Amir, Faizal
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Layanan Konseling Individual dengan Menggunakan Model Cipp di MANU Putra Buntet Pesantren Amir, Faizal
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 2 No. 2 (2022): Aspek Kehidupan dalam Pandangan Bimbingan dan Konseling
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v2i2.210

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konteks layanan bimbingan individu, mendeskripsikan input layanan bimbingan individu, mendeskripsikan proses layanan bimbingan individu, dan mendeskripsikan hasil layanan bimbingan individu di Pesantren MANU Putra Buntet. untuk menggambarkan hal-hal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah evaluasi program. Pendekatan kualitatif adalah studi lapangan di mana peneliti mengumpulkan data dari banyak orang selama periode waktu tertentu dalam pengaturan tertentu. Evaluasi program adalah rangkaian kegiatan yang sengaja dilakukan untuk memastikan tingkat keberhasilan program dan mengkaji tingkat keberhasilan kegiatan yang direncanakan. Fokus kajian ini adalah konteks, masukan, proses dan layanan konsultasi individu yang diberikan oleh produk program.
Implementasi Manajemen Mutu Terpadu (Studi Kasus di MTs N 1 Cirebon) Amir, Faizal
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2023): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v3i1.270

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui manajemen mutu terpadu yang diterapkan di MTs N 1 Cirebon. Sejauh mana mutu layanan terhadap siswa, mutu sumber daya manusia, mutu sarana prasarana, mutu proses pembelajaran, dan mutu lulusan yang diterapkan di MTs N 1 Cirebon. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah mutu layanan terhadap siswa sangat memadai, sumber daya manusia yang dimiliki MTs N 1 Cirebon menjungjung tinggi profesionalisme, mutu lingkungan atau sarana prasarana yang dimiliki MTs N 1 Cirebon lengkap. Sedangkan mutu dalam proses pembelajaran setiap guru melaksanakan proses administrasi dengan rapih dan beberapa guru juga dapat mengembangkan kemampuannya lewat program MGMP. Adapaun lulusan dari MTs N 1 Cirebon mampu menjadi sosok yang bermutu, baik dari segi mutu fikir, dzikir dan mutu fikir, dzikir, maupun mutu dalam menyiapkan kemampuan untuk menangkap peluang untuk kehidupan di masa yang akan datang.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN (STUDI KASUS Di SMAN 2 KOTA CIREBON) Amir, Faizal
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2019): Strategi Pengembangan Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v1i1.13

Abstract

Manajemen merupakan suatu proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan untuk menentukan dan mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dengan memberdayakan manusia dan sumberdaya lainnya. Dari fungsi-fungsi tersebut, perencanaan memiliki pereanan yang signifikan karena merupakan penentu bagi fungsi-fungsi lainnya. Kegiatan perencanaan terdiri dari unsur-unsur penetapan tujuan, strategi, program, prosedur, dan pembiayaan (budgeting). Oleh karena itu, pembiayaan merupakan hal yang perlu dikelola secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Manajemen pembiayaan merupakan segenap kegiatan yang berkenaan dengan penataan sumber, penggunaan dan pertanggungjawaban dana pendidikan di sekolah atau lembaga Pendidikan. SMA Negeri 2 Kota Cirebon merupakan salah satu lembaga pendidikan negeri tingkat sekolah menengah yang memiliki sistem manajemen mutu yang baik yang diakui dengan standar mutu internasional ISO 9001 yang disematkan pada SMA Negeri 2 Kota Cirebon. Hampir semua kegiatan membutuhkan biaya sehingga dapat dikatakan tanpa biaya, proses pendidikan di SMA Negeri 2 Kota Cirebon tidak berdaya sama sekali. Biaya yang diperlukan untuk menunjang kegiatan pendidikan di SMA Negeri 2 Kota Cirebon memiliki cakupan yang luas yakni semua jenis pengeluaran yang berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan, baik dalam bentuk uang, barang ataupun tenaga (yang dapat dihargai dengan uang). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Deskriptif adalah metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang, bertujuan untuk membuat gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Sedangkan pendekatan fenemonologis berusaha memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya terhadap orang-orang biasa dalam situasi-situasi tertentu.. Hasil penelitian dapat disimpulkan: Sumber pendapatan di SMA Negeri 2 Kota Cirebon tercantum dalam RAPBS. Sumber pendapatan yang diperoleh dari pemerintah Pusat melalui APBN, Pemerintah Provinsi melalui APBD Provinsi, dan APBD Kota Cirebon. Sumber pendapatan dari pemerintah berupa BOS. Selain dari pemerintah, masyarakat dan orang tua murid mempunyai partisipasi yang besar terhadap pendanaan sekolah dengan cara memberikan dukungan dana untuk pelaksanaan program-program sekolah. Alokasi dana untuk pembiayaan pendidikan secara umum bertujuan untuk memeratakan pendidikan dan dilakukan untuk peningkatan mutu pendidikan. Pengalokasian dana dilakukan secara efisiensi yaitu menggunakan anggaran sesuai dengan RAPBS yang telah ditetapkan untuk mengantisipasi keterbatasan dalam anggaran, mekanisme yang ditempuh di dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan benar, efektif dan efisien.
Peningkatan Mutu Kinerja Guru Melalui Supervisi Akademik Di MANU Putri Buntet Pesantren Cirebon dalam Menghadapi PKG 2021 Amir, Faizal
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2022): Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v4i1.132

