Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Training for Trainer of Basic Programming for Scoutmaster in Mataram District: TOT PEMROGRAMAN DASAR BAGI PEMBINA PRAMUKA KWARTIR CABANG MATARAM Irmawati, Budi; Anjarwani, Sri Endang; Afwani, Royana; Agitha, Nadiyasari; Murpratiwi, Santi Ika; Gunawan, Agus; Cahyani, Armita Dwi; Suhada, Destia
Jurnal Begawe Teknologi Informasi (JBegaTI) Vol. 6 No. 1 (2025): JBegaTI
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbegati.v6i1.1363

Abstract

Hadirnya teknologi informasi telah banyak membantu efisiensi pekerjaan di banyak sektor: pengolahan data, pengontrolan peralatan, visualisasi data, analisa pasar, bahkan dalam bidang seni dan kerajinan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebagai salah satu institusi pendidikan nonformal, Kwartir Cabang Mataram menginisiasi pembentukan Saka Rintisan Teknologi Digital untuk memberikan akses bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan untuk mempelajari teknologi informasi melalui jalur formal. Sebagai langkah awal, dengan dukungan Prodi Teknik Informatika, Kwartir Cabang Kota Mataram mengadakan Latihan Pemrograman Dasar bagi pembina-pembina pramuka yang di harapkan akan menjadi pamong (pengajar). Materi yang dipelajari pada kegiatan ini terdiri dari Logika Pemrograman, Variabel, Percabangan, Perulangan, Array, dan Fungsi. Latihan Pemrograman Dasar bagi Pembina Pramuka ini dilaksanakan sebagai latihan mingguan sesuai dengan kesempatan dan/atau kondisi peserta yang telah dilaksanakan dalam dua periode yaitu Nopember 2023 hingga Maret 2024 dan Mei 2024 hingga Agustus 2024. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, sebagian besar peserta dapat memahami materi mengenai Logika Pemrograman dan mampu menyampaikannya kepada anak didiknya namun masih sulit untuk mengimplementasikannya ke dalam bahasa pemrograman. Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa untuk dapat mengajarkan keterampilan pemrograman kepada peserta didik, masih diperlukan pengayaan dan latihan pada tingkat selanjutnya. Selain itu, perlu dirumuskan model pembelajaran yang tepat untuk menyampaikan materi tersebut kepada peserta didik pada rentang usia yang lebih rendah.
WORKSHOP PEMANFAATAN TANAMAN KOPI BERJENIS ROBUSTA MENJADI BUBUK KOPI ROBUSTA DAN TEH CASCARA SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN PRODUKTIFITAS UMKM DESA BAYAN Sasongko, Sudi Mariyanto Al; Darmawan, Lalu Sukma; Nafisah, Mufrihatun; Noviana, Yulia; Misnawati, Misnawati; Wahyuni, Astriana; Cahyani, Armita Dwi; Agustira, Mislahul Ihsan; Sujiwo, Teguh Maulana; Zulkipli, Muhammad Zidane Athaya; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Wicara Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i6.5627

Abstract

Bayan Village, located in Bayan District, North Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, has great potential in the agricultural and plantation sectors due to its strategic location at the foot of Mount Rinjani. The fertile soil in this village allows residents to grow various crops, including coffee. However, most residents only sell coffee in raw form without going through the processing process, so the added value of coffee products is not optimal. To overcome this, a workshop was held on processing robusta coffee into robusta coffee powder and cascara tea as an effort to optimize the productivity of MSMEs in Bayan Village. This workshop aims to increase the productivity of MSMEs by processing coffee into high-value products. In addition to increasing economic value, this workshop is also expected to reduce coffee skin waste in Bayan Village and provide additional sources of income for residents. Thus, Bayan Village can be an example of a village that has succeeded in optimally utilizing its natural potential, creating new jobs, increasing residents' income and contributing to sustainable village economic growth.
WORKSHOP PEMANFAATAN TANAMAN KOPI BERJENIS ROBUSTA MENJADI BUBUK KOPI ROBUSTA DAN TEH CASCARA SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN PRODUKTIFITAS UMKM DESA BAYAN Sasongko, Sudi Mariyanto Al; Darmawan, Lalu Sukma; Nafisah, Mufrihatun; Noviana, Yulia; Misnawati, Misnawati; Wahyuni, Astriana; Cahyani, Armita Dwi; Agustira, Mislahul Ihsan; Sujiwo, Teguh Maulana; Zulkipli, Muhammad Zidane Athaya; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Wicara Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i6.5627

Abstract

Bayan Village, located in Bayan District, North Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, has great potential in the agricultural and plantation sectors due to its strategic location at the foot of Mount Rinjani. The fertile soil in this village allows residents to grow various crops, including coffee. However, most residents only sell coffee in raw form without going through the processing process, so the added value of coffee products is not optimal. To overcome this, a workshop was held on processing robusta coffee into robusta coffee powder and cascara tea as an effort to optimize the productivity of MSMEs in Bayan Village. This workshop aims to increase the productivity of MSMEs by processing coffee into high-value products. In addition to increasing economic value, this workshop is also expected to reduce coffee skin waste in Bayan Village and provide additional sources of income for residents. Thus, Bayan Village can be an example of a village that has succeeded in optimally utilizing its natural potential, creating new jobs, increasing residents' income and contributing to sustainable village economic growth.