Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Influence of Electronic Word of Mouth (EWOM) Implementation on Purchasing Decisions at The Jungle Waterpark Bogor Mohammad, Salma Nabila; Darmawan, Haryadi; Trihayuningtyas, Endah
Journal of Tourism Sustainability Vol. 3 No. 3 (2023): Volume 3 Number 3 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jtospolban.v3i3.105

Abstract

This study examines the influence of Electronic Word of Mouth (eWOM) on purchase decisions at The Jungle Waterpark Bogor. Stemming from a decline in visits due to the COVID-19 pandemic, this study employs a quantitative method with a survey approach. Data was collected through questionnaires from 150 respondents who are potential visitors or have previously visited the waterpark. The multiple linear regression analysis results with T-test and F-test indicate that eWOM significantly influences purchase decisions (significance value = 0.000). Nevertheless, specific dimensions of eWOM, such as platform assistance, social benefit, and advice-seeking, do not influence purchase decisions. This study provides valuable insights for digital marketing efforts and promotions addressing the pandemic's impact on the tourism industry.
Penguatan Kesadaran Wisata Melalui Program Sapta Pesona di Desa Wisata Trihayuningtyas, Endah; Zulhelfa, Zulhelfa; Reyaan, Alexander; Elmia, Arini Shofi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.73

Abstract

Keberhasilan pembangunan pariwisata melibatkan partisipasi masyarakat karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal baik dari segi ekonomi, sosial, dan budaya. Desa Karangsambung yang berada di Kecamatan Karangsambung, merupakan salah satu Desa yang terletak di sebelah utara Kota Kebumen. Berdasarkan potensi yang dimiliki oleh Desa Karangsambung, maka masyarakat harus memahami tentang konsep sapta pesona. Untuk mendukung hal tersebut, perlu dilakukan Program Pengabdian Masyarakat dalam bentuk ceramah dan diskusi. Program ini menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan 20 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Melalui metode ceramah dan diskusi kelompok, peserta diajak untuk memahami dan menerapkan prinsip Sapta Pesona. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada aspek Ramah dan Sejuk, sementara aspek Bersih dan Tertib masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran wisata dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut.   Successful tourism development involves community participation because it can provide benefits to local communities both in economic, social and cultural terms. Karangsambung Village, which is in Karangsambung District, is one of the villages located in the north of Kebumen City. Based on the potential of Karangsambung Village, the community must understand the concept of Sapta Pesona. To support this, it is necessary to carry out a Community Service Program in the form of discussions. This program uses a socialization and training approach involving 20 participants from various elements of society. Through lecture and group discussion methods, participants are invited to understand and apply the principles of Sapta Pesona. The evaluation results showed a significant increase in understanding in the Friendly and Cool aspects, while the Clean and Orderly aspects still require further attention. This program has succeeded in increasing tourism awareness and providing recommendations for further development.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui “Knowing And Loving Your Local Potential” Desa Wisata Giyanti Kabupaten Wonosobo Lohjiwa, Vyana; Amalia, Haya Shaliha; Nabilla, Affra Siti; Trihayuningtyas, Endah; Sopian, Tatang; Hutahaean, Renalmon; Darwis, Riadi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.5933

Abstract

Keterlibatan masyarakat merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pengembangan desa wisata. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam bidang pariwisata menjadi tantangan utama, sebagaimana terjadi di Desa Wisata Giyanti, Kabupaten Wonosobo. Desa ini terdiri atas empat dusun dengan potensi wisata geografis, budaya, dan buatan, tetapi hanya satu dusun yang mampu mengelola pariwisata. Melalui program pengabdian kepada masyarakat (PkM), dilakukan upaya peningkatan kapasitas masyarakat di tiga dusun lainnya melalui studi dokumentasi, pelatihan pariwisata, focus group discussion (FGD), dan workshop. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait konsep desa wisata dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pariwisata, pemetaan 14 titik potensi wisata, pembentukan empat paket wisata tematik, serta perancangan sistem pengelolaan SDM terintegrasi di seluruh dusun. Dengan demikian, kegiatan PkM ini berkontribusi dalam mendorong pengembangan Desa Wisata Giyanti menuju desa wisata berkelanjutan melalui kolaborasi antar dusun, yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan kelestarian budaya.