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini yaitu masih banyak di temukan bahwa ada guru yang masih belum menguasai kompetensi sebagaimana mestinya. Dari hal tersebut, pemerintah Indonesia akan melakukan evaluasi terhadap kinerja guru secara langsung yang di sebut dengan Penilaian Kinerja Guru. Karena dalam kegiatan ini berkaitan dengan kompetensi guru, dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja upaya yang telah di lakukan kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini mengambil latar di MA NU Putri Buntet Pesantren Cirebon. Dengan adanya program PKG dan dapat mengetahui kendala - kendala yang di hadapi dalam melaksanakan program PKG dan Supervisi Pendidikan di MA NU Putri Buntet Pesantren Cirebon. Jenis penelitian ini adalah evaluasi program dengan menggunakan pendekatan kualitatif degan menganalisis Penilaian Kinerja Guru. Jenis penelitian ini adalah Goal free Evaluation Model. Pengumpulan data yang di lakukan dengan mengadakan observasi dan wawancara. Dengan adanya kegiatan tersebut, Kepala Madrasah Aliyah Putri Buntet Pesantren ini menindak lanjuti dalam bentuk upaya meningkatkan kompetensi guru di MA NU Putri Buntet Pesantren Cirebon.
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MEMBANGUN CITRA SEKOLAH DI MTS NU PUTRI 03 BUNTE PESANTREN CIREBON Amir, Faizal; Qonitah, Iffa; Nurhidayati, Vifi
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 001 (2024): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Special Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v7i001.7410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan di MTs NU Putri 3 Pesantren Buntet dengan mengungkap strategi yang diterapkan oleh kepala madrasah. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, temuan menunjukkan bahwa strategi yang digunakan mencakup upaya internal dan eksternal. Upaya internal meliputi peningkatan kualitas pendidik dan fasilitas, sementara strategi eksternal meliputi promosi melalui media sosial dan kolaborasi dengan lembaga lain. Faktor-faktor pendukung yang teridentifikasi adalah kualitas pendidik dan prestasi siswa, sedangkan faktor penghambat mencakup kurangnya perhatian publik terhadap pendidikan dan partisipasi yang tidak memadai dari pengurus pesantren. Respons masyarakat terhadap strategi ini terlihat dari peningkatan jumlah siswa serta perbaikan prestasi siswa putri. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting tentang pengembangan pendidikan di madrasah dan kontribusi kepala madrasah dalam membangun citra sekolah, serta tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan minat pendidikan di kalangan masyarakat.
Financing in Inclusive Education : Opportunities and Challenges in Islamic Higher Education Institutions Amir, Faizal; Raharjo, Tri Joko; Formen, Ali
Proceedings of International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 11 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inclusive education has become a global commitment to ensuring equitable and accessible education for all, including marginalized groups and individuals with disabilities. in realizing this goal, financing remains one of the major challenges, particularly within Islamic higher education institutions. This study aims to explore both the opportunities and constraints in financing inclusive education in Islamic universities and colleges. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis at selected Islamic higher education institutions. The findings reveal that limited internal budgets, dependency on tuition fees, and the underutilization of Islamic social funds such as zakat and waqf are among the key obstacles to implementing inclusive education. Nevertheless, significant opportunities exist through the strategic use of Islamic philanthropic resources, external partnerships, and the strength of institutional capacity for sustainable financing. This study recommends the development of strategic financial planning rooted in Islamic values and the principles of social justice to enhance inclusive education systems in Islamic higher education.
Quovadis Kebijakan Study Tour Sekolah? : Sebuah Perbedaan Perspektif Antara Kebijakan Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Amir, Faizal; Muhamad Mujadid; Moh Saiful Bakhril Amin
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v7i2.686

Abstract

This study aims to analyze the policy dynamics behind the study tour ban issued by the Governor of West Java and compare it with the approach taken by the Ministry of Primary and Secondary Education. Using a qualitative-descriptive approach and grounded in several theoretical frameworks—including the Policy Cycle Theory, Multiple Streams Framework (MSF), Asymmetric Decentralization and Intergovernmental Relations (IGR), Contextual Teaching and Learning (CTL), Experiential Learning, Critical Theory in Education, and the Advocacy Coalition Framework (ACF)—this research finds that the policy divergence stems from differences in policy stages, central-local government dynamics, and conflicting values between pedagogical goals and social justice concerns. A survey of 62 respondents comprising teachers, school principals, retired educators, and education officials reveals that most support out-of-school learning activities, provided they are educational, affordable, safe, and inclusive. The findings suggest that a total ban on study tours contradicts the principles of contextual learning and character education. Therefore, a redefinition of study tours as structured educational visits is necessary, along with improved policy coordination between central and regional authorities to realize an equitable, relevant, and student-centered education policy.