Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kesadaran Wisata Melalui Program Sapta Pesona di Desa Wisata Trihayuningtyas, Endah; Zulhelfa, Zulhelfa; Reyaan, Alexander; Elmia, Arini Shofi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.73

Abstract

Keberhasilan pembangunan pariwisata melibatkan partisipasi masyarakat karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal baik dari segi ekonomi, sosial, dan budaya. Desa Karangsambung yang berada di Kecamatan Karangsambung, merupakan salah satu Desa yang terletak di sebelah utara Kota Kebumen. Berdasarkan potensi yang dimiliki oleh Desa Karangsambung, maka masyarakat harus memahami tentang konsep sapta pesona. Untuk mendukung hal tersebut, perlu dilakukan Program Pengabdian Masyarakat dalam bentuk ceramah dan diskusi. Program ini menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan 20 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Melalui metode ceramah dan diskusi kelompok, peserta diajak untuk memahami dan menerapkan prinsip Sapta Pesona. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada aspek Ramah dan Sejuk, sementara aspek Bersih dan Tertib masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran wisata dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut.   Successful tourism development involves community participation because it can provide benefits to local communities both in economic, social and cultural terms. Karangsambung Village, which is in Karangsambung District, is one of the villages located in the north of Kebumen City. Based on the potential of Karangsambung Village, the community must understand the concept of Sapta Pesona. To support this, it is necessary to carry out a Community Service Program in the form of discussions. This program uses a socialization and training approach involving 20 participants from various elements of society. Through lecture and group discussion methods, participants are invited to understand and apply the principles of Sapta Pesona. The evaluation results showed a significant increase in understanding in the Friendly and Cool aspects, while the Clean and Orderly aspects still require further attention. This program has succeeded in increasing tourism awareness and providing recommendations for further development.
PENGELOLAAN DESA WISATA KARANGSAMBUNG KEBUMEN BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM Elmia, Arini Shofi; Reyaan, Alexander; Trihayuningtyas, Endah; Zulhelfa, Zulhelfa
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v19i1.574

Abstract

AbstractThis research aims to create a model for Karangsambung Tourism Village Management Based on Community Based Tourism Concept in Kebumen Regency. Community-based tourism development in Karangsambung Village still faces various problems, including differences in the way actors are involved in managing the village, many tourism development initiatives by villages and communities have failed or stopped after running for a while, and the tourism concept developed is not following local conditions. and ignoring developments in tourism market trends. Therefore, the concept of Community Based Tourism is considered suitable for the development of community-based tourism. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Resource persons were presented from various stakeholders/actors involved in the development of the Karangsambung tourist village. Through the survey results, it was found that 5 achievements must be met in developing community-based tourism villages, namely involving local communities, protecting the environment and natural resources, improving the quality of tourism services and products, utilizing technology and innovation, and supporting the local economy.Keywords: Tourism Village; Community-Based Tourism; Rural AreaAbstrakTujuan dibuatnya penelitian ini adalah merekomendasikan Pengelolaan Desa Wisata Karangsambung Berbasis Community Based Tourism (CBT) Di Kabupaten Kebumen. Pengembangan pariwisata berbasis Masyarakat di Desa Karangsambung masih menemui berbagai permasalahan diantaranya masih adanya perbedaan cara pandana aktor yang terlibat dalam pengelolaan desa, banyak inisiasi pengembangan wisata oleh desa dan komunitas yang gagal atau berhenti setelah berjalan beberapa saat, konsep wisata yang dikembangkan tidak sesuai dengan kondisi lokal serta mengabaikan perkembangan trend pasar pariwisata. Karenanya konsep Comunity Based Tourism dinilai cocok dikembangkan oleh wisata berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Narasumber dihadirkan dari berbagai pemangku kepentingan/aktor yang terlibat dalam pengembangan desa wisata Karangsambung. Melalui hasil survei didapatkan 5 capaian yang harus dipenuhi dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat yaitu pelibatan masyarakat lokal, menjaga lingkungan dan SDA, meningkatkan kualitas layanan dan produk wisata, memanfaatkan teknologi dan inovasi, serta mendukung ekonomi lokal.Kata Kunci: Desa Wisata; Community-Based Tourism; Pedesaan