Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika dalam Arbitase Haryati, Vivi; Amanta, Julia; Febiantina, Elsya Aldha; Permata Sari, Selpi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i3.18514

Abstract

Arbitrase menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan pelestarian bisnis internasional, tetapi tantangan etika mengancam integritasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus untuk menganalisis pengaruh etika terhadap perilaku arbitrator, penerapan kode etik, dan dampak pelanggaran etika terhadap kepercayaan masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa pelanggaran etika seperti konflik kepentingan dan transparansi yang merusak legitimasi arbitrase. Untuk meningkatkan praktik etika, diperlukan pendidikan berkelanjutan bagi arbitrator, penyusunan kode etik yang seragam, dan penguatan mekanisme penegakan hukum. Penelitian ini merekomendasikan langkah-langkah konkret untuk mengatasi tantangan etika, sehingga arbitrase dapat mempertahankan kredibilitas dan efektivitasnya sebagai metode penyelesaian penyelesaian yang terpercaya.
ANALISIS PERBANDINGAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL (AKAR, BATANG, DAN BUNGA) DI INDONESIA & TIONGKOK Ditinjau dari Segi: Sejarah dan Cara Pengolahan Peter Leonardo, Ong; Churota’ayun, Elisa; Haryati, Vivi
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.616

Abstract

Tanaman obat tradisional merupakan salah satu spesies tanaman yang terdiri dari bagian akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji dan diyakini setiap bagian tanaman tersebut memiliki kandungan yang berkhasiat serta umumnya sangat banyak digunakan oleh manusia secara turun-menurun untuk pengobatan sistem tradisional. Asal mula penyebaran tanaman obat tradisional ini sehingga dapat dikenal keberadaanya sebenarnya akibat dari hasil fenomena sejarah pelayaran yang dilakukan oleh Laksamana Cheng Ho didukung oleh para sinshe dari negara Tiongkok menuju negara Indonesia pada abad ke 15. Adanya peristiwa tersebut pada akhirnya ditemukan beberapa bagian tanaman obat tradisional berkhasiat yang tidak hanya ditemukan pada negara Tiongkok saja namun juga terdapat di negara Indonesia. Maka dari itu, menjadikan tanaman obat tradisional yang menunjuk pada bagian tanaman (akar, batang, dan bunga) ini memiliki kesamaan maupun perbedaan dari segi sejarah, jenis tanaman, manfaat khasiat, dan cara pengembangannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa mengenai persamaan dan perbedaan tanaman obat tradisional pada bagian akar, batang, dan bunga dari negara Tiongkok maupun yang ada di Indonesia ditinjau dari aspek sejarah, jenis, manfaat, dan cara pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif berupa hasil gambar dan data literatur dari pustaka. Dengan demikian adanya perbandingan pada setiap contoh dari bagian tanaman obat tradisional dapat terjadi dikarenakan ada kaitannya dengan interaksi sejarah yang terjalin melalui sinshe-sinshe dari Tiongkok & masyarakat lokal di Indonesia maupun melalui jenis tanaman yang akhirnya memperngaruhi ciri morfologi & khasiat yang ada didalamnya, hasil olah budaya, serta terdapat pengetahuan yang paten telah diterapkan terhadap penerapan pengolahan budidaya tumbuhan obat tradisional di antara kedua negara yaitu antara negara Indonesia & Tiongkok.