Organisasi pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga keberhasilannya sangat ditentukan oleh kinerja dan produktivitas tenaga pendidik serta tenaga kependidikan. Dalam beberapa dekade terakhir, organisasi pendidikan menghadapi tantangan yang semakin kompleks, seperti perubahan kebijakan, tuntutan akuntabilitas publik, serta perkembangan teknologi digital yang berdampak pada meningkatnya beban psikologis tenaga pendidik. Pendekatan manajemen pendidikan yang bersifat administratif dan berorientasi pada output kuantitatif dinilai belum mampu menjawab persoalan psikologis secara komprehensif.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep psikologi organisasi, kinerja, dan produktivitas dalam konteks organisasi pendidikan melalui integrasi pendekatan psikologis dan nilai-nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap buku, jurnal ilmiah, serta sumber-sumber keislaman yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui sintesis teori psikologi organisasi, teori kinerja dan motivasi, serta perspektif Islam mengenai kerja dan produktivitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja dan produktivitas tenaga pendidik dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi, kepuasan kerja, kepercayaan diri, dan kesehatan mental, serta faktor eksternal seperti kepemimpinan, budaya organisasi, sistem penghargaan, dan lingkungan kerja. Integrasi nilai-nilai Islam seperti amanah, itqan, dan ihsan berperan sebagai penguat moral dan spiritual dalam memaknai kerja. Dengan demikian, psikologi organisasi yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam dapat menjadi strategi konseptual untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas secara berkelanjutan dalam organisasi pendidikan.