keputusan perkawinan, perceraian, dan perkawinan kembali; dan (3) minimnya evaluasi empiris mengenai efektivitas reformasi PTKP dalam mempromosikan keadilan gender. Studi ini berkontribusi dengan memetakan landskap penelitian saat ini dan mengusulkan agenda riset untuk pengembangan kebijakan PTKP yang lebih berkeadilan gender di masa depan.
Keadilan perpajakan bagi pengusaha pemula dalam perjanjian franchise berbasis syariah Wijaya, Alif Sukhairi
Jurnalku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v5i1.1492

Abstract

Penelitian ini mengkaji aspek keadilan perpajakan bagi pengusaha pemula yang terlibat dalam perjanjian franchise berbasis syariah di Indonesia. Melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis 47 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2015-2024 dari berbagai database akademik bereputasi. Hasil analisis menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam perlakuan perpajakan antara pengusaha pemula dan pelaku usaha mapan dalam konteks franchise syariah. Penelitian mengidentifikasi tiga dimensi utama keadilan perpajakan yang perlu diperhatikan: keadilan vertikal, keadilan horizontal, dan keadilan prosedural. Temuan menunjukkan bahwa implementasi prinsip-prinsip syariah dalam struktur franchise dapat berpengaruh pada karakteristik pengenaan pajak yang memerlukan pendekatan khusus. Penelitian ini merekomendasikan reformulasi kebijakan perpajakan yang mempertimbangkan keunikan model bisnis franchise syariah dan kapasitas ekonomi pengusaha pemula melalui penerapan tarif progresif berbasis omzet, insentif pajak tahun-tahun awal, dan simplifikasi prosedur pelaporan pajak. Implikasi hasil penelitian dapat menjadi landasan pengembangan sistem perpajakan yang lebih adil dan mendukung ekosistem kewirausahaan berbasis syariah di Indonesia.