Adlah Nurfadilah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONFLIK KELUARGA DAN NILAI BUDAYA BATAK DALAM FILM “NGERI-NGERI SEDAP” KARYA BENE DION RAJAGUKGUK Afsun Aulia Nirmala; Adlah Nurfadilah; Nisa Shafa Salsabila; Nurul Fadilah; Arietta Bintaniano Puspaningrum; Dodi Aldi Purnama; Naylatul Maulia Zululana
Sasando Vol 7 No 2 (2024): SASANDO OKTOBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v7i2.294

Abstract

Film “Ngeri Ngeri Sedap” karya Dion Rajagukguk mengangkat tema tentang konflik keluarga dalam masyarakat Batak yang dipengaruhi oleh nilai nilai budaya yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konflik keluarga yang muncul akibat perbedaan pandangan antara lintas generasi, serta bagaimana nilai budaya Batak seperti kehormatan keluarga dan tanggung jawab sosial memainkan peran penting dalam perkembangan cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berfokus pada dialog untuk memahami dinamika konflik serta penyelesainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa meskipun konflik antar generasi menjadi inti cerita, tetapi penyelesaian konflik tetap mengacu pada nilai nilai tradisional Batak yang menekankan pada pentingnya harmonika dan penghormatan terhadap adat. Film ini menggambarkan bahwa meskipun terjadi benturan budaya antara tradisi dan modernitas, tetapi nilai-nilai budaya Batak tetap relevan dalam menjaga keutuhan keluarga.
Anafora dalam Antologi Puisi Tegalan Selawase Dadi Siji sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Menulis Puisi di SMA Leli Triana; Adlah Nurfadilah; Tri Mulyono
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/cfxv7882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk anafora dalam antologi puisi Tegalan Selawase Dadi Siji karya dosen dan mahasiswa PBSI serta menjelaskan pemanfaatan hasil penelitian sebagai bahan ajar pembelajaran menulis puisi di SMA. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian berupa antologi puisi Tegalan Selawase Dadi Siji, sedangkan data penelitian berupa kata atau larik yang memuat anafora dalam puisi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode hermeneutika dengan cara menginterpretasikan serta memahami makna teks puisi secara mendalam melalui proses membaca keseluruhan puisi, mengidentifikasi bagian yang mengandung anafora, kemudian menafsirkan bentuk anafora dengan mempertimbangkan konteks, makna bahasa, dan tujuan penggunaan gaya bahasa oleh penyair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 81 data anafora yang ditemukan dalam 37 puisi dari 40 puisi yang dianalisis. Bentuk anafora yang ditemukan berupa pengulangan kata pada awal larik atau bait puisi yang berfungsi untuk memberikan penegasan, memperkuat makna, serta menciptakan keindahan bunyi dalam puisi. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar pembelajaran menulis puisi di SMA, khususnya pada materi penggunaan unsur kebahasaan puisi. Pemanfaatan anafora dalam pembelajaran menulis puisi dapat membantu peserta didik memahami penggunaan gaya bahasa serta meningkatkan kemampuan dalam menciptakan puisi yang lebih ekspresif dan estetik.