Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Umban Sari Pekan Baru Misrawati; Lestari, Widia; Wahyuni, Sri; Predy; Pratiwi, Luthi; Oktavia, Aulia; Sari, Yoni Amalia Deswila; Syafna, Habibah
Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal
Publisher : Bulan Sabit Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.3 KB) | DOI: 10.56744/irchum.v1i2.22

Abstract

Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Adanya kejadian stunting terhadap perkembangan otak sangat merugikan performance anak. Hal ini disebabkan karena 80-90% jumlah sel otak terbentuk semenjak masa dalam kandungan sampai usia 2 tahun.. Anak yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadikan anak rentan terhadap penyakit dan di masa depan dapat berisiko pada menurunnya tingkat produktivitas. Pada akhirnya secara luas stunting akan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan, dan memperlebar ketimpangan. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan media leaflet dan booklet ini maka dapat sedini mungkin untuk melakukan pencegahan terjadinya stunting di tengah-tengah masyarakat wilayah kerja Puskesmas Umban Sari. Hasilnya didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sasaran meningkat setelah diberikan edukasi dan penyuluhan terkait stunting, dibuktikan dari nilai hasil post-test (91/100) yang mengalami peningkatan dari nilai hasil pre-test (69/100).
Analisis Filsafat Ilmu tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis dan Polio pada Calon Jamaah Umrah dalam Perspektif Keperawatan Pratiwi, Luthi; Siti Rahmalia Hairani Damanik; Amalia Yunita; Etra Fianus Hendri; Mutiara Pertiwi; Suhud
HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : IKES Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/342qeb93

Abstract

Meningitis and polio vaccination are essential requirements for Umrah pilgrims to prevent the transmission of infectious diseases in large-scale gatherings, yet pilgrims’ interpretations of vaccination remain varied and are influenced by their knowledge and religious values. This study aims to explore the meaning of vaccination from the perspective of the philosophy of science through the dimensions of ontology, epistemology, and axiology. Using a reflective qualitative approach, the study involved ten Umrah pilgrims who had undergone vaccination at Klinik Pratama UES Medika Pekanbaru. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using reflexive thematic analysis. The findings reveal three patterns of meaning: an existential–spiritual meaning that views vaccination as an effort to maintain health and prepare for worship; a mixed meaning that combines administrative requirements with health-related intentions; and a minimal meaning that regards vaccination merely as a technical procedure. Pilgrims’ knowledge was shaped by information received from travel agencies, healthcare workers, and additional clarification from medical and religious sources, while moral values and social responsibility influenced most participants’ attitudes toward vaccination. The integrity of healthcare workers was also considered important, particularly regarding the refusal to issue vaccination certificates without administration. This study concludes that pilgrims’ vaccination experiences reflect an interplay of existential meaning, knowledge formation, and moral values, with nurses playing a central role through holistic education that is sensitive to religious values and grounded in professional ethics.